MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 11:38
Siaga 24 Jam, Pernah Diusir ketika Tiba di Lokasi Kebakaran

Mengenal Petugas Pemadam Kebakaran di Berau: Achmad Semaun (3)

BERMENTAL BAJA: Achmad Semaun (kiri) bersama rekan-rekan pemadam kebakaran lainnya.

PROKAL.CO, Keberhasilan memadamkan api pada sebuah bencana kebakaran, tak pernah berujung pujian bagi para petugas pemadam kebakaran. Malah pada pahlawan penjinak api ini kerap mendapat cibiran jika kedatangannya dinilai terlambat oleh masyarakat.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

BERTUGAS sebagai petugas pemadam kebakaran memang harus bermental baja dan bekerja dengan sepenuh hati. Hal itu juga yang membuat Achmad Semaun bisa terus mengemban amanah sebagai petugas yang selalu siaga 24 jam ini. Menurutnya jika seorang petugas tidak bisa mengendalikan kesabarannya, bisa saja setiap terjadi kebakaran akan memicu bentrok antara petugas dengan masyarakat.

Dikatakan, saat berhadapan dengan api, para petugas harus bisa mengendalikan emosi, mencurahkan pikiran dan menerima luapan emosi masyarakat yang kerap tak terkendali.

“Bekerja di bagian pemadam kebakaran itu memang banyak dukanya. Makanya, kami sudah dilatih untuk selalu bersikap sabar saat menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di lapangan. Mulai dari ketepatan waktu sampai ke lokasi kebakaran, hingga menghadapi kondisi masyarakat yang panik melihat rumahnya terbakar,” katanya ketika ditemui di kantornya Selasa (9/1).

Pria kelahiran Balikpapan 1 Juni 1969 ini mengaku, jam kerja petugas pemadam kebakaran tidak dapat disamakan dengan pekerja kantoran. Sebab mereka harus siaga 24 jam. Bahkan ketika tengah asyik berkumpul dengan keluarga sekalipun, ketika terjadi kebakaran, mereka harus langsung sigap menjalankan tugas.

“Jangan hanya dilihat pada saat kami santai di kantor, duduk dan berkumpul. Tapi masyarakat juga harus melihat bagaimana kerja keras kami saat memadamkan api,” ujarnya.

Bekerja sejak tahun 2009, pria yang akrab disapa Semaun ini mengaku banyak kendala yang dihadapi saat memadamkan api. Misalnya jika pihak PLN terlambat memadamkan listrik. Sebab, jika listrik tetap menyala, justru bisa memicu terjadinya korsleting karena terkena air, bahkan bisa menimbulkan ledakan jika terus terbakar.

Upaya memadamkan api juga tidak bisa sembarangan karena nyawa menjadi taruhannya.

Semaun juga punya satu pengalaman yang tidak bisa dilupakannya. Yakni ketika terjadi musibah kebakaran di Gunung Tabur 2017 lalu. Saat itu, pihaknya memang terlambat mendapat informasi dari masyarakat, sehingga telat tiba di lokasi kebakaran. Akibatnya, masyarakat yang sudah kesal, justru mengusir dirinya dan rekannya,ketika tiba di lokasi, karena masyarakat telah berhasil memadamkan api.

“Jadi saat itu tim kami datang langsung disuruh pulang oleh warga, karena warga telah memadamkan apinya. Walau demikian, untuk mencegah kebakaran kembali terjadi, kami tetap menyiram lokasi kebakaran untuk memastikan api sudah benar-benar padam,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 16:43

Yakin Bawa Pulang Tiga Medali Emas

Cabang olahraga Muay Thai merupakan salah satu cabor yang nyatakan kesiapannya di ajang Porprov 2018…

Selasa, 18 September 2018 16:40

Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung…

Selasa, 18 September 2018 16:39

12 Juli, Rustan Mundur dari Gerindra

Polemik mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) Firmansyah, membuat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 18 September 2018 16:33

Internal Demokrat Berau Memanas

TANJUNG REDEB – Keputusan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau yang menunjuk…

Selasa, 18 September 2018 16:20

Berpuasa, Widi Tertidur saat Berkendara

TANJUNG REDEB – Enam pengendara roda dua dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Senin, 17 September 2018 15:27

Mogok Kerja Merugikan Masyarakat, K2 di Berau Diimbau Tak Ikut-ikutan

TANJUNG REDEB – Kembali mencuatnya rencana honorer kategori 2 (K2) se-Indonesia menggelar aksi…

Senin, 17 September 2018 13:56

Ayo Makan Ikan!

TANJUNG REDEB – Ribuan masyarakat Berau berpesta pada Irau Manutung Jukut yang digelar di sepanjang…

Minggu, 16 September 2018 12:58

Hobi Terlarang Kicau Mania

POPULASINYA dianggap terancam punah, sebanyak 562 jenis burung masuk dalam 919 jenis tumbuhan dan satwa…

Sabtu, 15 September 2018 13:39

KPU Dituding Abaikan Protes Masyarakat

TANJUNG REDEB - Di tengah berjalannya proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Berau M Firmansyah…

Sabtu, 15 September 2018 13:32

Kirim Empat Atlet, Perpanjang Masa TC

Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 Kaltim di Kutai Timur kian dekat. Federasi Arung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .