MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:08
Bujangga Bisa Ambles Lagi

Masuk Kawasan Rawan Bencana

RAWAN AMBLES: Jalan Bujangga yang berada di tepi Sungai Segah, sudah beberapa kali ambles. Bahkan keretakan jalan kembali terlihat di sekitar Jembatan Bujangga yang baru dibangun beberapa tahun lalu, Jumat (12/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dalam beberapa tahun terakhir, Jalan Bujangga, Tanjung Redeb, sudah dua kali ambles. Penanganan dilakukan dengan membangun jembatan untuk menghubungkan kedua ruas jalan yang terpisah saat ables. Tapi kini, ancaman ambles di titik lainnya mulai terlihat dengan keretakan aspal di Jalan Bujangga, tepatnya di depan kawasan Inhutani.

Kondisi itu diakui Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad. Menurutnya, keretakan aspal terjadi karena adanya penurunan kontur tanah di kawasan tersebut. Yakni di antara kawasan Inhutani hingga kantor Partai Gerindra Berau, Jalan Pulau Sambit, yang memang sudah dipetakan sebagai kawasan rawan bencana.

“Itu berdasarkan hasil penelitian dari Profesor Indra Surya dan rekan-rekannya yang berasal dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh November). Mereka menyebut kalau kawasan itu masuk kategori rawan bencana,” katanya kepada Berau Post, Jumat (12/1).

Rahmad menyampaikan, kawasan rawan tersebut berstatus jalan nasional. Karena itu, pihaknya hanya bisa sekadar berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, agar bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya ambles susulan.

Pihaknya juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) jalan nasional untuk wilayah Kalimantan.

“Sudah saya sampaikan ke PPK-nya untuk minta segera ditangani. Makanya sekarang ada tulisan mengenai ada penurunan di jalan itu,” terangnya.

“Karena khawatirnya kalau dibiarkan begitu terus-menerus dan tidak ada penanganan, bisa-bisa nasibnya bakal sama dengan di Bujangga. Itu yang harus kita hindari,” timpalnya.

Hasil pengamatan Prof Indra Surya beberapa tahun lalu, lanjut Rahmad, kawasan rawan bencana harus ditangani sekaligus di dua sisi. Yakni sisi darat dan sisi sungai.

Untuk Jembatan Bujangga yang baru selesai dibangun, ungkap dia, baru sekadar ditangani dari sisi darat. Sedangkan untuk sisi sungai harus dibangun krib atau bangunan yang berfungsi mengatur arah arus sungai. “Sisi sungainya seharusnya juga dikerjakan. Seperti membangun krib, bangunan yang menjorok ke sungai itu. Fungsinya untuk mengalihkan arus sungai dan menahan sedimentasi,” tandasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Senin, 25 Juni 2018 11:53

Panwaslu Antisipasi Kecurangan

MEMASUKI masa tenang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Senin, 25 Juni 2018 11:51

TKBM Tetap Harapkan Pembayaran

TANJUNG REDEB - Pihak Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau sangat menyayangkan langkah Asosiasi…

Senin, 25 Juni 2018 11:48

Disdik “Angkat Tangan”, Soal Usulan Tes Narkoba di Puskesmas bagi Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Usulan Wakil Ketua DPRD Berau Saga, agar pelaksanaan tes narkoba bagi calon siswa…

Senin, 25 Juni 2018 11:46

Ajak Pemuda Lakukan Kegiatan Positif

Bermain futsal bukan sekadar menjadi hobi semata. Tapi juga bisa dijadikan media untuk mengajak anak-anak…

Senin, 25 Juni 2018 11:45

KPU Berau Dituding Tak Profesional, Hingga H-3, Berau Masih Kekurangan 1.700 Surat Suara

SAMARINDA – Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim tinggal dua hari lagi.…

Minggu, 24 Juni 2018 12:13

Warning dari Kapolres, Pungli PPDB Dijerat UU Tipikor

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memastikan tidak diam untuk mencegah potensi…

Minggu, 24 Juni 2018 12:11

Satu Lagi Pengedar Diringkus

SATRESNARKOBA Polres Berau kembali budak sabu. Setelah tiga pengedar yang baru-baru ini telah menghuni…

Minggu, 24 Juni 2018 12:09

IPB Akui Salah Mengelola Limbah

TANJUNG REDEB - Direktur PT Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin, mengakui adanya kesalahan pengelolaan…

Minggu, 24 Juni 2018 12:07

Jangan Persulit Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Calon Peserta Didik (CPD) jenjang SMA sederajat, diwajibkan melakukan tes narkoba…

Sabtu, 23 Juni 2018 13:24

Dapat Proper Merah, Perusahaan Harus Berbenah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memperingatkan perusahaan yang mengabaikan pengelolaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .