MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 07 Januari 2018 00:15
Belajar dari YouTube, Manfaatkan Media Sosial

Cara Komunitas Tudung Banua Berkarya dengan Seni

EKSIS: Tudung Banua telah terbentuk dengan anggota 50 penari dan telah mengikuti berbagai kompetisi dalam daerah maupun di luar daerah.

PROKAL.CO, TUDUNG BANUA merupakan sebuah komunitas hip hop yang ada di Kabupaten Berau, memiliki 6 divisi di antaranya bboy (B’east Born), rap (Bangsa Babiran), graffiti (Mainwall), DJ, hip-hop dance (On The Dancer), parkur dan beatbox (Berau Beatbox Clan).

Namun untuk dance sendiri terbagi dua divisi yakni bboy dan hip-hop dance. Ketua Tudung Banua Datu Achmad Lukhfi, mengaku untuk bboy sendiri terdiri dari 4 unsur dasar yang wajib dikuasai yakni top rock, foot work, freeze dan power move yang masing-masing banyak macamnya tersendiri. Sementara untuk hip-hop dance itu terdiri dari berbagai dasar wajib seperti looking, popping, bouns dan crumping.

“Saya penanggung jawab dari semua divisi, hanya saja di divisi kami punya struktur komunitas yang di ketuai oleh masing-masing divisi,” ujarnya.

Lanjut Datu, dari dua divisi dance yang ada, masing-masing memiliki kesulitan tersendiri. Pada bboy dance kesulitannya di bagian power move karena itu juga yang menjadi nilai plus dan keindahan di bboy itu sendiri. Sedangkan pada hip-hop dance untuk kesulitannya menyelaraskan antara lagu dengan gerakan harus kompak.

“Dan untuk kesulitannya paling agak ribet memang di bagian power move untuk bboy dance, kalau hip-hop dance paling tidak sudah bisa menguasai basic wajib pasti bisa dance,” bebernya.

Pemuda yang juga jago menari ini menerangkan, untuk bisa mempelajari kedua dance tersebut, komunitasnya selalu melakukan berdiskusi dan mengikuti berbagai workshop. Bahkan juga belajar dari media YouTube.

“Kami belajar dengan melakukan diskusi bersama senior yang di luar kota, yang pasti dengan penari senior yang sudah banyak pengalaman dan prestasi. Sesekali kami juga ikut workshop dengan senior itu yang kebetulan datang ke ke kota kami atau kami yang jalan-jalan ke luar kota,” ucap Datu penari bboy yang memulai kariernya pada 2014 silam.

Untuk mencari penari yang mempunyai ketertarikan yang sama tidak begitu sulit baginya. Pasalnya, dirinya bisa memanfaatkan media sosial yang saat ini terbilang canggih.

“Untuk mencari anggota atau generasi atau di bidang yang sama kami membuat promo atau iklan lewat media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan sebagainya. Kami juga selalu share video kami di YouTube,”katanya.

Saat ini, anggota yang bergabung sudah lebih dari 50 penari, untuk bboy dance rata-rata laki-laki sebanyak 30 penari dan untuk dance hip-hop yang rata-rata perempuan sekitar 10 penari.

“Untuk keseluruhan anggota 50 lebih sudah, tapi saat ini kami tetap masih membuka bagi yang ingin bergabung. Pun caranya mudah sekali yang penting mereka siap dan mau belajar pasti kami ajarkan,” tuturnya. (*/mar/app)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:36

Kelurahan Karang Ambun Siapkan Posyandu Lansia

TANJUNG REDEB – Kelurahan Karang Ambun akhirnya memiliki Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Hari Ini, Sidang Darsi Digelar

TANJUNG REDEB – Persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Darsi (65) warga Karang…

Kamis, 22 Februari 2018 11:44

Anggaran Terbatas, Jalan Murjani IV Belum Tuntas

SEJAK tiga tahun lalu, pembangunan Jalan Dr Murjani IV, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, tak…

Rabu, 21 Februari 2018 13:24

Warga Teluk Sulaiman Sudah Tinggalkan “WC Terbang”

BIDUKBIDUK – Selain memaksimalkan alokasi dana kampung (ADK) untuk peningkatan infrastruktur,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:23

Minimalisasi Kawasan Kumuh, Tiga RT Kelurahan Gayam Jadi Sasaran Program Kotaku

TANJUNG REDEB – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) oleh Dinas Perumahan Berau, dipastikan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:17

Kesadaran Warga Masih Rendah, Sampah Tetap Berserakan di Sekitar TPS

TANJUNG REDEB – Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, masih tergolong rendah. Pasalnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:15

DLHK Jangan Fokus dalam Kota

TALISAYAN – Kordinator sampah Pemerintah Kampung Talisayan, Syahril Amin meminta Dinas Lingkungan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:12

Kelambu Bisa Cegah Malaria

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah membagikan 4.000 kelambu kepada warga Kecamatan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:10

Usulkan HAKI Produk IKM Berau

TANJUNG REDEB - Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 21 Februari 2018 13:00

Bantu Awasi Pembangunan

TIM Pengamanan, Pengawalan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) diharapkan dapat menjadi mitra para…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .