MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Januari 2018 11:35
Harga Tinggi, Belum Tentu Inflasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan sebelumnya memastikan harga cabai di Berau masih bisa dikendalikan. Dengan catatan, produktivitas petani dan luasan lahan tanam cabai lebih dimaksimalkan. Selain dapat memastikan harga tetap stabil, juga untuk mengurangi risiko kenaikan inflasi.

Meski begitu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Berau Hobel Purba menyampaikan, saat ini untuk perhitungan inflasi Berau masih belum dilakukan dan masih mengikuti perhitungan Provinsi Kaltim. “Daerah tidak menghitung inflasi, sementara ini masih tetap menggunakan data inflasi Kaltim,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sementara ini, BPS hanya melakukan survei harga perkampungan. Untuk harga cabai tiung misalnya, pada bulan November 2017 berkisar pada Rp 3 juta per 100 kilogram. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp 500 ribu pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 ini.

“Kami survei harga cabai tiung dari produsen utama di Sambaliung. Sejak bulan Desembaer sampai Januari ini, masih Rp 3,5 juga per 100 kilogramnya. Jadi sekilonya Rp 35 ribu,” ungkapnya.

Dijelaskan Hobel, pada dasarnya semua komoditas bahan pangan turut mempengaruhi inflasi. Hanya saja, untuk bisa melihat itu, diperlukan perimbangannya masing-masing. Kalimantan misalnya, dengan biaya hidup yang memang cukup tinggi, akan dibutuhkan perimbangan yang tinggi pula untuk mengetahui seberapa tinggi terjadinya inflasi. Harga cabai tersebut pun, merupakan harga normal di Berau yang biasa didapat penjual melalui produsen utama.

“Kalau hanya melihat harga yang mengalami kenaikan, bisa saja kita bilang mungkin inflasi daerah juga naik. Tapi kita tidak bisa berdasar dari itu saja,” ujarnya.

Hanya saja, jika melihat perhitungan provinsi yang menggunakan diagram timbangnya masing-masing, bisa jadi malah mengalami penurunan. Mengingat inflasi Kaltim merupakan akumulasi dari berbagai daerah, sehingga di Kabupaten Berau tidak begitu terlihat signifikan besaran inflasi yang terjadi.

“Misalnya harga cabai dari Rp 3,5 juta menjadi Rp 4 juta, terus data itu kita kirim ke provinsi, jelas perhitungannya sudah dipengaruhi oleh daerah lain kan. Bisa jadi akhirnya Berau ketutupan. Jadi tidak begitu terlihat apakah terjadi inflasi seperti yang kita pikir atau tidak,” pungkasnya. (*/ech/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 11:04

Optimistis, Pariwisata Tingkatkan Ekonomi Kampung

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Tunggal Bumi kian serius menjadikan sektor pariwisata sebagai senjata…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:10

Produksi Sektor Perkebunan Meningkat Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- memiliki kekayaan alam yang melimpah.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:10

Harga Cabai Tiung Mendadak Turun

TANJUNG REDEB – Hingga kemarin (16/2), harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami…

Jumat, 16 Februari 2018 10:34

Produksi Jagung Meningkat Tiap Tahun

TANJUNG REDEB - Hasil perkebunan jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Berau.…

Jumat, 16 Februari 2018 10:32

Musim Penghujan, Petani Khawatir Gagal Panen

TALISAYAN – Petani di Kecamatan Talisayan, berupaya memaksimalkan hasil panennya. Namun, dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 10:08

Diskoperindag Minta Koperasi Laksanakan RAT

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Berau, Wiyati kembali mengimbau…

Kamis, 15 Februari 2018 10:06

Kembangkan Produk Batik Khas Berau

TANJUNG REDEB – Hasil tenunan batik biasanya lebih kepada untuk menunjukkan ciri khas daerah.…

Rabu, 14 Februari 2018 13:27

Kuota Elpiji Subsidi Bertambah

TANJUNG REDEB – Kuota elpiji 3 kilogram (kg) Kabupaten Berau tahun ini bisa dipastikan bertambah…

Selasa, 13 Februari 2018 00:18

Target PAD RPH dan RPU Naik

GUNUNG TABUR - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Potong…

Selasa, 13 Februari 2018 00:16

KEREN !!! Tiga Ribu Nelayan Berau Ikut Asuransi

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan jaminan perlindungan atas risiko nelayan di Indonesia, salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .