MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 00:06
Dinkes Kekurangan Anggaran, Program Akreditasi Puskesmas Bisa Terhambat
DENGAR PENDAPAT: Jajaran Komisi III DPRD Berau saat menggelar hearing dengan Dinas Kesehatan di ruang Komisi III, Selasa (9/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Komisi III DPRD Berau menggelar pertemuan dengan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau di ruang Komisi III, Jalan Gatot Subroto, Selasa (9/1).

Dalam pertemuan tersebut, jajaran Dinkes Berau mengungkapkan, minimnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan akreditasi puskesmas tahun ini. Selain itu, pihaknya juga tidak mengalokasikan dana untuk pos kejadian luar biasa (KLB) penyakit tertentu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 Berau.

“Sebelumnya kami mengusulkan lima puskesmas untuk diakreditasi tahun ini, cuman hanya satu yang terakomodir di APBD 2018,” kata Kepala Dinas Kesehatan Berau Totoh Hermanto, Selasa (9/1).

Akreditasi Puskesmas yang diusulkan tahun ini antara lain, Puskesmas Segah, Labanan, Tanjung Batu, Derawan dan Maratua. Namun yang terakomodir dalam APBD hanya akreditasi Puskesmas Segah.

Disampaikannya, dari 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah, baru lima puskesmas yang telah terakreditasi. Padahal, seluruh puskesmas di Indonesia wajib terakreditasi hingga 2020 nanti.

Jika tidak, maka Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tidak akan bekerja sama dengan puskesma tersebut. “Jadi yang akan dirugikan kita dan masyarakat. Apalagi sekitar 90 persen masyarakat Berau sudah masuk dalam program BPJS Kesehatan,” ujarnya.

“Makanya kami sangat menginginkan tahun ini ada lima puskesmas bisa diakreditasi, supaya bisa mengejar tenggat waktu yang diberikan,” sambungnya.

Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, meminta agar Kepala Dinkes Berau menyurat kepada Bupati Berau untuk melakukan pendahuluan anggaran.

Alternatif kedua, bupati selaku pimpinan eksekutif bisa mengalokasikannya menggunakan dana dari corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan.

“Tapi itu tergantung kebijakan Pak Bupati, ingin menggunakan anggaran yang mana. Apabila ingin menggunakan APBD, maka kami DPRD Berau akan segera menyetujuinya karena itu sangat prioritas,” ujarnya.

Untuk anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2 miliar. Rinciannya, ujar politikus asal Fraksi PPP ini, setiap pusksemas membutuhkan dana Rp 400 juta untuk poroses akreditasi.

Pria yang akrab disapa Harno ini juga menyesalkan tidak dialokasikannya dana KLB oleh Dinkes Berau. Padahal di sejumlah daerah, sudah menetapkan status KLB difteri yang harusnya juga bisa diantisipasi di Bumi Batiwakkal. “Dana KLB ini berguna untuk menanggulangi apabila ada hal-hal seperti penyakit difteri itu, tiba-tiba dan mendadak,” kata Harno.

Untuk anggaran, Dinkes Berau hanya meminta sebesar Rp 70 juta. “Saya bilang kenapa tidak Rp 200 juta. Tapi kepala dinasnya menjawab hanya butuh anggaran segitu saja,” tandasnya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 00:14

Warga Tak Tahu Bakal Caleg 2019, Sosialisasi KPU Tak Beres?

TANJUNG REDEB – Minimnya sosialisasi, membuat warga Kecamatan Maratua ‘buta’ akan…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Suharto Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah membenarkan adanya penangkapan oleh pihaknya terhadap Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Dapat Bingkisan, Kaget Dikunjungi Istri Bupati

17 Agustus merupakan momen berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali Nina. Namun, tahun…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:11

Pembebasan Lahan Dibatalkan, Khawatir Kinerja Dinilai Menurun

TANJUNG REDEB - Adanya pembatalan usulan pembebasan lahan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:10

Bupati Bakal Evaluasi Dewan Pengawas PDAM

TANJUNG REDEB – Tak hanya direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, Bupati Berau…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:09

Lagi, Kibarkan Bendera di Laut Maratua

MARATUA – Pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Maratua, kembali dilaksanakan Berau Jurnalis…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:12

Sosialisasi DCS “Hanya” di Perkotaan

TALISAYAN – Tahapan pemilihan legislatif sudah masuk penetapan daftar caleg sementara. Namun DCS…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:06

Upacara Diwarnai Putusnya Tali Bendera

TANJUNG REDEB – Ada kejadian tak terduga pada upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke-73…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:04

Auditor Bantah Ada Kongkalikong

SALAH satu auditor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, Tenni Ginting, menegaskan jika pihaknya…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:02

Gara-Gara Ini, Kepala Kampung Biatan Ulu Dipolisikan

BIATAN - Diduga menerbitkan izin garapan di hutan lindung, Kepala Kampung Biatan Ulu Suharto, harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .