MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 10:15
Perkara Proyek Boiler Unit 4 PLTU Lati, Bisa Masuk Ranah Korupsi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati boiler 4 terus dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Berau. Hingga kontrak berakhir Desember 2017, proyek tersebut dipastikan tidak selesai, bahkan sama sekali tidak ada wujudnya.

“Waktu itu kami memang tunggu kontrak berakhir untuk lebih mendalaminya. Dan nyatanya memang proyek tidak ada sampai awal tahun 2018,” terang Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa, beberapa waktu lalu.

Pihaknya, kata Damus, sudah berkoordinasi dengan ahli pidana dan dipastikan permasalahan ini masuk kategori korupsi. Pasalnya, uang muka sebesar Rp 14,8 miliar untuk proyek tersebut tidak ada wujudnya, ditambah PLTU Lati yang dikelola PT Indo Pusaka Berau (IPB) sebagian besar merupakan saham milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau

“Kami menargetkan tahun 2018 ini perkara naik ke tingkat penyidikan,” ujarnya.

Naik ke tingkat penyidikan, sebelum menetapkan tersangka, ujar Damus pihaknya terlebih dahulu melakukan perhitungan kerugian negara melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Timur (Kaltim).

“Setelah didapat hasil kerugian negara baru kami gelar ke Polda terlebih dulu sebelum penetapan tersangka,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim, kata Damus belum bertindak lebih jauh hingga November 2017, karena salah satu dokumen kontrak proyek baru berakhir Desember 2017. Ya, seperti diketahui, proyek boiler 4 di PLTU ini terdapat dua kontrak. Dokumen pertama menyatakan berakhir pada pertengahan tahun 2017, sementara dokumen lainnya pekerjaan harus selesai di akhir tahun.

“Perkara memang terus ditindaklanjuti, kami juga menunggu berakhirnya pekerjaan  bulan depan (Desember, Red.),” tuturnya.

Menurut Damus, proyek dipastikan tak dapat terlaksana atau terealisasi. Pasalnya, pekerjaan pembangkit membutuhkan waktu yang tak sebentar.

Ditanya, keaslian dua dokumen yang ada, Damus mengaku jika keduanya dokumen asli.

Terpisah Direktur Utama (Dirut) PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati, Najemuddin, membenarkan berakhirnya dokumen kontrak proyek Nomor 38 itu pada Desember 2017. Sementara dokumen yang satu lagi bernomor 24 sudah berakhir.

Seperti diketahui, PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati, meminjam dana dari bank sebesar Rp 43 miliar pada tahun 2015, dan sebesar Rp 14,8 miliar digunakan untuk uang muka proyek boiler unit #4 yang hingga sekarang belum juga terealiasi.

Dari hasil penyelidikan terakhir, sudah ada 13 orang yang diminta keterangan oleh polisi atas perkara ini.

Sebelumnya, Najemuddin menyatakan, jika proyek ini sangat merugikan pihaknya dan masyarakat.

Jika proyek berjalan sejak akhir tahun 2015, seharusnya listrik dari pembangkit unit tersebut sudah bisa digunakan. Akibatnya, setiap terjadi pemeliharaan atau kerusakan di pembangkit yang ada, maka suplai daya ke PT PLN Area Berau berkurang, dan masyarakat jadi korban pemadaman listrik bergiliran.

Selain itu itu, karena proyek tak berjalan IPB terus membayar angsuran beserta bunga, cash flow (arus kas/keuangan) perusahaan juga terganggu.(app2)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 13:21

Pelindo Tak Pernah Terima Permohonan Pandu

TANJUNG REDEB – Manajer Pelayanan Kapal Pelindo IV Berau, Manggi, menyebut tugboat Bintang Setiawan…

Selasa, 25 September 2018 13:18

Minim Jam Terbang, Tingkatkan Intensitas Latihan

Terbilang cabang olahraga baru dan kurang dikenal di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 13:17

Progres Perbaikan Masih 15 Persen

MARATUA – Perbaikan atas kerusakan beberapa fasilitas di Pulau Kakaban, belum menunjukkan progres…

Selasa, 25 September 2018 13:17

Hanya 1 Formasi untuk K2

TANJUNG REDEB – Menjelang dibukanya tahap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018,…

Senin, 24 September 2018 13:21

Terseret Tongkang, Tugboat Bintang Setiawan Terbalik

TANJUNG REDEB – Tugboat atau kapal tunda dengan nama lambung TB Bintang Setiawan 98, kandas di…

Senin, 24 September 2018 13:20

Gelar Pemusatan Latihan di Bidukbiduk

Cabang olahraga Dayung ingin tampil maksimal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutim.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Perekrutan Dilakukan Sekolah

TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Didi Rahmadi, mengakui jika instruksi presiden…

Minggu, 23 September 2018 15:32

Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta…

Minggu, 23 September 2018 15:30

Agendakan World Summit Coral Triangle di Maratua

TANJUNG REDEB - Banyak gagasan yang bisa dilakukan dalam mempromosikan Pulau Maratua di Berau, sebagai…

Minggu, 23 September 2018 15:26

Target Dua Emas, Yakin dengan Kualitas Atlet

Cabang olahraga wushu bukanlah cabang baru di Berau, khalayaknya Gateball maupun Woodball. Dua medali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .