MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:08
Bujangga Bisa Ambles Lagi

Masuk Kawasan Rawan Bencana

RAWAN AMBLES: Jalan Bujangga yang berada di tepi Sungai Segah, sudah beberapa kali ambles. Bahkan keretakan jalan kembali terlihat di sekitar Jembatan Bujangga yang baru dibangun beberapa tahun lalu, Jumat (12/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dalam beberapa tahun terakhir, Jalan Bujangga, Tanjung Redeb, sudah dua kali ambles. Penanganan dilakukan dengan membangun jembatan untuk menghubungkan kedua ruas jalan yang terpisah saat ables. Tapi kini, ancaman ambles di titik lainnya mulai terlihat dengan keretakan aspal di Jalan Bujangga, tepatnya di depan kawasan Inhutani.

Kondisi itu diakui Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad. Menurutnya, keretakan aspal terjadi karena adanya penurunan kontur tanah di kawasan tersebut. Yakni di antara kawasan Inhutani hingga kantor Partai Gerindra Berau, Jalan Pulau Sambit, yang memang sudah dipetakan sebagai kawasan rawan bencana.

“Itu berdasarkan hasil penelitian dari Profesor Indra Surya dan rekan-rekannya yang berasal dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh November). Mereka menyebut kalau kawasan itu masuk kategori rawan bencana,” katanya kepada Berau Post, Jumat (12/1).

Rahmad menyampaikan, kawasan rawan tersebut berstatus jalan nasional. Karena itu, pihaknya hanya bisa sekadar berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, agar bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya ambles susulan.

Pihaknya juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) jalan nasional untuk wilayah Kalimantan.

“Sudah saya sampaikan ke PPK-nya untuk minta segera ditangani. Makanya sekarang ada tulisan mengenai ada penurunan di jalan itu,” terangnya.

“Karena khawatirnya kalau dibiarkan begitu terus-menerus dan tidak ada penanganan, bisa-bisa nasibnya bakal sama dengan di Bujangga. Itu yang harus kita hindari,” timpalnya.

Hasil pengamatan Prof Indra Surya beberapa tahun lalu, lanjut Rahmad, kawasan rawan bencana harus ditangani sekaligus di dua sisi. Yakni sisi darat dan sisi sungai.

Untuk Jembatan Bujangga yang baru selesai dibangun, ungkap dia, baru sekadar ditangani dari sisi darat. Sedangkan untuk sisi sungai harus dibangun krib atau bangunan yang berfungsi mengatur arah arus sungai. “Sisi sungainya seharusnya juga dikerjakan. Seperti membangun krib, bangunan yang menjorok ke sungai itu. Fungsinya untuk mengalihkan arus sungai dan menahan sedimentasi,” tandasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 15:32

Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta…

Minggu, 23 September 2018 15:30

Agendakan World Summit Coral Triangle di Maratua

TANJUNG REDEB - Banyak gagasan yang bisa dilakukan dalam mempromosikan Pulau Maratua di Berau, sebagai…

Minggu, 23 September 2018 15:26

Target Dua Emas, Yakin dengan Kualitas Atlet

Cabang olahraga wushu bukanlah cabang baru di Berau, khalayaknya Gateball maupun Woodball. Dua medali…

Minggu, 23 September 2018 12:30

Hari Ini Masa Kampanye Dimulai

TANJUNG REDEB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, telah menetapkan daftar calon tetap (DCT) sebanyak…

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…

Sabtu, 22 September 2018 11:23

Dirut Berau Post Lulus Sangat Memuaskan

JAKARTA - Setelah 7,5 bulan menjalani proses pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI,…

Sabtu, 22 September 2018 11:22

Jadwal Pendaftaran CPNS Belum Jelas

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .