MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 11:38
Siaga 24 Jam, Pernah Diusir ketika Tiba di Lokasi Kebakaran

Mengenal Petugas Pemadam Kebakaran di Berau: Achmad Semaun (3)

BERMENTAL BAJA: Achmad Semaun (kiri) bersama rekan-rekan pemadam kebakaran lainnya.

PROKAL.CO, Keberhasilan memadamkan api pada sebuah bencana kebakaran, tak pernah berujung pujian bagi para petugas pemadam kebakaran. Malah pada pahlawan penjinak api ini kerap mendapat cibiran jika kedatangannya dinilai terlambat oleh masyarakat.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

BERTUGAS sebagai petugas pemadam kebakaran memang harus bermental baja dan bekerja dengan sepenuh hati. Hal itu juga yang membuat Achmad Semaun bisa terus mengemban amanah sebagai petugas yang selalu siaga 24 jam ini. Menurutnya jika seorang petugas tidak bisa mengendalikan kesabarannya, bisa saja setiap terjadi kebakaran akan memicu bentrok antara petugas dengan masyarakat.

Dikatakan, saat berhadapan dengan api, para petugas harus bisa mengendalikan emosi, mencurahkan pikiran dan menerima luapan emosi masyarakat yang kerap tak terkendali.

“Bekerja di bagian pemadam kebakaran itu memang banyak dukanya. Makanya, kami sudah dilatih untuk selalu bersikap sabar saat menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di lapangan. Mulai dari ketepatan waktu sampai ke lokasi kebakaran, hingga menghadapi kondisi masyarakat yang panik melihat rumahnya terbakar,” katanya ketika ditemui di kantornya Selasa (9/1).

Pria kelahiran Balikpapan 1 Juni 1969 ini mengaku, jam kerja petugas pemadam kebakaran tidak dapat disamakan dengan pekerja kantoran. Sebab mereka harus siaga 24 jam. Bahkan ketika tengah asyik berkumpul dengan keluarga sekalipun, ketika terjadi kebakaran, mereka harus langsung sigap menjalankan tugas.

“Jangan hanya dilihat pada saat kami santai di kantor, duduk dan berkumpul. Tapi masyarakat juga harus melihat bagaimana kerja keras kami saat memadamkan api,” ujarnya.

Bekerja sejak tahun 2009, pria yang akrab disapa Semaun ini mengaku banyak kendala yang dihadapi saat memadamkan api. Misalnya jika pihak PLN terlambat memadamkan listrik. Sebab, jika listrik tetap menyala, justru bisa memicu terjadinya korsleting karena terkena air, bahkan bisa menimbulkan ledakan jika terus terbakar.

Upaya memadamkan api juga tidak bisa sembarangan karena nyawa menjadi taruhannya.

Semaun juga punya satu pengalaman yang tidak bisa dilupakannya. Yakni ketika terjadi musibah kebakaran di Gunung Tabur 2017 lalu. Saat itu, pihaknya memang terlambat mendapat informasi dari masyarakat, sehingga telat tiba di lokasi kebakaran. Akibatnya, masyarakat yang sudah kesal, justru mengusir dirinya dan rekannya,ketika tiba di lokasi, karena masyarakat telah berhasil memadamkan api.

“Jadi saat itu tim kami datang langsung disuruh pulang oleh warga, karena warga telah memadamkan apinya. Walau demikian, untuk mencegah kebakaran kembali terjadi, kami tetap menyiram lokasi kebakaran untuk memastikan api sudah benar-benar padam,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Dipecat Dinilai Tepat

DUGAAN pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner KPU Berau, juga dicermati Pangi Syarwi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:17

DKPP Terima Laporan Bawaslu

TANJUNG REDEB – Penanganan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .