MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 08 Januari 2018 00:03
Jemput Bola Beri Perawatan, Sering Rindu Keluarga

Mengenal Petugas-Petugas Kesehatan di Kampung: Ignasius (30-Habis)

TAK MAU MENGELUH: Ignasius.

PROKAL.CO, Baru tahun lalu Ignasius ditugaskan sebagai perawat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Untuk itu, Ignasius dituntut untuk cepat beradaptasi dengan karakter sosial masyarakat di Merasa, agar bisa mengemban amanah dengan baik sebagai petugas kesehatan.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb 

 

DITEMPATKAN di Kampung Merasa, tidak membuat Ignasius merasa terbuang. Sebab, saat memutuskan untuk mengambil sekolah perawat, dirinya sudah memikirkan konsekuensi jika nantinya menjadi perawat dan ditempatkan di perkampungan.

Walau diakuinya, dalam kesehariannya sebagai perawat, dirinya kerap merindukan kehangatan berkumpul bersama keluarganya di Tanjung Redeb. Apalagi ketika dirinya tidak bisa pulang menikmati libur, karena banyaknya masyarakat yang datang berobat di Pustu Merasa.

“Kalau di puskesmas banyak warga yang sakit, saya juga harus ada untuk mendampingi.  Selain itu kami juga sering melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga,” ujarnya kepada Berau Post kemarin (7/1). 

Untungnya, keluarganya juga kerap mengunjunginya di kampung. Walau hanya sebentar, baginya sudah lebih dari cukup untuk melepas kerinduan. 

Selain masalah jarak dengan keluarga, sulitnya mendapatkan air bersih, makin menguji kesabarannya. Padahal air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling vital masyarakat, termasuk untuk keperluan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Iya, di sini masih susah air bersih. Walaupun ada tempatnya jauh, harus berjalan sekitar 200 meter,” ungkapnya. 

Pria kelahiran 4 Maret 1993 ini mengaku, cobaan atau kendala yang dihadapinya selama bertugas, dijadikan sebagai bahan untuk memacu semangat bekerjanya.  

Makanya, ketika tidak banyak tugas di puskesmas, Ignasius yang justru mendatangi rumah-rumah warga untuk memberi penyuluhan, maupun dalam rangka menjalankan program kesehatan yang dicanangkan pustunya.

“Misalnya, ada pasien diabetes yang pernah berobat, kita akan ke rumahnya membantu mengganti perban atau yang lainnya. Pemberian obat kaki gajah juga telah di lakukan,” lanjutnya. 

Pria lulusan Poltekes Pare-Pare tahun 2014 lalu tersebut mengungkapkan, fasilitas kesehatan di Pustu Merasa memang belum sepenuhnya lengkap. Karena itu dirinya harus bekerja ekstra agar pelayanan tidak terganggu. 

“Bagaimanapun, kami harus memberikan pelayanan yang maksimal, walaupun keadaannya tidak memungkinkan,” pungkasnya. (*/udi) 


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

Ular Bikin Listrik Padam

TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

JPU Hadirkan Dua Saksi, Lanjutan Sidang Kasus Pembunuhan yang Dipicu Rasa Cemburu

TANJUNG REDEB – Sidang lanjutan kasus pembunuhan Baharuddin (53), warga Km 2 Jalan Raya Bangun…

Jumat, 23 Februari 2018 11:25

Perusahaan Harus Ambil Peran, Perbaiki Kerusakan Poros Sambaliung-Talisayan

TANJUNG REDEB – Desakan untuk memperbaiki kondisi jalan poros Sambaliung-Talisayan juga disuarakan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:24

Oknum PNS Residivis Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau,  bekerja sama dengan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:21

Pengacara Rita: Angka Gratifikasi Cuma Asumsi Jaksa

JAKARTA -Gratifikasi senilai Rp 469 miliar yang didakwakan jaksa kepada Bupati Kutai Kartanegara nonaktif…

Kamis, 22 Februari 2018 11:43

Rita Tetap Umbar Senyum

JAKARTA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari menjalani sidang perdana di Pengadilan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:41

Beri Deadline Sebulan

SAMBALIUNG – Kondisi ruas jalan poros Kecamatan Sambaliung menuju Talisayan, masih mengalami kerusakan.…

Kamis, 22 Februari 2018 11:33

Jaringan Jadi Kambing Hitam, Pelayanan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Terhambat

TANJUNG REDEB - Lambannya proses pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau KTP-el di Dinas…

Kamis, 22 Februari 2018 11:32

Rekonstruksi Digelar Pekan Ini

TANJUNG REDEB – Polres Berau akan menggelar rekonstruksi pembunuhan Redy Siswanto (76), warga…

Rabu, 21 Februari 2018 12:58

Berdalih Tak Bisa Berpolitik, Totoh Enggan Ikut Seleksi Sekkab

TANJUNG REDEB – TotohHermanto merupakan satu dari sebelas nama yang lolos kriteria mengikuti lelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .