MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 11 Januari 2018 11:42
Akreditasi Jadi Syarat Mutlak

Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan Puskesmas

HARUS AKREDITASI: Aktivitas pelayanan di Puskesmas Bugis, Tanjung Redeb, kemarin (10/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB –Puskesmas yang merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), tidak bisa bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jika belum terakreditasi oleh lembaga independen yang diberi kewenangan Kementrian Kesehatan. Pasalnya, BPJS juga menerapkan sistem ketat dalam menjalin kemitraan dengan penyedia jasa kesehatan.

Dijelaskan Kepala Operasional BPJS Kesehatan Berau Johansyah, akreditasi puskesmas memang menjadi syarat untuk bekerja sama dengan BPJS.

“Tapi saat ini kami masih bekerja sama dengan beberapa puskesmas (yang belum terakreditasi). Mungkin ada beberapa puskesmas baru yang masih mengurus ke kementrian, kami juga akan menunggu,” katanya kepada Berau Post kemarin (10/1).

Diakui, dirinya juga belum mengetahui jumlah puskesmas di Berau yang telah terakreditasi. Namun dia memaklumi, karena dalam mengurus akreditasi juga ada tahapannya dan memakan waktu yang tidak sebentar.

“Secara normalnya, pasien yang punya kartu BPJS Kesehatan tidak bisa menggunakan jaminan kesehatannya pada fasilitas kesehatan yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kecuali ada kebijakan atau peraturan dari rumah sakit untuk membantu pasien,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Berau Totoh Hermanto mengeluhkan minimnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan akreditasi puskesmas tahun ini.

“Sebelumnya kami mengusulkan lima puskesmas untuk diakreditasi tahun ini, cuma hanya satu yang terakomodir di APBD 2018,” kata Totoh, Selasa (9/1).

Akreditasi Puskesmas yang diusulkan tahun ini antara lain, Puskesmas Segah, Labanan, Tanjung Batu, Derawan dan Maratua. Namun yang terakomodir dalam APBD hanya akreditasi Puskesmas Segah.

Disampaikannya, dari 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah, baru lima puskesmas yang telah terakreditasi. Padahal, seluruh puskesmas di Indonesia wajib terakreditasi hingga 2020 nanti.

Jika tidak, maka BPJS Kesehatan, tidak akan bisa menjalin kerja sama dengan puskesmas tersebut. “Jadi yang akan dirugikan kita dan masyarakat. Apalagi sekitar 90 persen masyarakat Berau sudah masuk dalam program BPJS Kesehatan,” ujarnya.

“Makanya kami sangat menginginkan tahun ini ada lima puskesmas bisa diakreditasi, supaya bisa mengejar tenggat waktu yang diberikan,” sambungnya. (*/sin/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:21

Dishub Bakal Tinjau Kelengkapan Keamanan Transportasi Air

TANJUNG REDEB - Pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, dipastikan tidak hanya menyasar…

Jumat, 20 Juli 2018 00:20

DPRD Bakal Panggil Pelaksana Proyek

TANJUNG REDEB - Anggota Komisi III DPRD Berau, Jasmine Hambali, berencana memanggil CV Mutiara Mas Sejahtera…

Jumat, 20 Juli 2018 00:19

Tiga Kampung Belum Teraliri Listrik

TALISAYAN - Listrik menjadi persoalan yang kerap jadi keluhan di beberapa kecamatan dan kampung di Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Pemerintah Kampung Diminta Segera Cairkan ADK

BIDUKBIDUK- Hingga kini, seluruh kampung terus menggenjot penyelesaian program kerja serta surat pertanggungjawaban…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Ada Penganut Ahmadiyah di Batu Putih

BATU PUTIH - Beredar kabar, muncul aliran Ahmadiyah di Kecamatan Batu Putih. Hal itu dikarenakan, sejumlah…

Jumat, 20 Juli 2018 00:11

Peringatkan Truk Pengangkut Material

TANJUNG REDEB - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, rutin melakukan pembersihan debu…

Kamis, 19 Juli 2018 01:35

Gali Potensi dan Bakat, Berharap Fasilitas Olahraga

TALISAYAN - Tingginya antusias masyarakat di Kabupaten Berau dalam bidang olahraga, baik cabang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:31

Korsleting, FCO di Jalan Murjani II Terbakar

TANJUNG REDEB - Terkait padamnya listrik di kawasan Jalan Dr Murjani II pada Selasa (17/7) lalu, sehingga…

Kamis, 19 Juli 2018 01:24

Transparansi Proyek Jalan Gang Gerilya Terus Dipertanyakan

TALISAYAN – Proyek semenisasi jalan di Gang Gerilya, Jalan Soekarno Hatta, RT 12 Kampung Talisayan,…

Rabu, 18 Juli 2018 13:57

Proyek Masuk Harus Ada Pemberitahuan

TALISAYAN - Menghindari adanya proyek siluman yang dikerjakan secara asal-asalan. Baik itu melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .