MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 18 Januari 2018 00:16
Biatan Ilir Menuju Kampung Asri

Revitalisasi Kawasan Bebas Sampah

IKUT NUMPANG: Pemerintah Kampung Biatan Ilir akan mempergunakan lahan Pemkab yang juga dipergunakan Pemerintah Kampung Talisayan sebagai TPA.

PROKAL.CO, BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, berencana menciptakan lingkungan Asri (aman, sehat, rindang, dan indah) dengan merevitalisasi kawasan permukiman bebas sampah yang mulai dilakukan tahun ini.

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid menuturkan, setelah berhasil menghidupkan budaya gotong royong dari ‘mati suri’ pada 2017 lalu, kini pihaknya tengah konsen menghidupkan kembali gerakan peduli kebersihan lingkungan di wilayahnya.

Guna menyukseskan program itu, pihaknya akan menempatkan tong sampah setiap rumah di empat Rukun Tetangga (RT) di Kampung Biatan Ilir. Pengadaan tong sampah sudah masuk Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang bersumber dari Alokasi Dana Kampung (ADK).

“Jadi ke depan, saya tidak ingin lihat ada sampah di halaman rumah warga lagi,” tegas Hafid saat berbincang dengan Berau Post, Rabu (17/1).

Kepala kampung yang dikenal energik itu juga mengatakan, problematik sampah di Indonesia jadi masalah serius. Tidak hanya di perkampungan, namun hal ini menjadi masalah pelik di perkotaan.

Lebih lanjut, Hafid mengakui perlu menyusun mekanisme dalam menerapkannya, meski membutuhkan waktu cukup panjang untuk mencapai keberhasilan.

“Memang masalah sampah terlihat cukup kompleks dan sukar diterapkan. Menerapkannya pun membutuhkan waktu dan kesabaran. Apalagi berbicara mengubah pola kebiasaan warga yang kurang baik menjadi baik,” ucapnya.

Hafid meyakini, dengan ditempatkannya tong sampah di tiap rumah, jiwa masyarakat peduli akan kebersihan akan tercipta dengan sendirinya. Walaupun harus diimbangi dengan ketegasan. Secara perlahan juga, warga akan menyadari dampak dari lingkungan yang bersih. Selain kampung terlihat indah, warga juga pasti terhindar dari berbagai penyakit.  

“Saya yakin, perlahan tapi pasti akan berhasil membangun perkampungan bebas sampah. Menengok kegiatan gotong royong yang selama ini kami laksanakan, partisipasi masyarakat cukup besar. Meski belum seluruhnya,” tuturnya.

Untuk armada pengangkut sampah, pihaknya sudah menganggarkan tahun lalu. Terkait biaya operasional dan upah tim kebersihan nantinya, Hafid menyebut telah sepakat membebankannya kepada masyarakat. Tiap rumah akan ditarik retribusi sebesar Rp 15 ribu, sedangkan pertokoan maupun warung makan Rp 20 ribu.

“Untuk truk pengangkut tinggal menunggu saja. Terkait retribusi yang telah disepakati, akan dibuat payung hukumnya berupa Perkam (Peraturan Kampung). Supaya tidak terjadi pungutan liar (pungli),” imbuhnya.

Untuk lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Hafid akan mempergunakan lahan milik Pemkab Berau yang terletak di Kampung Karangan yang juga dipergunakan Pemerintah Kampung Talisayan sebagai TPA.

“Karena lokasinya tidak jauh juga,” pungkasnya.(jun/asa)

  


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:36

Kelurahan Karang Ambun Siapkan Posyandu Lansia

TANJUNG REDEB – Kelurahan Karang Ambun akhirnya memiliki Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Tegaskan Larangan Miras dan Judi

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, melarang keras adanya aktivitas perjudian maupun penjualan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Hari Ini, Sidang Darsi Digelar

TANJUNG REDEB – Persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Darsi (65) warga Karang…

Kamis, 22 Februari 2018 11:45

Rutan Perketat Pemeriksaan untuk Pembesuk

TANJUNG REDEB - Untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, seperti narkotika, Rumah Tahanan Negara…

Kamis, 22 Februari 2018 11:44

Anggaran Terbatas, Jalan Murjani IV Belum Tuntas

SEJAK tiga tahun lalu, pembangunan Jalan Dr Murjani IV, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, tak…

Rabu, 21 Februari 2018 13:24

Warga Teluk Sulaiman Sudah Tinggalkan “WC Terbang”

BIDUKBIDUK – Selain memaksimalkan alokasi dana kampung (ADK) untuk peningkatan infrastruktur,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:23

Minimalisasi Kawasan Kumuh, Tiga RT Kelurahan Gayam Jadi Sasaran Program Kotaku

TANJUNG REDEB – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) oleh Dinas Perumahan Berau, dipastikan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:17

Kesadaran Warga Masih Rendah, Sampah Tetap Berserakan di Sekitar TPS

TANJUNG REDEB – Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, masih tergolong rendah. Pasalnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:15

DLHK Jangan Fokus dalam Kota

TALISAYAN – Kordinator sampah Pemerintah Kampung Talisayan, Syahril Amin meminta Dinas Lingkungan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:12

Kelambu Bisa Cegah Malaria

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah membagikan 4.000 kelambu kepada warga Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .