MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 07 Januari 2018 00:15
Belajar dari YouTube, Manfaatkan Media Sosial

Cara Komunitas Tudung Banua Berkarya dengan Seni

EKSIS: Tudung Banua telah terbentuk dengan anggota 50 penari dan telah mengikuti berbagai kompetisi dalam daerah maupun di luar daerah.

PROKAL.CO, TUDUNG BANUA merupakan sebuah komunitas hip hop yang ada di Kabupaten Berau, memiliki 6 divisi di antaranya bboy (B’east Born), rap (Bangsa Babiran), graffiti (Mainwall), DJ, hip-hop dance (On The Dancer), parkur dan beatbox (Berau Beatbox Clan).

Namun untuk dance sendiri terbagi dua divisi yakni bboy dan hip-hop dance. Ketua Tudung Banua Datu Achmad Lukhfi, mengaku untuk bboy sendiri terdiri dari 4 unsur dasar yang wajib dikuasai yakni top rock, foot work, freeze dan power move yang masing-masing banyak macamnya tersendiri. Sementara untuk hip-hop dance itu terdiri dari berbagai dasar wajib seperti looking, popping, bouns dan crumping.

“Saya penanggung jawab dari semua divisi, hanya saja di divisi kami punya struktur komunitas yang di ketuai oleh masing-masing divisi,” ujarnya.

Lanjut Datu, dari dua divisi dance yang ada, masing-masing memiliki kesulitan tersendiri. Pada bboy dance kesulitannya di bagian power move karena itu juga yang menjadi nilai plus dan keindahan di bboy itu sendiri. Sedangkan pada hip-hop dance untuk kesulitannya menyelaraskan antara lagu dengan gerakan harus kompak.

“Dan untuk kesulitannya paling agak ribet memang di bagian power move untuk bboy dance, kalau hip-hop dance paling tidak sudah bisa menguasai basic wajib pasti bisa dance,” bebernya.

Pemuda yang juga jago menari ini menerangkan, untuk bisa mempelajari kedua dance tersebut, komunitasnya selalu melakukan berdiskusi dan mengikuti berbagai workshop. Bahkan juga belajar dari media YouTube.

“Kami belajar dengan melakukan diskusi bersama senior yang di luar kota, yang pasti dengan penari senior yang sudah banyak pengalaman dan prestasi. Sesekali kami juga ikut workshop dengan senior itu yang kebetulan datang ke ke kota kami atau kami yang jalan-jalan ke luar kota,” ucap Datu penari bboy yang memulai kariernya pada 2014 silam.

Untuk mencari penari yang mempunyai ketertarikan yang sama tidak begitu sulit baginya. Pasalnya, dirinya bisa memanfaatkan media sosial yang saat ini terbilang canggih.

“Untuk mencari anggota atau generasi atau di bidang yang sama kami membuat promo atau iklan lewat media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan sebagainya. Kami juga selalu share video kami di YouTube,”katanya.

Saat ini, anggota yang bergabung sudah lebih dari 50 penari, untuk bboy dance rata-rata laki-laki sebanyak 30 penari dan untuk dance hip-hop yang rata-rata perempuan sekitar 10 penari.

“Untuk keseluruhan anggota 50 lebih sudah, tapi saat ini kami tetap masih membuka bagi yang ingin bergabung. Pun caranya mudah sekali yang penting mereka siap dan mau belajar pasti kami ajarkan,” tuturnya. (*/mar/app)

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 12:19

Ahli Waris Ajukan Kontra Banding

TANJUNG REDEB – Kuasa hukum ahli waris pemilik lahan di Pulau Bakungan atau Virgin Cocoa, Syahruddin…

Kamis, 15 November 2018 12:10

Belum Seluruh Kampung Teraliri Listrik

BATU PUTIH- Hingga saat ini, masih banyak kampung yang belum mendapatkan fasilitas dasar yang memadai,…

Rabu, 14 November 2018 10:56

Awasi Perburuan Penyu di Bidukbiduk

BIDUKBIDUK - Masih maraknya penjualan aksesori berbahan dasar sisik penyu, masih menjadi salah…

Rabu, 14 November 2018 10:53

Kunjungan ke Hiu Paus Kerap Tak lewat Talisayan

TALISAYAN - Keberadaan hiu paus (whale shark) di perairan Kampung Talisayan memang menjadi salah…

Selasa, 13 November 2018 11:04

Baru Caleg yang Ajukan Izin

TANJUNG REDEB - Pemasangan spanduk maupun baliho kampanye di luar lokasi yang difasilitasi KPU Berau,…

Selasa, 13 November 2018 11:01

Waduuh! Pulau Wisata Sering Dapat Kiriman Sampah

TANJUNG REDEB – Sampah menjadi persoalan serius saat ini, tak hanya di darat tapi juga di perairan.…

Selasa, 13 November 2018 10:58

2019, Dermaga Ditarget Beroperasi

TANJUNG REDEB - Keberadaan dermaga yang berlokasi di eks Pasar Gayam dipastikan tinggal menunggu pengoperasiannya.…

Selasa, 13 November 2018 10:55

Waspadai Penyakit Kaki Gajah

BATU PUTIH - Dalam mencegah penyakit kaki gajah, Dinas Kesehatan Berau melalui UPTD Puskesmas Batu Putih…

Selasa, 13 November 2018 10:51

BPBD Siaga Potensi Terjadinya Longsor

TANJUNG REDEB - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus siaga. Hal tersebut menindaklanjuti…

Senin, 12 November 2018 20:35

Belasan Warga Donggala Mengungsi Ke Jabontara

BIDUKBIDUK - Pengungsi dari Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah kembali bertambah. Kali ini pengungsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .