MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 15 Januari 2018 12:26
Jalan Rusak, Warga Keroyokan Menambal

17 Lubang Ancam Keselamatan Pengendara

GOTONG-ROYONG: Ratusan warga dari sejumlah komunitas memperbaiki Jalan Poros Teluk Bayur-Labanan yang berlubang, kemarin (14/1)

PROKAL.CO, TELUK BAYUR – Setelah diaspal oleh PT Supra Bara Energi (SBE) pada 2016 lalu, Jalan Poros Teluk Bayur menuju Labanan kembali mengalami kerusakan. Terdapat sejumlah lubang di badan jalan. Paling parah berdekatan dengan simpang hauling PT SBE.

Minggu (14/1) ratusan warga dari sejumlah kampung beramai-ramai memperbaiki jalan tersebut. Menurut salah seorang petugas kesehatan Puskesmas Induk Labanan yang ikut terlibat dalam gerakan ini mengatakan, terdapat 17 titik lubang yang mengganggu pengguna jalan.

“Lubang-lubangnya itu di area dekat jalur perusahaan PT SBE. Kami mulai dari arah Labanan dan sudah empat titik yang selesai,” ujar pria yang karib disapa Aceng (32) oleh rekan-rekannya.

Ditambahkannya, inisiatif ini muncul tiga hari yang lalu pascaterjadinya kecelakaan di kawasan tersebut. Karena khawatir kecelakaan kembali terjadi, muncul gagasan untuk bekerjasama menutupi badan jalan yang berlubang itu.

Masyarakat kampung Labanan langsung setuju dengan gagasan tersebut dan bersedia memberikan tenaganya bekerjasama memperbaiki jalan yang rusak. Untuk bahan material seperti semen, pasir dan koral didapat melalui sumbangan sejumlah toko bangunan yang ada di Kampung Labanan. “Sehingga, tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Aceng juga mengatakan bahwa penutupan lubang jalan di lingkungan perusahaan PT SBE ini juga mendapat pengawalan baik dari pihak Kepolisian Sektor Teluk Bayur. Sementara untuk proses pengerjaannya, penutupan lubang di 17 titik ini di badan Jalan Poros Teluk Bayur–Labanan ini dikatakannya selesai dalam satu hari.

“Mulai dari warga Labanan Jaya, Labanan Makmur, Karang Taruna, SH Teratai, anak motor Labaran Racing Team. Hampir semua ikut membantu. Material bangunan pun dibantu. Alhamdulillah selesai lebih cepat, dan tidak butuh banyak dana. Dan tidak ada maksud apapun, murni hanya demi keselamatan bersama,” terangnya.

Terpisah, Kepala Kampung Labanan Makmur Mupit Datusahlah yang sempat dikonfirmasi Berau Post mengaku sangat mengapresiasi dan berbangga kepada masyarakat kampung Labanan. Kegiatan itu dinilainya sangat positif dan patut dicontoh oleh semua pihak.

“Kegiatan yang dilakukan masyarakat Labanan ini menjadi langkah maju dalam merespons kondisi sosial masyarakat kita. Utamanya dalam melakukan gotong royong menambal dan melakukan perbaikan jalan umum yang rawan kecelakaan, ditambah kondisinya rusak parah dan berlubang. Pemerintah juga tentunya sangat terbantu,” tutur Mupit.

Hanya saja dirinya menyayangkan pelaku investasi yang terkadang kurang peka dengan kondisi tersebut. Padahal berada dekat dengan lintasan hauling PT SBE yang dikatakannya kerap memakan korban. Maka itu, dirinya berharap kepekaan perusahaan pertambangan yang berada di jalur Jalan Teluk Bayur–Labanan, agar lebih peka.

“Soalnya, hal ini bukan masalah tanggungan pemerintah atau apa. Tetapi dengan gotong-royong ternyata lebih mudah dan lebih cepat selesainya. Tidak sampai ada kecelakaan segala,” tandasnya. (*/ech/rio)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 13:26

Hari Statistik Nasional, Perayaan bagi Seluruh Insan Statistik

DEWASA ini, statistik memiliki posisi penting dalam pembangunan bangsa. Peran data sebagai penentu kebijakan…

Selasa, 25 September 2018 13:24

September, BPBD Tangani 11 Karhutla

TANJUNG REDEB – Pada September ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, terhitung…

Selasa, 25 September 2018 13:24

TRC Respons Keluhan Warga

TANJUNG REDEB - Menindak lanjuti kondisi Jalan Bujangga yang berpotensi membahayakan pengendara, karena…

Selasa, 25 September 2018 13:23

Pantai Giring-Giring Abrasi, Warga Khawatir

BIDUKBIDUK- Warga yang berada di sekitar pantai Kampung Giring-Giring Kecamatan Bidukbiduk, mulai waswas…

Minggu, 23 September 2018 15:34

Sepekan, Puluhan Titik Api Terpantau

TANJUNG REDEB – Dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau,…

Sabtu, 22 September 2018 14:24

Hutan Jati Seluas 2 Ha Terbakar

TALISAYAN - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Talisayan. Tepatnya di Talisayan seberang,…

Sabtu, 22 September 2018 11:28

Gundukan di Jalan Bujangga Dinilai Berbahaya

TANJUNG REDEB – Dianggap membahayakan bagi pengendara, warga minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Jumat, 21 September 2018 10:58

P2TP2A Bakal Kumpulkan Orangtua di Sekolah

TANJUNG REDEB – Perilaku menyimpang isap lem oleh anak-anak di media sosial (medsos), yang terjadi…

Kamis, 20 September 2018 00:27

Pengelolaan Objek Wisata Tulung Ni Lenggo Diapresiasi

BATU PUTIH - Meskipun terbilang jauh, namun tak menghalangi wisatawan untuk berlibur ke Tulung Ni Lenggo…

Kamis, 20 September 2018 00:26

Sulit Cari Solar di Pesisir Selatan Berau

BATU PUTIH - Solar eceran di sejumlah kampung pesisir selatan Berau, mulai langka. Hal itu terjadi di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .