MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:08
Bujangga Bisa Ambles Lagi

Masuk Kawasan Rawan Bencana

RAWAN AMBLES: Jalan Bujangga yang berada di tepi Sungai Segah, sudah beberapa kali ambles. Bahkan keretakan jalan kembali terlihat di sekitar Jembatan Bujangga yang baru dibangun beberapa tahun lalu, Jumat (12/1).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dalam beberapa tahun terakhir, Jalan Bujangga, Tanjung Redeb, sudah dua kali ambles. Penanganan dilakukan dengan membangun jembatan untuk menghubungkan kedua ruas jalan yang terpisah saat ables. Tapi kini, ancaman ambles di titik lainnya mulai terlihat dengan keretakan aspal di Jalan Bujangga, tepatnya di depan kawasan Inhutani.

Kondisi itu diakui Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad. Menurutnya, keretakan aspal terjadi karena adanya penurunan kontur tanah di kawasan tersebut. Yakni di antara kawasan Inhutani hingga kantor Partai Gerindra Berau, Jalan Pulau Sambit, yang memang sudah dipetakan sebagai kawasan rawan bencana.

“Itu berdasarkan hasil penelitian dari Profesor Indra Surya dan rekan-rekannya yang berasal dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh November). Mereka menyebut kalau kawasan itu masuk kategori rawan bencana,” katanya kepada Berau Post, Jumat (12/1).

Rahmad menyampaikan, kawasan rawan tersebut berstatus jalan nasional. Karena itu, pihaknya hanya bisa sekadar berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, agar bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya ambles susulan.

Pihaknya juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) jalan nasional untuk wilayah Kalimantan.

“Sudah saya sampaikan ke PPK-nya untuk minta segera ditangani. Makanya sekarang ada tulisan mengenai ada penurunan di jalan itu,” terangnya.

“Karena khawatirnya kalau dibiarkan begitu terus-menerus dan tidak ada penanganan, bisa-bisa nasibnya bakal sama dengan di Bujangga. Itu yang harus kita hindari,” timpalnya.

Hasil pengamatan Prof Indra Surya beberapa tahun lalu, lanjut Rahmad, kawasan rawan bencana harus ditangani sekaligus di dua sisi. Yakni sisi darat dan sisi sungai.

Untuk Jembatan Bujangga yang baru selesai dibangun, ungkap dia, baru sekadar ditangani dari sisi darat. Sedangkan untuk sisi sungai harus dibangun krib atau bangunan yang berfungsi mengatur arah arus sungai. “Sisi sungainya seharusnya juga dikerjakan. Seperti membangun krib, bangunan yang menjorok ke sungai itu. Fungsinya untuk mengalihkan arus sungai dan menahan sedimentasi,” tandasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:22

ASIK..!! Dapat Kucuran Rp 300 Miliar, di Kabupaten Ini Bakal Ada Sekolah Penerbangan

TANJUNG REDEB - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membangun flying…

Jumat, 14 Desember 2018 10:20

Akui Gas Melon Juga Digunakan ASN

TANJUNG REDEB – Persoalan tingginya harga eceran LPG 3 kilogram…

Jumat, 14 Desember 2018 10:19

DKPP Plenokan Keputusan, Bagaimana Nasib Komisioner KPU Berau Itu?

TANJUNG REDEB – Persidangan dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum…

Jumat, 14 Desember 2018 10:17

Tantangan Terberat Menurunkan Asam Urat

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 10:04

Pelayanan Samsat Melambat

TANJUNG REDEB – Lambatnya proses pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu…

Kamis, 13 Desember 2018 09:06

Tinggalkan Sisi Manja, Lepas Peluang Kerja

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Kamis, 13 Desember 2018 09:02

Gagal Diparipurnakan Tahun Ini

TANJUNG REDEB - Mendukung sektor pariwisata, Pemkab Berau terus mengeluarkan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:13

Evakuasi Berjalan Lamban

TANJUNG REDEB - Setelah hampir sepekan mengalami kebocoran, proses evakuasi…

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .