MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 19 Januari 2018 11:53
Diserang Hama, Petani Gagal Panen
RUGI: Seorang petani yang sedang membersihkan sawahnya yang rusak akibat diserang hama.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Hama tikus dan burung membuat sejumlah petani di Kampung Trans Bangun, Sambaliung mengalami gagal panen. Petani pun terpaksa merelakan padi yang telah ditanamnya sebagai bahan pangan untuk hewan ternak.

Said salah seorang petani padi mengungkapkan, bahwa dirinya mengalami kerugian cukup besar  karena gagal panen yang ia alami. “Gagal panen karena semua padi saya rusak karena hama,” ujarnya kepada Berau Post, kamis (18/1).

Lanjutnya, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena padinya semua sudah terlanjur rusak diserang hama. “Mau bagaimana lagi sudah rusak semua. Terpaksa kita berikan ke hewan ternak saja untuk diberi makan,” keluhnya.

Bapak satu anak ini mengakui hama tikus dan burung cukup sulit untuk dibasmi. “Hama tikus dan burung itu memang saya dan petani di sini akui sangat susah untuk dibasmi, perlu waktu yang lama, apalagi burung,” lanjutnya.

Saat disinggung soal kerugian dirinya, dengan gagal panen yang dialami, dirinya tidak tahu nominal kerugian yang dideritanya. “Saya tidak tahu berapa kerugian saya, yang jelas ukuran lahan sawah yang diserang hama kurang lebih hampir 1 hektare,” terangnya.

Di tempat yang berbeda salah seorang petani yang lahan sawahnya juga terkena serangan hama yang mengakibatkan gagal panen. Petani yang bernama Amirudin tersebut mengungkapkan sudah 2 hari ini membersihkan sawah nya. “Kurang lebih sudah 2 hari ini, mencabuti padi yang sudah rusak,” ungkap amirudin.

Kegagalan panen seperti ini ucapnya, kerap dialami setiap tahun. Penyebabnya pun diakuinya selalu sama, yakni serangan hama.  “Beginilah setiap tahun selalu gagal panen dengan hama yang sama yaitu tikus dan burung,” jelasnya.

Ditambah lagi saatmusim hujan seperti saat ini, yang membuat hama keong emas ikut merusak padi berwarna kuning dan pertumbuhannya menjadi tidak subur. “Saya akui sangat susah memang basmi hama seperti tikus dan burung itu. Beda seperti hama keong emas masih bisa dibasmi dengan racun khusus tanaman,” imbuhnya.

Dirinya berharap mendapat solusi dari pemerintah bagaimana mengatasi hama yang “menghantui” mereka setiap tahunya. “Kami sebagai petani di sini berharap mendapat solusi dari pemerintah bagaimana mengatasi hama yang membuat kami gagal sehingga sangat merugikan,” pungkasnya (*/tyo/rio)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:04

Optimistis, Pariwisata Tingkatkan Ekonomi Kampung

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Tunggal Bumi kian serius menjadikan sektor pariwisata sebagai senjata…

Minggu, 18 Februari 2018 11:33

Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau mengalami kontraksi dan relatif berubah-ubah…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:10

Produksi Sektor Perkebunan Meningkat Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- memiliki kekayaan alam yang melimpah.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:10

Harga Cabai Tiung Mendadak Turun

TANJUNG REDEB – Hingga kemarin (16/2), harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami…

Jumat, 16 Februari 2018 10:34

Produksi Jagung Meningkat Tiap Tahun

TANJUNG REDEB - Hasil perkebunan jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Berau.…

Jumat, 16 Februari 2018 10:32

Musim Penghujan, Petani Khawatir Gagal Panen

TALISAYAN – Petani di Kecamatan Talisayan, berupaya memaksimalkan hasil panennya. Namun, dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 10:08

Diskoperindag Minta Koperasi Laksanakan RAT

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Berau, Wiyati kembali mengimbau…

Kamis, 15 Februari 2018 10:06

Kembangkan Produk Batik Khas Berau

TANJUNG REDEB – Hasil tenunan batik biasanya lebih kepada untuk menunjukkan ciri khas daerah.…

Rabu, 14 Februari 2018 13:27

Kuota Elpiji Subsidi Bertambah

TANJUNG REDEB – Kuota elpiji 3 kilogram (kg) Kabupaten Berau tahun ini bisa dipastikan bertambah…

Selasa, 13 Februari 2018 00:18

Target PAD RPH dan RPU Naik

GUNUNG TABUR - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Potong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .