MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 18 Januari 2018 00:14
Elpiji Melon Mulai Langka
RESAHKAN PENJUAL DAN MASYARAKAT: Elpiji 3 kg kini mulai sulit ditemui di pasaran. Tampak para penyalur elpiji, mengeluarkan tabung gas berukuran 3 kg dari dalam mobil boks.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Para agen elpiji di Tanjung Redeb mulai resah. Penyebabnya, elpiji ukuran 3 kilogram (kg) yang kerap digunakan ibu rumah tangga tersebut kian sulit didapatkan.

 “Sudah beberapa minggu terakhir ini pasokan elpiji tiga kilogram memang berkurang. Makanya sekarang masyarakat jadi agak sulit mencarinya,” kata agen elpiji Irwan kepada Berau Post, Rabu (17/1).

Menurut pria yang berjualan di sekitar Jalan Murjani II ini, sejak awal bulan ini pihak pangkalan telah melakukan pembatasan penyaluran gas melon ke agen. Ia pun mengaku sebelumnya mendapatkan jatah 20 tabung elpiji tiga kilogram, namun saat ini hanya berkisar 15 tabung.

Kelangkaan ini pun lambat laun telah dirasakan masyarakat. Irwan pun mengaku acap kali mendapat pertanyaan dan keluhan mengenai kelangkaan tabung elpiji tersebut. “Saya jawabnya kalau mau habis ya gimana lagi. Karena memang pasokan dari pangkalan kurang,” ujarnya.

Hal serupa juga turut dirasakan salah seorang pedagang di Keluruhan Bugis, Ishak. Ia menerangkan bahwasanya kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram telah terjadi sejak beberapa bulan lalu dan juga terjadi di beberapa kecamatan.

“Karena langka, banyak pelanggan saya yang mencari di daerah lain. Tapi tetap saja mereka masih kesulitan mendapatkannya,” singkatnya.

Sementara itu, kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram ini turut disesalkan ibu rumah tangga bernama Sumi. Wanita yang tinggal di sekitar Kelurahan Bugis ini mengaku meskipun telah menunggu beberapa hari untuk mendapatkan gas melon, namun ia selalu kehabisan. “Penjualnya bilang selalu habis. Dan alasannya ya sama dengan yang lain, karena langka,” ucapnya.

“Makanya saya sangat berharap semoga pemerintah bisa memecahkan permasalahan ini. sehingga kami masyarakat tidak kesulitan lagi mendapatkan gas melon. Apalagikan ini kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (*/sof/rio)

 


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 20:29

Tunjukkan Potensi Perikanan

TALISAYAN - Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat di Kampung Talisayan…

Senin, 12 November 2018 20:27

17.000 Ha Lahan Sawit Belum Punya STDB

TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan Kabupaten Berau mendata luasan lahan…

Sabtu, 10 November 2018 14:26

Harga Mahal, Dukung Pembangunan Pabrik Semen

BIDUKBIDUK – Harga semen di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk…

Sabtu, 10 November 2018 13:59

Penyerapan Beras Lokal, Masih Bekutat dengan HPP

TANJUNG REDEB - Ada beberapa alasan sampai saat ini, Badan…

Sabtu, 10 November 2018 13:56

Tingkatkan Perekonomian dari Sektor Pertanian

TALISAYAN - Sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi andalan masyarakat…

Kamis, 08 November 2018 09:41

Pembangunan Pabrik Semen di Bidukbiduk Menunggu Ini...

SAMARINDA – Setelah sempat mengalami pro dan kontra terkait rencana…

Kamis, 08 November 2018 09:33

Wilayah Pesisir Belum Tuntas

TANJUNG REDEB – Distribusi beras sejahtera (Rastra) untuk keluarga penerima…

Kamis, 08 November 2018 09:17

Penuhi Tuntutan Buruh

TANJUNG REDEB – Penandatanganan nota kesepahaman antara Asosiasi Perusahaan Bongkar…

Senin, 05 November 2018 12:09

Arahkan ASN Beli Beras Lokal

PERTANIAN merupakan salah satu sektor penting yang harus menjadi perhatian.…

Senin, 05 November 2018 12:08

Agresif Dorong Sektor Pariwisata

BATU PUTIH - Potensi pariwisata yang ada di wilayah pesisir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .