MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Januari 2018 11:35
Harga Tinggi, Belum Tentu Inflasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan sebelumnya memastikan harga cabai di Berau masih bisa dikendalikan. Dengan catatan, produktivitas petani dan luasan lahan tanam cabai lebih dimaksimalkan. Selain dapat memastikan harga tetap stabil, juga untuk mengurangi risiko kenaikan inflasi.

Meski begitu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Berau Hobel Purba menyampaikan, saat ini untuk perhitungan inflasi Berau masih belum dilakukan dan masih mengikuti perhitungan Provinsi Kaltim. “Daerah tidak menghitung inflasi, sementara ini masih tetap menggunakan data inflasi Kaltim,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sementara ini, BPS hanya melakukan survei harga perkampungan. Untuk harga cabai tiung misalnya, pada bulan November 2017 berkisar pada Rp 3 juta per 100 kilogram. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp 500 ribu pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 ini.

“Kami survei harga cabai tiung dari produsen utama di Sambaliung. Sejak bulan Desembaer sampai Januari ini, masih Rp 3,5 juga per 100 kilogramnya. Jadi sekilonya Rp 35 ribu,” ungkapnya.

Dijelaskan Hobel, pada dasarnya semua komoditas bahan pangan turut mempengaruhi inflasi. Hanya saja, untuk bisa melihat itu, diperlukan perimbangannya masing-masing. Kalimantan misalnya, dengan biaya hidup yang memang cukup tinggi, akan dibutuhkan perimbangan yang tinggi pula untuk mengetahui seberapa tinggi terjadinya inflasi. Harga cabai tersebut pun, merupakan harga normal di Berau yang biasa didapat penjual melalui produsen utama.

“Kalau hanya melihat harga yang mengalami kenaikan, bisa saja kita bilang mungkin inflasi daerah juga naik. Tapi kita tidak bisa berdasar dari itu saja,” ujarnya.

Hanya saja, jika melihat perhitungan provinsi yang menggunakan diagram timbangnya masing-masing, bisa jadi malah mengalami penurunan. Mengingat inflasi Kaltim merupakan akumulasi dari berbagai daerah, sehingga di Kabupaten Berau tidak begitu terlihat signifikan besaran inflasi yang terjadi.

“Misalnya harga cabai dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 4 juta, terus data itu kita kirim ke provinsi, jelas perhitungannya sudah dipengaruhi oleh daerah lain kan. Bisa jadi akhirnya Berau ketutupan. Jadi tidak begitu terlihat apakah terjadi inflasi seperti yang kita pikir atau tidak,” pungkasnya. (*/ech/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 28 Juli 2018 00:13

Omzet hingga Rp 15 Juta

TANJUNG REDEB – Para pedagang musiman yang menjajakan bendera dan umbul-umbul, mulai bermunculan…

Sabtu, 28 Juli 2018 00:11

Tiap Kampung Diminta Membangun Pasar

TALISAYAN – Camat Talisayan David Pamuji, meminta seluruh aparat kampung di wilayahnya, bisa melakukan…

Jumat, 27 Juli 2018 14:25

Majukan Ekonomi Masyarakat, Bakal Bangun Pasar

TALISAYAN - Kepala Kampung Talisayan, Yamsir akan berupaya meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya,…

Rabu, 25 Juli 2018 13:16

Biatan Ilir Bakal Punya Produk Beras Lokal

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, terus berinovasi dalam menghidupkan perekonomian masyarakat,…

Selasa, 24 Juli 2018 13:55

Penyakit Kuning Serang Lada Petani

BATU PUTIH – Belum usai polemik rendahnya harga jual lada, sejumlah petani budidaya lada di Kecamatan…

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .