MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Minggu, 07 Januari 2018 00:08
TANTANGAN BIG DATA
OLEH: Agus Haryanto

PROKAL.CO, PADA era internet, setiap kali kita berselancar di dunia maya pastinya kita akan meninggalkan jejak digital. Di awal era komputer, mungkin jejak digital yang kita tinggalkan hanya akan terekam pada sebuah organisasi yang menyimpan data kita menggunakan komputer. Tapi saat ini semua jejak digital yang kita tinggalkan adalah data yang bisa mempunyai nilai yang tinggi.

Bisa kita bayangkan jejak digital yang ditinggalkan oleh para ibu-ibu yang berbelanja online, bapak-bapak yang membaca berita online, bahkan anak-anak kita yang sedang asyik bermain game online di gadget mereka. Semua aktivitas mereka itu akan meninggalkan jejak rekam data yang luar biasa besar.

Bicara soal data seringkali masih diartikan terbatas pada data berupa angka atau statistik. Tanpa disadari setiap individu saat ini menghasilkan serta berurusan dengan data. Mulai dari data sederhana berupa postingan di Twiter, Instagram, Facebook, obrolan di WhatsApp atau Line, hingga data penting seperti hasil pengolahan sensus maupun survei.

Pada era digital ini, data telah menjadi bagian yang sangat penting bagi peradaban manusia seperti halnya minyak bumi, yang telah mendapat julukan black gold, maka data bisa dikatakan sebagai new gold. Pernyataan tersebut disampaikan berdasar fakta bahwa data telah menjadi sumber keuntungan bagi para pelaku bisnis di dunia maya. Mereka hidup dari data yang mereka berdayakan.

Data adalah emas. Organisasi manapun yang mengusai emas, dapat dipastikan kekayaan dan kekuasaan ada ditangannya. Begitu juga halnya dengan data. Namun demikian, seperti halnya emas, data mesti digali, diproses dan dianalisa dengan serentetan teknologi tertentu demi mendapatkan nilai yang berharga dari lautan data.

Big Data merupakan jejak yang  kita tinggalkan di dunia digital. Frase tersebut  bagi sebagian orang  menimbulkan kekhawatiran tentang sebuah dunia tanpa  privasi, tentang perusahaan yang lebih mengetahui tentang diri kita,  tentang pemerintah  yang mengawasi orang-orang yang dianggap menjadi  ancaman bagi kekuasaan  mereka. Namun, sebagian beranggapan  apabila penggunaannya dalam cara yang bertanggungjawab, penuh rasa menghargai, dan sesuai konteks maka Big Data dapat memandu  kalangan individu dan institusi untuk membuat keputusan  yang lebih  baik, mendorong penyebaran ilmu pengetahuan, dan  meningkatkan laju  inovasi.

Data yang terus menerus mengalir setiap detik, luar biasa banyak dan beragam itulah yang kemudian dikenal dengan istilah Big Data. Banyak pihak mendefinisikan karakter Big Data sebagai 3V yaitu Volume, Variety,  dan Velocity. Dalam hal ini, Volume menggambarkan ukuran yang super besar, Variety menggambarkan jenis yang sangat beragam, dan Velocity menggambarkan laju pertumbuhan maupun perubahannya

Pertumbuhan Big Data yang terus "membesar" itu kemudian mendorong para ilmuwan data untuk mengembangkan inovasi Big Data Analytic Tool, yaitu perangkat yang dapat memproses dan mengolah data dalam jumlah yang besar dari berbagai sumber dengan variasi data berbeda, baik yang terstruktur (data structure) ataupun tidak terstruktur (data unstructured) untuk mendapatkan pola-pola yang terjadi sehingga dapat ditemukan korelasi dan menghasilkan informasi yang berguna dengan cepat.

Big Data adalah limpahan data dengan volume dan ragam yang melampaui kapasitas sistem manajemen data konvensional, yang terbentuk dari meluasnya penggunaan internet maupun pemanfaatan teknologi informasi yang semakin canggih.

Big data bukanlah semua tentang memiliki jumlah informasi tak terbatas melainkan lebih tentang menerima informasi berkualitas pada waktu-waktu tertentu yang signifikan terhadap suatu bisnis. Big data juga adalah tentang mengetahui pertanyaan yang tepat untuk ditanyakan tentang bagaimana caranya membuat suatu bisnis menjadi lebih baik serta bagaimana cara untuk memiliki kemampuan untuk memprediksi trend masa depan. Karena untuk sukses pada zaman sekarang, kita haruslah mempunyai pandangan ke depan.

Kemampuan mengetahui lebih banyak hal dari korelasi dan pola-pola data yang dimiliki, seharusnya diikuti dengan semangat berinovasi. Menciptakan produk baru, memberikan layanan yang lebih baik, menjalin hubungan dengan stakeholders yang harmonis dan berkelanjutan. Jika tidak, selengkap dan secepat apa pun informasi berharga yang dihasilkan oleh Big Data Analytics , akan berakhir sebatas tampilan indah di layar komputer. Siap memasuki era Big Data artinya harus siap memasuki era penuh inovasi, kreatifitas, petualangan tanpa batas.

Peluang di depan mata terbentang luas bagi semua pihak. Jangan sibuk “berebut” satu kue yang sama, sementara kue-kue lain dibiarkan tak tersentuh. Tengok ke dalam dan  sekeliling bisnis Anda, ambil sebanyak mungkin informasi, kelola dan analisa, lalu manfaatkan hasilnya untuk menciptakan produk yang mampu menggebrak pasar. Tak hanya nasional, bahkan global. Masih bertanya “harus mulai dari mana”? Mulailah dengan Big Data! (*/app)

 

*) Pegawai Badan Pusat Statistik Berau

 


BACA JUGA

Minggu, 11 Maret 2018 00:14

Tebak-tebakan Tak Berhadiah

SAYA lagi bertaruh dengan beberapa aktivis green energy. Tentang berapa banyak pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 03 Maret 2018 11:28

Menebus Dosa Proyek Raksasa

PERSAHABATAN saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert…

Selasa, 27 Februari 2018 10:52

Tujuh Bulan di Lemhannas, Sanggupkah?

SUDAH satu minggu, saya harus beradaptasi dengan hal baru. Orang baru, suasana baru, juga ilmu baru.…

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Menanti Angpao di Hari Imlek

TENTU saya tidak sabar menunggu waktu satu bulan. Saya sudah berusaha bersikap tenang. Saya tenang-tenangkan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:57

Bahagia walau Gagal Gemuk

BERAT badan saya turun terus. Tinggal 66 kilogram (kg). Dari 70 kg sebelum operasi. Saya harus melawannya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:07

Selang Rp 500 Juta di Pembuluh Saya

KEMBALI opname, saya langsung diinfus delapan botol. Dokter Mohammed Tauqeer Ahmad, ahli syaraf itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 00:43

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya

ROBERT Lai mengabarkan kesuksesan operasi itu ke keluarga saya di Surabaya yang sedang menata barang…

Jumat, 16 Februari 2018 10:40

Valentine Berdarah

SEPERTIsudah menjadi tradisi bagi para pemuda mengadakan pagelaran bernuansa “cinta” pada…

Jumat, 16 Februari 2018 10:20

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

TIBALAH saat operasi itu. Tempat tidur saya didorong dari kamar 803. Menuju ruang operasi di Rumah Sakit…

Kamis, 15 Februari 2018 10:11

Trauma Pilih Kasih dan Harta Warisan

PILIH kasih bisa menyebabkan trauma. Sikap orang tua yang pilih kasih pada anak pada akhirnya memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .