MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 05 Februari 2018 12:47
Warga Minta Tapal Batas Dituntaskan
BELUM JELAS: Salah satu lahan di Kilometer 9 dari Kampung Talisayan yang masih dipertanyakan statusnya.

PROKAL.CO, BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan meminta kepada Pemkab Berau segera menuntaskan batas wilayah administrasi dengan dua kampung di Kecamatan Talisayan, yakni Kampung Sumber Mulya dan Talisayan.

Pasalnya, belum tuntasnya tapal batas antarkampung sekaligus kecamatan itu, dianggap menganggu dalam penataan kawasan dan pemanfaatan potensi Kampung Biatan Ilir secara maksimal. Hal itu disampaikan Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid.

Hafid –sapaan karibnya- juga mengatakan, hal ini bertujuan untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya gesekan antarmasyarakat yang saling mengklaim kepemilikan lahan.

“Kami (pemerintah kampung, Red.) juga dilema. Kami ingin membuatkan surat garapan, tapi status lahan belum jelas. Makanya, kami meminta agar persoalan tapal batas segera diselesaikan,” paparnya.

Mediasi penyelesaianya juga sejatinya telah dilakukan dengan Pemerintah Kampung Talisayan dan Sumber Mulya yang difasilitasi pemerintah kecamatan. Hanya saja, kala itu tidak ada kesepakatan yang diperoleh. Sehingga disepakati untuk menyerahkan penyelesaian ke Pemkab Berau.

Menurut dia, diserahkannya penyelesaian ke kabupaten, merupakan langkah yang tepat.”Meski kami punya dasar kuat, apapun hasil dari Pemkab nantinya akan kami terima. Ya jelas, kami mengharapkan hal itu bisa diselesaikan secepatnya,” pintanya.

Sementara, Kepala Kampung Talisayan, Yamsir juga menyerahkan sepenuhnya penyelesaian tapal batas di daerahnya dengan dua perkampungan di Kecamatan Biatan, yakni Kampung Biatan Ilir dan karangan kepada Pemkab Berau.

“Sesuai kesepakatan tahun lalu. Penentuan ada di tangan Pemkab. Tentu kami mempercayakan penyelesaian terbaik kepada mereka,” katanya.

Seperti halnya, status wilayah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diklaim masuk ke wilayah administrasi Kampung Karangan, Kecamatan Biatan. Itu bukanlah persoalan pelik. Mengingat, status kepemilikan lahan milik Pemkab Berau yang diperuntukkan untuk pembangunan TPA.

“Siapa saja boleh menggunakannya. Karena itu milik pemerintah. Malah kami sama-sama membangunnya dengan menyisipkan anggaran kampung untuk dialokasikan ke sana,” pungkasnya.(jun/app)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .