MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 09 Januari 2018 11:23
Masih Harus Ditingkatkan

Kesadaran Masyarakat Berau Mengurus Akta Kematian

URUS DI DISDUKCAPIL: Akta kematian cukup penting diurus ketika ada anggota keluarga yang meninggal, selain untuk kepentingan keluarga itu sendiri juga berpengaruh pada pendataan penduduk oleh pemerintah daerah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sampai saat ini, kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian terbilang relatif minim. Hal itu dibuktikan dengan rendahnya pengajuan akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Sabransyah pun mengakui hal itu. Dalam satu tahun, pengajuan akta kematian di Kabupaten Berau bisa dihitung jari. Sampai tahun 2016, warga yang biasa mengurus akta kematian hanya terbatas pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri yang memiliki jaminan pensiun. Atau warga yang kebetulan ingin mengurus harta gono-gini. Tetapi, di luar kepentingan itu tidak ada masyarakat yang datang untuk mengurus akta kematian.

"Memang masih kurang. Bahkan sampai 2017 pun masih begitu, tapi sudah lumayan di banding tahun-tahun sebelumnya," ujar Sabransyah, kemarin (8/1) siang di ruang kerjanya.

Padahal akta kematian ini, dijelaskannya, sangat penting. Terutama untuk mengurus dana pensiun ASN dan pembaharuan data penduduk agar lebih akurat. Maka itu, pihaknya mengimbau melalui aparat kampung, ada atau tidaknya harta gono-gini masyarakat wajib melaporkan dan mengurus akta kematian di Disdukcapil.

Mengingat hal itu juga sudah diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Bahwa Ketua RT memiliki kewajiban untuk melaporkan warganya yang meninggal dunia. Selanjutnya akan dibuatkan akta kematiannya. Jikapun yang bersangkutan sudah lama meninggal dan keluarga berinisiatif untuk mengurus akta kematiannya juga, akan dilayani.

"Kalau tidak dilaporkan,  nama yang bersangkutan ini akan terus muncul di DPT. Data penduduk jadinya tidak akurat. Di data ada, nyatanya sudah meninggal," jelasnya.

Sabransyah juga menjamin pengurusan akta kematian di Disdukcapil tidak akan dipungut biaya. Bahkan, masyarakat yang mengurus akta kematian secara langsung akan diperbaharui Kartu Keluarga (KK)nya. Jadi, benar-bener dimudahkan. Warga hanya perlu membawa surat keterangan kematian dari RT setempat atau Rumah Sakit (jika meninggal di RS) dengan melampirkan KTP dan KK asli. Lalu menyerahkannya di Disdukcapil.

Pihaknya bahkan sempat melakukan aksi jemput bola, sambil memberikan sosialiasi ke kempung-kampung terkait pentingnya akta kematian dalam menentukan data jumlah penduduk yang akurat. Selain itu, penting juga untuk berjaga-jaga jika suatu saat diperlukan.

"Alhamdulillah tahun 2017, habis kita jemput bola itu Berau lumayan lah sudah. Tiap hari ada saja yang mengurus akta kematian, kalau tahun-tahun lalu sebulan itu kadang tidak ada sama sekali," ujarnya.

"Tapi tetap masih kurang. Makanya, kami harapkan kesadarannya dari masyarakat untuk melaporkan dan mengurus akta kematian," tandasnya. (*/ech//app)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 20:35

Belasan Warga Donggala Mengungsi Ke Jabontara

BIDUKBIDUK - Pengungsi dari Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah kembali bertambah.…

Minggu, 11 November 2018 17:59

SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN..! Sepekan Ini Diprediksi Hujan Lebat

TANJUNG REDEB - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Minggu, 11 November 2018 17:55

Musim Hujan, DPRD Ingatkan Kontraktor

TANJUNG REDEB – Tahun 2018 akan segera berakhir, namun beberapa…

Sabtu, 10 November 2018 14:18

Wujudkan SRA, Hak Anak Wajib Dipenuhi

TANJUNG REDEB - Dalam memberikan pemahaman terhadap hak anak, Dinas…

Sabtu, 10 November 2018 14:15

Tak Sulit Awasi WNA

TANJUNG REDEB – Meski menjadi destinasi wisata, Kepala Kantor Imigrasi…

Sabtu, 10 November 2018 13:54

Cuaca Buruk, Jangan Paksakan Melaut

BIDUKBIDUK – Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian Bidukbiduk…

Sabtu, 10 November 2018 13:50

Hanya 10 Perpustakaan Sekolah yang Terakreditasi, Minat Baca Masih Rendah

TANJUNG REDEB – Minimnya minat baca terhadap masyarakat di Berau,…

Sabtu, 10 November 2018 13:47

Belajar dari Kesalahan, Cegah Main Hakim Sendiri

GUNUNG TABUR – Terjadinya insiden pengerusakan bus karyawan di Kampung…

Jumat, 09 November 2018 14:20

Speedboat Harus Waspada

TANJUNG REDEB – Sebagian besar destinasi wisata yang diunggulkan di…

Jumat, 09 November 2018 14:15

Waspada Pembangunan Tanpa Pengawasan

TALISAYAN – Banyaknya kegiatan pembangunan di perkampungan, baik yang dikerjakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .