MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:09
Ibarat Bertempur di Medan Perang, Jarang Hadiri Undangan

Mengenal Petugas Pemadam Kebakaran di Berau: Marianto (5-Habis)

SEGUDANG PENGALAMAN: Marianto jadi salah satu petugas pemadam kebakaran paling senior di Berau.

PROKAL.CO, Menjadi petugas pemadam kebakaran bukanlah pekerjaan yang mudah. Karena harus dijalani dengan sepenuh hati dan kesabaran yang tinggi. Apalagi saat menghadapi berbagai keadaan yang bisa menghalangi upaya pemadaman api karena kepanikan masyarakat, seperti yang dirasakan Marianto, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BDBD) Berau.

 

SINJA LUKY, Tanjung Redeb

 

Jika panggilan darurat berbunyi, pasukan berbaju biru ini segera mengatur strategi, dan mobil pemadam segera meluncur memburu kepulan asap. Dengan membawa misi kemanusiaan, penakluk si jago merah ini ibarat turun di medan perang, setiap detik mereka bersiaga. Peralatan pun sudah siap digunakan setiap saat. Seperti itulah kegiatan Marianto setiap harinya.

Bisa dibilang Marianto merupakan petugas pemadam kebakaran di Berau dengan masa tugas paling lama. Ya, sejak tahun 1995, Marianto telah memutuskan untuk menjadi petugas pemadam kebakaran, walaupun pada saat itu gaji yang ia terima sangat kecil, yaitu Rp 65 ribu per bulan.

Dalam keadaan apapun, dirinya dituntut bersiaga, dan itu memang menjadi kewajibannya untuk membantu masyarakat. “Pekerjaan pemadam itu tidak bisa ditunda-tunda walaupun saat beristirahat. Makanya saat kembali dan berhasil memadamkan api, kami merasa seperti menang di medan perang,” katanya ketika ditemui di markas pemadam, Tanjung Redeb, Jumat (12/1).

Pria kelahiran Berau 1 Januari 1977 ini mengaku, saat mendengar ada panggilan darurat, yang ada dalam benak petugas hanyalah bagaimana mengedepankan tugas dan bisa memadamkan api.

“Makanya, petugas pemadam kebakaran jarang yang memenuhi undangan pesta pernikahan karena mereka dituntut untuk selalu berada dalam tugas. Artinya, jika sewaktu-waktu ada panggilan terjadinya kebakaran, maka semua petugas harus selalu siap untuk berangkat ke lokasi kebakaran,” terangnya.

Selama dirinya bertugas, tentu banyak pengalaman yang tak dapat dia lupakan, namun hingga saat ini dirinya masih teringat musibah kebakaran kapal yang mengangkut kayu, yang posisinya berada di perairan sekitar kawasan Mangkajang, Kampung Pesayan, Sambaliung.

“Kejadiannya saat itu tahun 1998, saat itu personel pemadam sangat minim, mau tidak mau saat mendengar panggilan saya dan teman saya langsung meluncur. Posisinya saat itu ada di tengah laut, jadi kami berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api,” terangnya.

Pria yang berdomisili di Jalan Gunung Panjang ini menjelaskan, setiap pekerjaan memang penuh dengan risiko, begitu juga dengan bekerja di bagian pemadam kebakaran. Namun untuk mengurangi risiko yang lebih besar, pihaknya berusaha mengantisipasi agar kebakaran tidak sampai melebar ke lokasi lainnya. “Bukan berarti rumah yang sudah terlanjur terbakar tidak kita padamkan, tapi kita harus berusaha mencegah agar kebakaran tidak sampai melebar,” pungkasnya. (*/udi)


BACA JUGA

Senin, 25 Juni 2018 11:53

Panwaslu Antisipasi Kecurangan

MEMASUKI masa tenang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Senin, 25 Juni 2018 11:51

TKBM Tetap Harapkan Pembayaran

TANJUNG REDEB - Pihak Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau sangat menyayangkan langkah Asosiasi…

Senin, 25 Juni 2018 11:48

Disdik “Angkat Tangan”, Soal Usulan Tes Narkoba di Puskesmas bagi Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Usulan Wakil Ketua DPRD Berau Saga, agar pelaksanaan tes narkoba bagi calon siswa…

Senin, 25 Juni 2018 11:45

KPU Berau Dituding Tak Profesional, Hingga H-3, Berau Masih Kekurangan 1.700 Surat Suara

SAMARINDA – Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim tinggal dua hari lagi.…

Minggu, 24 Juni 2018 12:13

Warning dari Kapolres, Pungli PPDB Dijerat UU Tipikor

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memastikan tidak diam untuk mencegah potensi…

Minggu, 24 Juni 2018 12:11

Satu Lagi Pengedar Diringkus

SATRESNARKOBA Polres Berau kembali budak sabu. Setelah tiga pengedar yang baru-baru ini telah menghuni…

Minggu, 24 Juni 2018 12:09

IPB Akui Salah Mengelola Limbah

TANJUNG REDEB - Direktur PT Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin, mengakui adanya kesalahan pengelolaan…

Minggu, 24 Juni 2018 12:08

Atasi Keretakan Badan Jalan Ahmad Yani, Harus Dilakukan Ahlinya

TANJUNG REDEB - Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 24 Juni 2018 12:07

Jangan Persulit Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Calon Peserta Didik (CPD) jenjang SMA sederajat, diwajibkan melakukan tes narkoba…

Sabtu, 23 Juni 2018 13:32

Jalan Ahmad Yani Rawan Ambles, PU Bakal Buat Kajian Teknis

TANJUNG REDEB - Retakan di badan Jalan Ahmad Yani atau yang biasa disebut Tepian Tanjung dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .