MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 09 Januari 2018 11:23
Masih Harus Ditingkatkan

Kesadaran Masyarakat Berau Mengurus Akta Kematian

URUS DI DISDUKCAPIL: Akta kematian cukup penting diurus ketika ada anggota keluarga yang meninggal, selain untuk kepentingan keluarga itu sendiri juga berpengaruh pada pendataan penduduk oleh pemerintah daerah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sampai saat ini, kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian terbilang relatif minim. Hal itu dibuktikan dengan rendahnya pengajuan akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Sabransyah pun mengakui hal itu. Dalam satu tahun, pengajuan akta kematian di Kabupaten Berau bisa dihitung jari. Sampai tahun 2016, warga yang biasa mengurus akta kematian hanya terbatas pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri yang memiliki jaminan pensiun. Atau warga yang kebetulan ingin mengurus harta gono-gini. Tetapi, di luar kepentingan itu tidak ada masyarakat yang datang untuk mengurus akta kematian.

"Memang masih kurang. Bahkan sampai 2017 pun masih begitu, tapi sudah lumayan di banding tahun-tahun sebelumnya," ujar Sabransyah, kemarin (8/1) siang di ruang kerjanya.

Padahal akta kematian ini, dijelaskannya, sangat penting. Terutama untuk mengurus dana pensiun ASN dan pembaharuan data penduduk agar lebih akurat. Maka itu, pihaknya mengimbau melalui aparat kampung, ada atau tidaknya harta gono-gini masyarakat wajib melaporkan dan mengurus akta kematian di Disdukcapil.

Mengingat hal itu juga sudah diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Bahwa Ketua RT memiliki kewajiban untuk melaporkan warganya yang meninggal dunia. Selanjutnya akan dibuatkan akta kematiannya. Jikapun yang bersangkutan sudah lama meninggal dan keluarga berinisiatif untuk mengurus akta kematiannya juga, akan dilayani.

"Kalau tidak dilaporkan,  nama yang bersangkutan ini akan terus muncul di DPT. Data penduduk jadinya tidak akurat. Di data ada, nyatanya sudah meninggal," jelasnya.

Sabransyah juga menjamin pengurusan akta kematian di Disdukcapil tidak akan dipungut biaya. Bahkan, masyarakat yang mengurus akta kematian secara langsung akan diperbaharui Kartu Keluarga (KK)nya. Jadi, benar-bener dimudahkan. Warga hanya perlu membawa surat keterangan kematian dari RT setempat atau Rumah Sakit (jika meninggal di RS) dengan melampirkan KTP dan KK asli. Lalu menyerahkannya di Disdukcapil.

Pihaknya bahkan sempat melakukan aksi jemput bola, sambil memberikan sosialiasi ke kempung-kampung terkait pentingnya akta kematian dalam menentukan data jumlah penduduk yang akurat. Selain itu, penting juga untuk berjaga-jaga jika suatu saat diperlukan.

"Alhamdulillah tahun 2017, habis kita jemput bola itu Berau lumayan lah sudah. Tiap hari ada saja yang mengurus akta kematian, kalau tahun-tahun lalu sebulan itu kadang tidak ada sama sekali," ujarnya.

"Tapi tetap masih kurang. Makanya, kami harapkan kesadarannya dari masyarakat untuk melaporkan dan mengurus akta kematian," tandasnya. (*/ech//app)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:54

Kepala Kampung Minta PJU Diperbaiki

TALISAYAN –Kepala Kampung Talisayan, Yamsir menyesalkan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Jumat, 19 Januari 2018 11:51

300 Hektare Disulap Jadi Objek Wisata Mangrove

TALISAYAN – Tak mau kalah dengan Pemerintah Kampung Tunggal Bumi yang kini konsen menggeliatkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:50

Musim Hujan, Lumpur Menumpuk

TANJUNG REDEB –Di musim hujan seperti ini, membuat sejumlah wilayah di Tanjung Redeb rentan direndam…

Jumat, 19 Januari 2018 11:46

Percepat Mobilitas Arus Barang

TANJUNG REDEB – Infrastruktur adalah penunjang utama ekonomi bagi masyarakat, terutama yang berada…

Kamis, 18 Januari 2018 00:15

Diguyur Hujan, Jalan Poros Biatan Ambles

BIATAN – Ruas jalan provinsi di wilayah pesisir selatan Berau, yakni jalan poros Kampung Biatan…

Kamis, 18 Januari 2018 00:14

Tahun Lalu, ISPA Merajalela

TANJUNG REDEB – Dari sejumlah penyakit yang kerap diderita masyarakat, infeksi saluran pernapasan…

Kamis, 18 Januari 2018 00:13

Polisi Ringkus Lima Budak Sabu

TANJUNG REDEB- Polisi kembali mengamankan lima orang yang terlibat dalam peredaran dan penggunaan sabu-sabu…

Rabu, 17 Januari 2018 12:35

Waspada Adanya Pasien Difteri, Siapkan Empat Ruang Isolasi

TANJUNG REDEB – Meski Berau masih dalam zona aman difteri, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:26

Waspada DBD dan Filariasis saat Musim Hujan

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, mengimbau masyarakat agar mewaspadai munculnya…

Rabu, 17 Januari 2018 12:21

Hujan, Air Drainase Kerap Meluap ke Jalan

TANJUNG REDEB – Jalan H Isa III Tanjung Redeb, perlu perhatian instansi terkait. Pasalnya, setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .