MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Januari 2018 11:42
2017, Klaim JKK Naik Signifikan, Tanda Kurang Baik Penerapan K3
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Jumlah klaim santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan peserta, di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Berau dinilai mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2017 lalu. Khususnya pada kasus Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Hal itu diterangkan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Berau, Farrah Maharani. Dirinya menyebut jumlah klaim dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2015 dan 2016, klaim JKK hanya berkisar pada 60 kasus. Sementara di tahun 2017, jumlah tersebut meningkat hingga 90 kasus.

"Meningkat, dari dua tahun pertama 2015 2016 sekitar 60-an kasus, di 2017 meningkat menjadi 90-an kasus. Jadi total klaim JKK selama tiga tahun itu ada 210 kasus," ujar Farrah, kemarin (18/1) sore.

Sementara, klaim jaminan yang dibayarkan kepada para peserta program selama periode tiga tahun tersebut mencapai Rp 5,1 miliar. Adapun klaim JKK ini rata-rata didominasi oleh pekerja perusahaan pertambangan dan sektor perkebunan.

"Mungkin penyebabnya karena masalah K3(Kesehatan dan Keselamatan Kerja)-nya. Maksud saya, pelaksanaan dan pengawasan K3-nya mungkin belum maksimal," ungkapnya.

Menurutnya, penerapan K3 ini sangat diperlukan di tempat kerja untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Selain itu, juga untuk menjamin setiap tenaga kerja mendapatkan perlindungan pada saat melakukan aktivitas di tempatnya bekerja.

"Banyaknya klaim Jaminan Kecelakaan Kerja ini tentunya bukan hal baik ya. Jadi K3 tetap harus lebih diutamakan dalam bekerja," tegasnya.

Pada prinsipnya, ujar Farrah, BPJS Ketenagakerjaan dalam hal ini memberikan perlindungan kepada para pekerja, yang sudah terdaftar. Apapun yang terjadi pada pekerja tersebut, khususnya kecelakaan kerja dapat terbantu dan terlindungi.

"Ini berlaku bagi pekerja, baik penerima upah maupun bukan penerima upah juga bisa," tandasnya.  (*/ech/app)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 14:04

FMP4 Kecewa Putusan DKPP

TANJUNG REDEB - Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP)…

Jumat, 22 Februari 2019 14:00

Dirut Setuju Pembangunan RS Baru

TANJUNG REDEB - Rencana pembangunan gedung rumah sakit baru yang…

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*