MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 14 Januari 2018 10:18
Harga Lada Kian Darurat, Petani Ubah Pola Penanaman
CEGAH KERUGIAN: Para petani lada mulai mengubah pola tanam dengan menggunakan pupuk dan pestisida alami.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penurunan harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani kian resah. Pada pertemuan yang dilaksanakan di Graha Pemuda, Tanjung Redeb kemarin (13/1) Tanjung Redeb oleh sejumlah petani lada dan kakao, turut dibahas mengenai persoalan harga tersebut.

Namun, dalam pertemuan tersebut, para petani juga tidak bisa menyalahkan siapa pun. Pasalnya, harga lada di pasar Indonesia juga turun drastis hingga Rp 50 ribu per kilogram.

Menurut salah seorang petani lada Sayudi yang bermukim di Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, harga lada saat ini berkisar Rp 65 ribu per kilogram. Harga itu turun drastis dibandingkan 2015 lalu yang sempat mencapai Rp 160 ribu per kilogram.

Rendahnya harga jual lada tersebut, menurut Sayudi tidak hanya karena lesunya pasar. Juga dikarenakan belum adanya sistem pemasaran yang stabil sehingga dapat menjamin keberlangsungan produksi lada dari petani. “Harga masih ditentukan atau dikendalikan oleh para pengepul-pengepul. Itu masalahnya,” ungkapnya.

Demi kembali mendongkrak harga lada, para petani juga berkomitmen meningkatkan kualitas produksi lada. Menurutnya, selama ini para petani masih banyak bergantung bahan-bahan kimia untuk merawat ladanya. Terutama dari penggunaan pupuk dan pestisida.

Nah, mengantisipasi hal itu, menurut Sayudi penting untuk mengganti pupuk kompos demi meningkatkan kesuburan tanaman lada. Serta menggunakan pestisida alami yang berasal dari buah-buahan demi merawat tanaman terhindar dari serangan hama.

“Ini juga supaya hasil panen lebih meningkat dan lebih produktif lagi. Kami sadar, sistem pengelolaan yang buruk bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang dapat membuat biaya produksi justru jauh lebih tinggi,” jelas pria yang memiliki sertifikat sebagai trainer untuk petani.

Perihal itu juga dibenarkan oleh petani lada lainnya, Antonius. Ia berharap, pemerintah lebih aktif untuk memerhatikan petani lada. Terlebih, Berau saat ini sudah menjadi pengahsil lada terbesar di Kaltim setelah Kutai Kartanegara.

“Harapan saya, semoga ada dukungan dari pemerintah untuk mengatasai masalah yang terjadi untuk para petani lada saat ini. Supaya para petani mau bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya. (*/sof/rio)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:00

Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam…

Selasa, 11 September 2018 13:51

Tingkatkan Budidaya Perikanan lewat Program Intensifikasi

TANJUNG REDEB – Program intensifikasi pembudidaya unggulan, mulai dijalankan Dinas Perikanan Berau.…

Senin, 10 September 2018 12:52

Harga Buah Impor Naik

TANJUNG REDEB – Diduga nilai tukar dolar terhadap rupiah yang melonjak tinggi, berpengaruh pada…

Senin, 10 September 2018 12:51

Turun Tiga Kali, Petani Keluhkan Harga Kelapa Sawit

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kecamatan Batu Putih kembali mengeluh lantaran…

Kamis, 06 September 2018 15:06

Penyaluran Elpiji 3 Kg Masih Tak Tepat Sasaran

TANJUNG REDEB - Sulitnya mendapatkan tabung gas melon di sejumlah kampung wilayah pesisir selatan Berau,…

Selasa, 04 September 2018 10:58

Cuaca Tak Menentu Pengaruhi Harga Sayur

TANJUNG REDEB - Harga sayuran di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami perubahan begitu cepat setiap…

Selasa, 04 September 2018 10:57

Pertanian dan Perkebunan Jadi Andalan Sumber Mulya

TALISAYAN - Hingga kini sektor pertanian masih menjadi salah satu usaha dalam menopang perekonomian…

Jumat, 31 Agustus 2018 14:03

Gas Elpiji di Pesisir Kerap Kosong

TALISAYAN - Kurang lancarnya pasokan gas elpiji di sejumlah wilayah di pesisir selatan Berau, berdampak…

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .