MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 15 Januari 2018 12:13
Usai Pensiun, Pilih Wakafkan Diri di Masjid

Pengurus-Pengurus Masjid di Bumi Batiwakkal: Hasan Gazali (2)

LEBIH BANYAK DI MASJID: Hasan Gazali usai tertidur di halaman masjid sambil menunggu waktu salat Asar, Minggu (14/1).

PROKAL.CO, Usianya sudah cukup uzur. Sudah masuk 82 tahun. Tapi Hasan Gazali tidak ingin memutus amal ibadahnya, dan selalu berusaha berbuat yang terbaik, agar jemaah Masjid Nurul Falah selalu nyaman saat beribadah.

 

SINJA LUKY, Teluk Bayur

 

SUASANA sepi menyambut kedatangan Berau Post saat memasuki halaman masjid yang berada di Jalan Marsma Iswahyudi, RT 2, Kelurahan Rinding, Teluk Bayur, sekitar pukul 15.00 Wita. Hanya ada dua orang yang tengah asyik berbaring di halaman masjid, sambil menunggu datangnya waktu salat Asar. Salah satunya Hasan Gazali.

Selain menjadi pengurus, Hasan juga berperan sebagai penjaga masjid. Dia bercerita, awal mula keterlibatannya dalam mengelola masjid yang berdiri sejak 1980 silam tersebut, hanya karena ajakan rekannya yang sebelumnya sudah menjadi pengurus masjid. Hasan yang tinggal di sekitar masjid, pada tahun 2007 silam, diminta pengurus untuk menjadi pengelola masjid dengan luas bangunan sekitar 450 meter persegi tersebut, setelah dirinya tak lagi bekerja sebagai operator.

“Sudah 10 tahun saya di sini (mengelola masjid),” katanya kepada Berau Post kemarin (14/1).

Hasan sendiri tak pernah menyangka bakal menjadi pengelola masjid di Bumi Batiwakkal. Sebab, pria yang dulunya merupakan operator alat berat tersebut, awalnya adalah perantau dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, ke Kota Samarinda, tahun 1963 silam. “Saya juga tidak tahu kenapa bisa sampai ke Berau, tapi memang di sini juga ada anak saya tiga orang. Yang lain ada di Banjar, Kendari juga,” terang ayah 10 anak ini.

Hasan mengaku tertarik ketika diajak menjadi pengelola masjid Nurul Falah, karena punya niat untuk mewakafkan diri di usianya yang semakin senja. Setiap harinya, Hasan yang membersihkan bagian dalam dan luar masjid, hanya untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah saat beribadah. Sebab menurut Hasan, makin banyak jemaah yang datang ke masjid, maka semakin makmur pula masjid yang dikelolanya. Dengan demikian, dia tidak ingin membuat jemaah yang datang terganggu, hanya karena masjid tidak dibersihkan.

“Terutama ketika mau datang waktu salat, saya harus bisa memastikan masjid sudah bersih sebelum jemaah datang,” terangnya.

Hasan juga mengaku lebih banyak menghabiskan waktunya di masjid ketimbang berada di rumah setiap harinya. Terutama di siang hari, Hasan lebih memilih beristirahat di masjid, walaupun rumahnya sebenarnya sangat dekat dengan masjid yang memiliki luas tanah sekitar 600 meter persegi tersebut.

Keinginannya untuk “mewakafkan” diri mengurus masjid, juga didukung keluarganya. Walau tak jarang anak-anaknya membujuk agar dirinya dan istrinya mau tinggal bersama di Tanjung Redeb. “Anak memang sering mengajak tinggal di rumahnya, tapi kita (Hasan, red) rasa masih mampu. Jadi anak-anak yang sering jenguk ke sini,” ungkapnya.

Dengan keikhlasannya mengurus masjid jami tersebut, Hasan kerap mendapat penghasilan tambahan dari aktivitasnya mengelola masjid. “Kalau dikasih kita terima, yang jelas saya mengerjakan ini ikhlas, agar saya bisa terus berguna untuk masyarakat,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 00:11

Keluarga Bantah Serangan Jantung dan Stroke

SAMARINDA - Foto Nusyirwan Ismail terbaring sakit membuat heboh jagad maya kemarin (23/2). “Tumbangnya”…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:10

Oknum Ketua RT Kena OTT

TANJUNG REDEB – Tim Saber Pungli Berau berkasi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:09

Sandal Hanyut, Nyawa Melayang

TANJUNG REDEB – Sungai Merancang makan korban. Busman (23), warga RT 6, Kampung Merancang Ulu,…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:07

Tim Disiplin Belum Putuskan Sanksi

TANJUNG REDEB – Kasus kepemilikan dan peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang menjerat Andi, oknum…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:04

Lumba-Lumba Terdampar saat Laut Surut

TANJUNG REDEB – Nelayan dan masyarakat Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, dibuat kaget melihat…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

Ular Bikin Listrik Padam

TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

JPU Hadirkan Dua Saksi, Lanjutan Sidang Kasus Pembunuhan yang Dipicu Rasa Cemburu

TANJUNG REDEB – Sidang lanjutan kasus pembunuhan Baharuddin (53), warga Km 2 Jalan Raya Bangun…

Jumat, 23 Februari 2018 11:25

Perusahaan Harus Ambil Peran, Perbaiki Kerusakan Poros Sambaliung-Talisayan

TANJUNG REDEB – Desakan untuk memperbaiki kondisi jalan poros Sambaliung-Talisayan juga disuarakan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:24

Oknum PNS Residivis Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau,  bekerja sama dengan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:21

Pengacara Rita: Angka Gratifikasi Cuma Asumsi Jaksa

JAKARTA -Gratifikasi senilai Rp 469 miliar yang didakwakan jaksa kepada Bupati Kutai Kartanegara nonaktif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .