MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 10:15
Perkara Proyek Boiler Unit 4 PLTU Lati, Bisa Masuk Ranah Korupsi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati boiler 4 terus dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Berau. Hingga kontrak berakhir Desember 2017, proyek tersebut dipastikan tidak selesai, bahkan sama sekali tidak ada wujudnya.

“Waktu itu kami memang tunggu kontrak berakhir untuk lebih mendalaminya. Dan nyatanya memang proyek tidak ada sampai awal tahun 2018,” terang Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa, beberapa waktu lalu.

Pihaknya, kata Damus, sudah berkoordinasi dengan ahli pidana dan dipastikan permasalahan ini masuk kategori korupsi. Pasalnya, uang muka sebesar Rp 14,8 miliar untuk proyek tersebut tidak ada wujudnya, ditambah PLTU Lati yang dikelola PT Indo Pusaka Berau (IPB) sebagian besar merupakan saham milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau

“Kami menargetkan tahun 2018 ini perkara naik ke tingkat penyidikan,” ujarnya.

Naik ke tingkat penyidikan, sebelum menetapkan tersangka, ujar Damus pihaknya terlebih dahulu melakukan perhitungan kerugian negara melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Timur (Kaltim).

“Setelah didapat hasil kerugian negara baru kami gelar ke Polda terlebih dulu sebelum penetapan tersangka,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim, kata Damus belum bertindak lebih jauh hingga November 2017, karena salah satu dokumen kontrak proyek baru berakhir Desember 2017. Ya, seperti diketahui, proyek boiler 4 di PLTU ini terdapat dua kontrak. Dokumen pertama menyatakan berakhir pada pertengahan tahun 2017, sementara dokumen lainnya pekerjaan harus selesai di akhir tahun.

“Perkara memang terus ditindaklanjuti, kami juga menunggu berakhirnya pekerjaan  bulan depan (Desember, Red.),” tuturnya.

Menurut Damus, proyek dipastikan tak dapat terlaksana atau terealisasi. Pasalnya, pekerjaan pembangkit membutuhkan waktu yang tak sebentar.

Ditanya, keaslian dua dokumen yang ada, Damus mengaku jika keduanya dokumen asli.

Terpisah Direktur Utama (Dirut) PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati, Najemuddin, membenarkan berakhirnya dokumen kontrak proyek Nomor 38 itu pada Desember 2017. Sementara dokumen yang satu lagi bernomor 24 sudah berakhir.

Seperti diketahui, PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati, meminjam dana dari bank sebesar Rp 43 miliar pada tahun 2015, dan sebesar Rp 14,8 miliar digunakan untuk uang muka proyek boiler unit #4 yang hingga sekarang belum juga terealiasi.

Dari hasil penyelidikan terakhir, sudah ada 13 orang yang diminta keterangan oleh polisi atas perkara ini.

Sebelumnya, Najemuddin menyatakan, jika proyek ini sangat merugikan pihaknya dan masyarakat.

Jika proyek berjalan sejak akhir tahun 2015, seharusnya listrik dari pembangkit unit tersebut sudah bisa digunakan. Akibatnya, setiap terjadi pemeliharaan atau kerusakan di pembangkit yang ada, maka suplai daya ke PT PLN Area Berau berkurang, dan masyarakat jadi korban pemadaman listrik bergiliran.

Selain itu itu, karena proyek tak berjalan IPB terus membayar angsuran beserta bunga, cash flow (arus kas/keuangan) perusahaan juga terganggu.(app2)

 


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 00:35

Ambil Wudu untuk Atasi Rasa Gugup

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah ini turut menggambarkan sosok Elriani Putri Ramadaniah, peraih…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:34

Tahun Ini, Beasiswa SMA dan S1 Bisa Cair

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau Basri Sahrin mengakui anggaran beasiswa…

Jumat, 25 Mei 2018 00:18

Warga Sebut TPA Tak Lagi Menyengat

TANJUNG REDEB – Upaya Pemkab dalam hal ini Bupati Berau Muharram untuk memastikan dan melakukan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:17

Keputusan Diserahkan ke Bupati

TANJUNG REDEB – Penyelesaian batas-batas wilayah antarkampung masih menjadi pekerjaan rumah (PR)…

Jumat, 25 Mei 2018 00:16

Darah di Hidung karena Mimisan

TANJUNG REDEB – Pemeriksaan psikologis yang tengah dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:14

Utamakan Syiar Agama, Juara Jadi Bonusnya

Setelah dua tahun pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kaltim hanya mencicipi juara dua…

Jumat, 25 Mei 2018 00:13

Belum Tuntas karena Anggaran Terbatas

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mengakui jika proyek penataan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:33

Qiraat Mujawwad Remaja Terbaik, Hadiah untuk Modal Kuliah

Sukses mengharumkan nama Berau di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Kalimantan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .