MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 19 Januari 2018 11:53
Diserang Hama, Petani Gagal Panen
RUGI: Seorang petani yang sedang membersihkan sawahnya yang rusak akibat diserang hama.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Hama tikus dan burung membuat sejumlah petani di Kampung Trans Bangun, Sambaliung mengalami gagal panen. Petani pun terpaksa merelakan padi yang telah ditanamnya sebagai bahan pangan untuk hewan ternak.

Said salah seorang petani padi mengungkapkan, bahwa dirinya mengalami kerugian cukup besar  karena gagal panen yang ia alami. “Gagal panen karena semua padi saya rusak karena hama,” ujarnya kepada Berau Post, kamis (18/1).

Lanjutnya, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena padinya semua sudah terlanjur rusak diserang hama. “Mau bagaimana lagi sudah rusak semua. Terpaksa kita berikan ke hewan ternak saja untuk diberi makan,” keluhnya.

Bapak satu anak ini mengakui hama tikus dan burung cukup sulit untuk dibasmi. “Hama tikus dan burung itu memang saya dan petani di sini akui sangat susah untuk dibasmi, perlu waktu yang lama, apalagi burung,” lanjutnya.

Saat disinggung soal kerugian dirinya, dengan gagal panen yang dialami, dirinya tidak tahu nominal kerugian yang dideritanya. “Saya tidak tahu berapa kerugian saya, yang jelas ukuran lahan sawah yang diserang hama kurang lebih hampir 1 hektare,” terangnya.

Di tempat yang berbeda salah seorang petani yang lahan sawahnya juga terkena serangan hama yang mengakibatkan gagal panen. Petani yang bernama Amirudin tersebut mengungkapkan sudah 2 hari ini membersihkan sawah nya. “Kurang lebih sudah 2 hari ini, mencabuti padi yang sudah rusak,” ungkap amirudin.

Kegagalan panen seperti ini ucapnya, kerap dialami setiap tahun. Penyebabnya pun diakuinya selalu sama, yakni serangan hama.  “Beginilah setiap tahun selalu gagal panen dengan hama yang sama yaitu tikus dan burung,” jelasnya.

Ditambah lagi saatmusim hujan seperti saat ini, yang membuat hama keong emas ikut merusak padi berwarna kuning dan pertumbuhannya menjadi tidak subur. “Saya akui sangat susah memang basmi hama seperti tikus dan burung itu. Beda seperti hama keong emas masih bisa dibasmi dengan racun khusus tanaman,” imbuhnya.

Dirinya berharap mendapat solusi dari pemerintah bagaimana mengatasi hama yang “menghantui” mereka setiap tahunya. “Kami sebagai petani di sini berharap mendapat solusi dari pemerintah bagaimana mengatasi hama yang membuat kami gagal sehingga sangat merugikan,” pungkasnya (*/tyo/rio)

 


BACA JUGA

Sabtu, 28 Juli 2018 00:13

Omzet hingga Rp 15 Juta

TANJUNG REDEB – Para pedagang musiman yang menjajakan bendera dan umbul-umbul, mulai bermunculan…

Sabtu, 28 Juli 2018 00:11

Tiap Kampung Diminta Membangun Pasar

TALISAYAN – Camat Talisayan David Pamuji, meminta seluruh aparat kampung di wilayahnya, bisa melakukan…

Jumat, 27 Juli 2018 14:25

Majukan Ekonomi Masyarakat, Bakal Bangun Pasar

TALISAYAN - Kepala Kampung Talisayan, Yamsir akan berupaya meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya,…

Rabu, 25 Juli 2018 13:16

Biatan Ilir Bakal Punya Produk Beras Lokal

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, terus berinovasi dalam menghidupkan perekonomian masyarakat,…

Selasa, 24 Juli 2018 13:55

Penyakit Kuning Serang Lada Petani

BATU PUTIH – Belum usai polemik rendahnya harga jual lada, sejumlah petani budidaya lada di Kecamatan…

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .