MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 16 Januari 2018 00:14
Petani Lada Masih Cemas

Khawatir Harga Kembali Anjlok

DIBUAT PUSING: Anjloknya harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani khawatir. Pasalnya, harga tidak menunjukkan adanya perbaikan hingga kini.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Petani lada di wilayah Kecamatan Talisayan, masih khawatir harga salah satu komoditi ekspor itu kembali mengalami penurunan tahun ini. Pasalnya, pergerakan maupun tanda-tanda membaiknya harga lada yang kini Rp 50 ribu per kilogram (kg), belum menampakkan “wujudnya”.

Kekhawatiran itu diutarakan Waiz, petani lada Kecamatan Talisayan. Ia mengatakan, meski telah memasuki 2018 dan berakhirnya masa panen, harga lada sedikit pun tidak mengalami pergerakan.

“Belum ada perubahan harga. Sisa panen tahun lalu masih dihargai tengkulak Rp 50 ribu per kg-nya. Karena harga pasaran Rp 60 ribu kata tengkulaknya,” katanya kepada Berau Post, Senin (15/1).

Ditakutkannya, kondisi itu malah akan bertambah buruk. Maksudnya, harga lada masih bisa mengalami pasang surut di pasaran. ”Kalau naik alhamdulillah. Kalau turun ini, aduh pusing kepala dibuatnya. Seperti tahun lalu, diharapkan naik malah tambah parah. Terus menurun hingga usai akhir tahun,” ucapnya.

Senada juga diutarakan Warsito, petani lada lainnya. Ia mengatakan, kembali anjloknya harga lada bisa saja kembali terjadi tahun ini. “Suasanannya seperti tahun lalu. Eh, tiba-tiba harga turun kisaran Rp 75 ribu per kg dari 125 ribu per kg-nya. Tak berselang lama turun lagi, sampai dengan harga sekarang, Rp 50 ribu per kg,” bebernya.

 Oleh karena itu, dirinya berharap segera ada solusi dari pemerintah pusat maupun daerah, terkait anjloknya harga lada yang dinilai tak wajar. Pasalnya, kondisi ini merata dirasakan petani lada di Indonesia.

“Tindakan mereka (pemerintah, Red.) yang sangat dinanti petani. Karena lada sudah menjadi mata pencaharian kami yang dinilai sangat menguntungkan, ketimbang jenis tanaman lain dari segi ekonomis,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…

Senin, 20 Agustus 2018 13:28

Kapal dan Alat Tangkap Masih Tertinggal

TANJUNG REDEB - Sekitar 90 persen nelayan yang ada di Kabupaten Berau, mencari ikan hanya di sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 13:26

Masih Terpuruk, Lada Dinilai Tak Lagi Menjanjikan

TALISAYAN- Rendahnya harga lada sepertinya menjadi keluhan bagi petani. Khususnya petani yang berada…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:22

Pasokan Ikan Kurang, Ternyata Nelayan Lebih Pilih Jual di Luar, TERNYATA INI ALASANNYA

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, menyebut ada beberapa faktor pemicu kurangnya pasokan…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:18

BUMK Harus Maksimalkan Potensi yang Ada

TALISAYAN - Selain mengelola anggaran yang dikucurkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK), dari pemerintah…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:59

Pasokan Sedikit, Harga Ikan Naik

TANJUNG  REDEB - Cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut memaksa nelayan di Kabupaten Berau, mengurangi…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Demi Biaya Perawatan, Petani Harap Harga Sawit Naik

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, mengharapkan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:19

Akui Penjualan Sapi Kurban Sepi

TANJUNG REDEB -  Menjelang Hari Raya Kurban, para pedagang hewan kurban sudah nampak menjajakan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:14

Jangan Jual Sapi Bantuan Pemerintah

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, mengingatkan agar masyarakat peternak sapi untuk berhati-hati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .