MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 16 Januari 2018 00:15
Bulog Datangkan 450 Ton Beras dari Sulawesi

Antisipasi Lonjakan Harga dan Kekosongan

CEGAH KEPANIKAN DI MASYARAKAT: Bulog mendatangkan 450 ton beras dari Sulawesi untuk mencegah terjadinya kekosongan dan lonjakan harga.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga beras yang melonjak tinggi di beberapa wilayah di Kaltim, membuat Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau yang mengelola cadangan beras pemerintah (CBP) bersiap-siap mendatangkan beras dari Sulawesi sebanyak 450 ton.

Jumlah tersebut ujar staf Kantor Seksi Logistik (Kansilog) tanjung Redeb Suwarsono, akan mencukupi untuk kebutuhan beras di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau- hingga lima bulan ke depan.

Namun, pihaknya menjelaskan akan berkoordinasi dengan Bulog pusat untuk menambah stok beras lagi, agar aman hingga akhir tahun. “Tujuannya untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi saja,” ujarnya kepada Berau Post, kemarin (15/1).

Buruknya cuaca di kondisi musim penghujan seperti saat ini ucap Suwarsono, membuat stok beras sedikit menipis. Bahkan, sejumlah petani di Jawa dan Sulawesi ujarnya terancam gagal panen. Hal itu, membuat sejumlah daerah di Indonesia juga berjaga-jaga agar tidak kekurangan beras.

Nah, terkait penambahan stok beras tersebut, Suwarsono belum tahu secara pasti. Karena pihaknya belum mendapat jadwal regional dari Balikpapan.   “Tergantung stok biasanya bisa bertahan sampai 6 bulan. Yang jelas jika merasa kurang akan ada penambahan. Namun saat ini masih belum ada jadwal. Biasanya ada informasi regional dari Balikpapan terkait penambahan itu,” ujarnya.

Diketahui Bulog juga belum bisa melakukan penyerapan beras milik petani lokal tahun ini. Karena harga jual dari petani lebih tinggi dari ketetapan harga pembelian pemerintah (HPP.

“Tahun lalu ada, tapi untuk tahun ini belum tahu. Jarena harga beras lokal masih sekitar Rp 9 ribu per kilogram (kg). Sementara HPP hanya Rp 7.300 per kg,” jelasnya.

Suwarsono menambahkan mengenai kenaikan harga beras di pasar belum mengetahui lebih pasti. Sebab dirinya dan tim belum ada turun ke lapangan untuk mengecek harga beras saat ini.

“Saya dengar sih memang ada kenaikan, dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kg. Tapi untuk lebih jelasnya nanti konfirmasi ke pihak Disperindagkop saja,” bebernya.

Setelah dikonfirmasi, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Wiyati mengaku, hingga saat ini dirinya belum ada menerima hasil laporan operasi lapangan untuk kenaikan harga beras.

“Saya hari ini belum ada menandatangani laporan tentang harga hari ini, untuk pastinya besok saya berikan kabar,” tegasnya. (*/mar/rio)


BACA JUGA

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…

Minggu, 22 April 2018 12:30

Sistem Diubah, Dispora Pesimistis

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, pesimistis target retribusi…

Minggu, 22 April 2018 12:29

GELIAT PERTANIAN !!! Berau Programkan 10 Ribu Ha Jagung

TANJUNG REDEB - Meskipun perkebunan kelapa sawit semakin eksis, namun tak mempengaruhi sektor pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .