MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 14 Januari 2018 10:18
Harga Lada Kian Darurat, Petani Ubah Pola Penanaman
CEGAH KERUGIAN: Para petani lada mulai mengubah pola tanam dengan menggunakan pupuk dan pestisida alami.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penurunan harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani kian resah. Pada pertemuan yang dilaksanakan di Graha Pemuda, Tanjung Redeb kemarin (13/1) Tanjung Redeb oleh sejumlah petani lada dan kakao, turut dibahas mengenai persoalan harga tersebut.

Namun, dalam pertemuan tersebut, para petani juga tidak bisa menyalahkan siapa pun. Pasalnya, harga lada di pasar Indonesia juga turun drastis hingga Rp 50 ribu per kilogram.

Menurut salah seorang petani lada Sayudi yang bermukim di Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, harga lada saat ini berkisar Rp 65 ribu per kilogram. Harga itu turun drastis dibandingkan 2015 lalu yang sempat mencapai Rp 160 ribu per kilogram.

Rendahnya harga jual lada tersebut, menurut Sayudi tidak hanya karena lesunya pasar. Juga dikarenakan belum adanya sistem pemasaran yang stabil sehingga dapat menjamin keberlangsungan produksi lada dari petani. “Harga masih ditentukan atau dikendalikan oleh para pengepul-pengepul. Itu masalahnya,” ungkapnya.

Demi kembali mendongkrak harga lada, para petani juga berkomitmen meningkatkan kualitas produksi lada. Menurutnya, selama ini para petani masih banyak bergantung bahan-bahan kimia untuk merawat ladanya. Terutama dari penggunaan pupuk dan pestisida.

Nah, mengantisipasi hal itu, menurut Sayudi penting untuk mengganti pupuk kompos demi meningkatkan kesuburan tanaman lada. Serta menggunakan pestisida alami yang berasal dari buah-buahan demi merawat tanaman terhindar dari serangan hama.

“Ini juga supaya hasil panen lebih meningkat dan lebih produktif lagi. Kami sadar, sistem pengelolaan yang buruk bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang dapat membuat biaya produksi justru jauh lebih tinggi,” jelas pria yang memiliki sertifikat sebagai trainer untuk petani.

Perihal itu juga dibenarkan oleh petani lada lainnya, Antonius. Ia berharap, pemerintah lebih aktif untuk memerhatikan petani lada. Terlebih, Berau saat ini sudah menjadi pengahsil lada terbesar di Kaltim setelah Kutai Kartanegara.

“Harapan saya, semoga ada dukungan dari pemerintah untuk mengatasai masalah yang terjadi untuk para petani lada saat ini. Supaya para petani mau bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya. (*/sof/rio)


BACA JUGA

Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Tambah Anggaran untuk Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, tengah fokus dalam mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Berau.…

Sabtu, 06 Januari 2018 12:41

Terpenting Pasar Tumbuh Dahulu

TANJUNG REDEB – Efek positif dari kestabilan harga batu bara tidak hanya diharapkan oleh pengusaha…

Jumat, 05 Januari 2018 09:47

Imbas Kenaikan Harga Batu Bara, Lebih Berdampak Sosial

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga “emas hitam”, diharapkan tidak hanya berdampak pada…

Kamis, 04 Januari 2018 00:20

Harapan dari “Emas Hitam”

TANJUNG REDEB – 2018 menjadi tahun paling ditunggu bagi para pelaku usaha. Bagaimana tidak, bisnis…

Rabu, 03 Januari 2018 00:04

Monyet Rugikan Petani, Minta Distertan Mengambil Tindakan

BATU PUTIH – Hama monyet kian meresahkan petani palawija di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih.…

Minggu, 31 Desember 2017 00:11

Harga Ikan Naik Rp 15 ribu

TANJUNG REDEB – Jelang malam pergantian tahun, harga ikan di Berau melambung. Khususnya Ikan Putih…

Sabtu, 30 Desember 2017 14:43

Kejar Mimpi Jadi Lumbung Padi Berau

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus menggeliatkan sektor pertanian, demi mewujudkan…

Sabtu, 30 Desember 2017 14:36

Petani Berharap Harga Lada Membaik

BATU PUTIH – Mendekati pengujung 2017, harga lada di kalangan petani di wilayh pesisir selatan…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:53

Ekonomi Masih Tertekan

TANJUNG REDEB – Tahun ini dilalui para pelaku ekonomi dengan cukup melelahkan. Meski tertolong…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:50

Mudah “Dimainkan”, Investasi Cabai Menjanjikan

SALAH satu fenomena perekonomian yang langsung terasa pada tahun ini adalah kenaikan harga cabai hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .