MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 08 Januari 2018 00:06
Kasus Pencabulan Sudah Darurat

KPAI Minta Pelaku Dihukum Berat

Susanto

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Lembar putih Kabupaten Berau di awal 2018, sudah tercoreng. Penyebabnya, dua kasus pencabulan yang tangani aparat kepolisian dalam kurun sepekan terakhir.

Yang pertama terjadi di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya. Bahkan kasusnya terungkap setelah korban sudah berbadan dua.

Kasus kedua, melibatkan remaja putri berusia 15 tahun dengan pria 27 tahun atau 12 tahun lebih tua darinya. Kasus asusila ini terungkap setelah tante korban mendapati pesan singkat antara korban dan pelaku yang berisi percakapan tentang persetubuhan yang telah mereka lakukan.

Melihat kedua kasus itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau Fika Yuliana, mengaku sangat prihatin. Apalagi kedua korban masih di bawah umur dan terungkap di awal tahun 2018.

“Apalagi ada anak yang kembali menjadi korban kejahatan ayah kandungnya sendiri. Yang seharusnya anak mendapatkan perlindungan dari orangtuanya, tapi malah mereka menjadi korban kebejatan,” katanya kepada Berau Post, Minggu (7/1).

Kedua kasus itu juga makin menambah daftar kasus asusila yang terjadi dalam kurun dua tahun terakhir. Meskipun tidak mengetahui secara pasti jumlah kasus yang telah ditangani P2TP2A, namun Fika mengungkapkan kasus pencabulan menjadi nomor satu yang selama ini ditangani pihaknya.

“Kasus pencabulan yang terjadi ini menurut saya sudah dalam kategori  darurat. Karena dari 2016 hingga 2017 akhir, kasus asusila yang mendominasi daftar yang harus kami tangani,” ujarnya.

Untuk menekan angka kasus, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi memaksimalkan kader P2TP2A di seluruh kecamatan. Sehingga masyarakat bisa turut menjaga anak-anak mereka, dan orangtua bisa memberikan pengawasan terhadap aktivitas pergaulan anaknya.

“Besok (hari ini, red) atau lusa akan ada tim kami yang berangkat ke Bidukbiduk untuk memberikan pendampingan kepada korban. Namun, sebelum itu, kami harus meminta persetujuan dahulu kepada korban, supaya bersedia kami konseling,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat, Susanto, mengaku sudah mendapat laporan tentang dua kasus asusila yang terjadi di Berau. “Kami prihatin dengan kasus tersebut,” ujarnya kepada Berau Post kemarin.

Ia meminta secara khusus kepada Pemkab Berau agar memaksimalkan upaya pencegahan, supaya tidak ada lagi anak yang menjadi sasaran kejahatan seksual. Selain itu, Susanto juga berharap pelaku kejahatan seksual terhadap anak bisa mendapatkan hukuman seberat-beratnya. “Tidak boleh anak dijadikan objek seksual. Ini pelanggaran serius dan tak masuk akal,” tuturnya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…

Senin, 10 Desember 2018 13:42

Segera Buka Seleksi Direktur PDAM

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan menolak gugatan mantan…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

Keseharian Berubah, Jadi Lebih Disiplin dan Profesional

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

Jadi Gaya Hidup

TANJUNG REDEB – Perkembangan kopi dalam rentan waktu 40 sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .