MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 11 Januari 2018 11:42
Akreditasi Jadi Syarat Mutlak

Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan Puskesmas

HARUS AKREDITASI: Aktivitas pelayanan di Puskesmas Bugis, Tanjung Redeb, kemarin (10/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB –Puskesmas yang merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), tidak bisa bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jika belum terakreditasi oleh lembaga independen yang diberi kewenangan Kementrian Kesehatan. Pasalnya, BPJS juga menerapkan sistem ketat dalam menjalin kemitraan dengan penyedia jasa kesehatan.

Dijelaskan Kepala Operasional BPJS Kesehatan Berau Johansyah, akreditasi puskesmas memang menjadi syarat untuk bekerja sama dengan BPJS.

“Tapi saat ini kami masih bekerja sama dengan beberapa puskesmas (yang belum terakreditasi). Mungkin ada beberapa puskesmas baru yang masih mengurus ke kementrian, kami juga akan menunggu,” katanya kepada Berau Post kemarin (10/1).

Diakui, dirinya juga belum mengetahui jumlah puskesmas di Berau yang telah terakreditasi. Namun dia memaklumi, karena dalam mengurus akreditasi juga ada tahapannya dan memakan waktu yang tidak sebentar.

“Secara normalnya, pasien yang punya kartu BPJS Kesehatan tidak bisa menggunakan jaminan kesehatannya pada fasilitas kesehatan yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kecuali ada kebijakan atau peraturan dari rumah sakit untuk membantu pasien,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Berau Totoh Hermanto mengeluhkan minimnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan akreditasi puskesmas tahun ini.

“Sebelumnya kami mengusulkan lima puskesmas untuk diakreditasi tahun ini, cuma hanya satu yang terakomodir di APBD 2018,” kata Totoh, Selasa (9/1).

Akreditasi Puskesmas yang diusulkan tahun ini antara lain, Puskesmas Segah, Labanan, Tanjung Batu, Derawan dan Maratua. Namun yang terakomodir dalam APBD hanya akreditasi Puskesmas Segah.

Disampaikannya, dari 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah, baru lima puskesmas yang telah terakreditasi. Padahal, seluruh puskesmas di Indonesia wajib terakreditasi hingga 2020 nanti.

Jika tidak, maka BPJS Kesehatan, tidak akan bisa menjalin kerja sama dengan puskesmas tersebut. “Jadi yang akan dirugikan kita dan masyarakat. Apalagi sekitar 90 persen masyarakat Berau sudah masuk dalam program BPJS Kesehatan,” ujarnya.

“Makanya kami sangat menginginkan tahun ini ada lima puskesmas bisa diakreditasi, supaya bisa mengejar tenggat waktu yang diberikan,” sambungnya. (*/sin/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 13:41

63 Warga Palu Mengungsi ke Bidukbiduk.

BIDUKBIDUK - Pasca gempa dan tsunami puluhan warga korban gempa dari Palu berbondong-bondong mengungsi…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:40

Minimalisir Terjadinya Konflik Sosial

TANJUNG REDEB –Antisipasi terhadap konflik sosial dilakukan Dinas Sosial Berau, lewat pertemuan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:39

Sinyal Telepon Hilang, Diduga BTS Rusak

BATU PUTIH - Jaringan telekomunikasi di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih kerap terganggu. Bahkan,…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
0

Musim Hujan, Karhutla Nihil

TABALAR – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini sudah tidak terlihat lagi. Penyebabnya…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:29

Segera Urus Izin Mendirikan Bangunan

TANJUNG REDEB - Upaya memaksimalkan kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh masyarakat terus…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:28

Urus Pindah Domisili Cukup Lampirkan KK

TANJUNG REDEB - Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang kepengurusan pindah…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:27

Satu Jam Kendaraan Mengular di Tabalar

TABALAR- Kelancaran aktivitas lalu lintas di jalur provinsi yang berada di poros jalan Kecamatan Tabalar…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:26

Galakkan Kebersihan, Cegah DBD

TALISAYAN - Camat Talisayan David Pamudji, meminta kepada masyarakat yang berada di wilayah administrasinya,…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:24

Pantau Tempat-Tempat Rawan untuk Mesum

TANJUNG REDEB – Beredarnya foto oknum warga yang diduga melakukan tindakan asusila di tepian teratai…

Senin, 15 Oktober 2018 13:45

Ada Isu Tsunami, Wisatawan Cuek, Biduk-Biduk Ramai

BIDUKBIDUK – Beredarnya isu tsunami di Bidukbiduk, tidak memengaruhi kunjungan wisatawan ke kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .