MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Januari 2018 11:42
2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Berau dinilai mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2017 lalu. Khususnya pada kasus Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Hal itu diterangkan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Berau, Farrah Maharani. Dirinya menyebut jumlah klaim dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2015 dan 2016, klaim JKK hanya berkisar pada 60 kasus. Sementara di tahun 2017, jumlah tersebut meningkat hingga 90 kasus.

"Meningkat, dari dua tahun pertama 2015 2016 sekitar 60-an kasus, di 2017 meningkat menjadi 90-an kasus. Jadi total klaim JKK selama tiga tahun itu ada 210 kasus," ujar Farrah, kemarin (18/1) sore.

Sementara, klaim jaminan yang dibayarkan kepada para peserta program selama periode tiga tahun tersebut mencapai Rp 5,1 miliar. Adapun klaim JKK ini rata-rata didominasi oleh pekerja perusahaan pertambangan dan sektor perkebunan.

"Mungkin penyebabnya karena masalah K3(Kesehatan dan Keselamatan Kerja)-nya. Maksud saya, pelaksanaan dan pengawasan K3-nya mungkin belum maksimal," ungkapnya.

Menurutnya, penerapan K3 ini sangat diperlukan di tempat kerja untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Selain itu, juga untuk menjamin setiap tenaga kerja mendapatkan perlindungan pada saat melakukan aktivitas di tempatnya bekerja.

"Banyaknya klaim Jaminan Kecelakaan Kerja ini tentunya bukan hal baik ya. Jadi K3 tetap harus lebih diutamakan dalam bekerja," tegasnya.

Pada prinsipnya, ujar Farrah, BPJS Ketenagakerjaan dalam hal ini memberikan perlindungan kepada para pekerja, yang sudah terdaftar. Apapun yang terjadi pada pekerja tersebut, khususnya kecelakaan kerja dapat terbantu dan terlindungi.

"Ini berlaku bagi pekerja, baik penerima upah maupun bukan penerima upah juga bisa," tandasnya.  (*/ech/app)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 00:11

Keluarga Bantah Serangan Jantung dan Stroke

SAMARINDA - Foto Nusyirwan Ismail terbaring sakit membuat heboh jagad maya kemarin (23/2). “Tumbangnya”…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:10

Oknum Ketua RT Kena OTT

TANJUNG REDEB – Tim Saber Pungli Berau berkasi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:09

Sandal Hanyut, Nyawa Melayang

TANJUNG REDEB – Sungai Merancang makan korban. Busman (23), warga RT 6, Kampung Merancang Ulu,…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:07

Tim Disiplin Belum Putuskan Sanksi

TANJUNG REDEB – Kasus kepemilikan dan peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang menjerat Andi, oknum…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:04

Lumba-Lumba Terdampar saat Laut Surut

TANJUNG REDEB – Nelayan dan masyarakat Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, dibuat kaget melihat…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:03

Tak Mengharap Imbalan, Manfaatkan Surau Tak Bernama

Dengan segala keterbatasannya, Syawal tetap ingin berbuat sesuatu yang berguna. Dengan modal ilmu agamanya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

Ular Bikin Listrik Padam

TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

JPU Hadirkan Dua Saksi, Lanjutan Sidang Kasus Pembunuhan yang Dipicu Rasa Cemburu

TANJUNG REDEB – Sidang lanjutan kasus pembunuhan Baharuddin (53), warga Km 2 Jalan Raya Bangun…

Jumat, 23 Februari 2018 11:24

Oknum PNS Residivis Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau,  bekerja sama dengan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:22

Lebih Dikenal sebagai Pengusaha, Pulang Kampung Majukan Kebudayaan

Sukses di perantauan, tak membuat Aji Bambang Kusuma lupa dengan kampung halaman. Putra daerah, asli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .