MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 10 Januari 2018 00:07
Lambat Dapat Cemoohan, Mobil Damkar Harus Dipanaskan

Mengenal Petugas Pemadam Kebakaran di Berau : Agus Harianto (2)

SELALU SIAGA: Agus Harianto.

PROKAL.CO, Sudah 16 tahun bertugas sebagai pemadam kebakaran, bukanlah waktu yang sebentar. Banyak suka dan duka yang dilalui Agus Harianto, selama menjalankan tugas yang sangat mulia pada instansi yang kini bernama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

PANTANG pulang sebelum padam. Itulah jargon yang menjadi semboyan bagi seluruh awak pemadam kebakaran saat bertugas. Di balik itu, mereka juga sering mendapat cacian.

Saat berhasil menaklukkan si jago merah, boleh jadi jasa mereka dilupakan begitu saja. Tetapi saat datang terlambat ke lokasi kebakaran, berbagai cacian hingga aksi pemukulan bisa dilakukan warga yang panik ketika terjadi kebakaran.

“Banyak dukanya, terutama cemoohan warga kalau tidak cepat datang ke lokasi,” katanya ketika ditemui di kantornya kemarin (9/1).

Padahal tak jarang, penyebabnya justru karena terlambatnya informasi yang diterima dari masyarakat, atau karena terhambatnya akses mobil pemadam karena masyarakat yang memadati lokasi kebakaran.

“Belum lagi untuk mencari alamat, apalagi jika lokasinya di daerah terpencil yang sulit dilalui sehingga akses mobil pemadam tidak bisa masuk,” jelasnya.

“Seperti kasus kebakaran lahan di Tanjung Batu, mau tidak mau kami yang dari Tanjung Redeb ini (menempuh perjalanan beberapa jam) harus ke sana,” sambungnya. 

Pria kelahiran Teluk Bayur, 6 Agustus 1981 ini bercerita, kekesalan warga pada petugas pemadam yang paling disesalkannya, adalah saat terjadi kebakaran permukiman di Kecamatan Sambaliung tahun 2015 silam. Saat itu, ada warga yang melakukan pemukulan kepada petugas pemadam kebakaran karena dinilai terlambat datang ke lokasi. Selain memukul, warga juga membakar selang air petugas, yang justru ikut menghambat upaya pemadaman api yang akan dilakukan pihaknya. 

“Seperti yang saya katakan tadi, sebenarnya kami selalu siaga begitu dapat informasi. Tapi kadang informasi yang diberikan juga terlambat, atau masih banyak masyarakat yang tidak tahu nomor pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Walau lebih banyak mendapat makian ketika menjalankan tugas, Agus dan rekannya tidak pernah patah semangat. Justru hal itu dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja, terutama agar selalu siaga dan lebih cepat sampai ke lokasi begitu terjadi bencana kebakaran.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Teluk Bayur ini mengatakan, agar mobil pemadam kebakaran (damkar) bisa langsung “tancap gas” begitu mendapat laporan kebakaran, maka tiap pagi dan sore seluruh unit mobil damkar harus dipanaskan. Begitu juga dengan perlengkapannya, terutama mengisi air dalam tangki penampungan agar damkar selalu dalam posisi siap tempur. 

“Yang harus dicek selalu kondisi aki-nya. Itu sangat penting, terutama untuk proses penyemprotan air,” terangnya.

Sementara untuk petugas pemadam kebakaran, hal pertama yang harus dicari ketika tiba di lokasi, adalah titik sumber api. Selanjutnya, setelah berhasil memadamkan titik sumber api, petugas tetap melakukan penyiraman untuk pendinginan bara api.

“Jangan sampai terlewat, bara-bara api harus padam supaya kebakaran tidak merembet ke mana-mana,” jelasnya.

Satu kendala lain yang dihadapi pihaknya saat ini, adalah minimnya personel pemadam dan unit damkar, dibandingkan dengan luasan wilayah Bumi Batiwakkal yang terdiri dari 13 kecamatan. Untuk itu, Agus berharap jajaran Pemkab Berau bisa mengatasi persoalan yang dihadapi petugas pemadam kebakaran tersebut, agar upaya penanganan kebakaran bisa lebih sigap dan cepat.

“Paling tidak para pejabat berkunjung ke sini, melihat kami di sini atau melihat apa saja yang masih kurang dan dibutuhkan,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…

Jumat, 20 April 2018 00:28

Maksimalkan Pajak Daerah dari THM

TANJUNG REDEB – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemkab Berau dipimpin Wakil Bupati…

Jumat, 20 April 2018 00:27

Soal Pengecatan Pasar yang Mendahului Proyek, Bupati: Itu Menyalahi Aturan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan akan melakukan evaluasi dalam jajaran Dinas Perindustrian…

Jumat, 20 April 2018 00:26

Pendanaan dari Tiga Sumber

PELAKSANAAN Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kaltim pada Mei 2018 nanti, sudah kian…

Jumat, 20 April 2018 00:24

OPD Butuh Pendampingan TP4D

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Syarifatul Syadiah, menyayangkan…

Kamis, 19 April 2018 12:45

Dinas dan UPT Tak Sinkron

TELUK BAYUR – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati,…

Kamis, 19 April 2018 12:42

DPT Berau Berkurang

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT)…

Kamis, 19 April 2018 12:38

Tiap Tahun Rusak, Tiap Tahun Diperbaiki

TANJUNG REDEB – Unsur Pimpinan DPRD, meminta Pemkab Berau membuat regulasi baru untuk mengatur…

Rabu, 18 April 2018 18:51

PPRA 57 Rencanakan Seminar Demokrasi

JAKARTA – Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)…

Rabu, 18 April 2018 12:24

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Umat Islam Lebih Feminin

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Prof DR KH Nasaruddin Umar MA mengajak umat Islam lebih feminin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .