MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Januari 2018 11:35
Harga Tinggi, Belum Tentu Inflasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan sebelumnya memastikan harga cabai di Berau masih bisa dikendalikan. Dengan catatan, produktivitas petani dan luasan lahan tanam cabai lebih dimaksimalkan. Selain dapat memastikan harga tetap stabil, juga untuk mengurangi risiko kenaikan inflasi.

Meski begitu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Berau Hobel Purba menyampaikan, saat ini untuk perhitungan inflasi Berau masih belum dilakukan dan masih mengikuti perhitungan Provinsi Kaltim. “Daerah tidak menghitung inflasi, sementara ini masih tetap menggunakan data inflasi Kaltim,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sementara ini, BPS hanya melakukan survei harga perkampungan. Untuk harga cabai tiung misalnya, pada bulan November 2017 berkisar pada Rp 3 juta per 100 kilogram. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp 500 ribu pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 ini.

“Kami survei harga cabai tiung dari produsen utama di Sambaliung. Sejak bulan Desembaer sampai Januari ini, masih Rp 3,5 juga per 100 kilogramnya. Jadi sekilonya Rp 35 ribu,” ungkapnya.

Dijelaskan Hobel, pada dasarnya semua komoditas bahan pangan turut mempengaruhi inflasi. Hanya saja, untuk bisa melihat itu, diperlukan perimbangannya masing-masing. Kalimantan misalnya, dengan biaya hidup yang memang cukup tinggi, akan dibutuhkan perimbangan yang tinggi pula untuk mengetahui seberapa tinggi terjadinya inflasi. Harga cabai tersebut pun, merupakan harga normal di Berau yang biasa didapat penjual melalui produsen utama.

“Kalau hanya melihat harga yang mengalami kenaikan, bisa saja kita bilang mungkin inflasi daerah juga naik. Tapi kita tidak bisa berdasar dari itu saja,” ujarnya.

Hanya saja, jika melihat perhitungan provinsi yang menggunakan diagram timbangnya masing-masing, bisa jadi malah mengalami penurunan. Mengingat inflasi Kaltim merupakan akumulasi dari berbagai daerah, sehingga di Kabupaten Berau tidak begitu terlihat signifikan besaran inflasi yang terjadi.

“Misalnya harga cabai dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 4 juta, terus data itu kita kirim ke provinsi, jelas perhitungannya sudah dipengaruhi oleh daerah lain kan. Bisa jadi akhirnya Berau ketutupan. Jadi tidak begitu terlihat apakah terjadi inflasi seperti yang kita pikir atau tidak,” pungkasnya. (*/ech/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…

Minggu, 22 April 2018 12:30

Sistem Diubah, Dispora Pesimistis

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, pesimistis target retribusi…

Minggu, 22 April 2018 12:29

GELIAT PERTANIAN !!! Berau Programkan 10 Ribu Ha Jagung

TANJUNG REDEB - Meskipun perkebunan kelapa sawit semakin eksis, namun tak mempengaruhi sektor pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .