MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Februari 2018 11:33
Sudah Biasa Terjatuh, Akan Mendatangi Tiap Rumah

Mengintip Persiapan Imlek Para Kelompok Barongsai Remaja

TEKUN BERLATIH: Kelompok remaja berlatih barongsai untuk memeriahkan perayaan Imlek di Klenteng Tri Dharma, Jalan Kapten Tendean, Rabu sore (7/2)

PROKAL.CO, Tersisa delapan hari lagi, Imlek dirayakan. Pergantian tahun baru pada kalender Cina itu, tak hanya dirayakan di Tiongkok. Di Berau pun, perayaan atas asimilasi budaya itu mulai terasa saat ini.

 

 

AGUS PRASETYO, Tanjung Redeb

 

EMPAT remaja bersemangat di balik barongsai bergerak ke kanan atau ke kiri. Terkadang melompat. Memperlihatkan atraksi. Mengikuti irama tabuhan musik.

Di Klenteng Tri Dharma, Jalan Kapten Tendean, Tanjung Redeb, 30 orang remaja tekun berlatih. Bersiap jelang perayaan Imlek pada 16 Februari. Sekaligus Cap Go Meh yang merupakan puncak perayaan dari pergantian tahun kalender Cina.

Di tahun “Anjing Bumi” mendatang, diharapkan berkah dan rezeki akan dilimpahkan. Merayakan tahun itu dengan kebahagiaan melalui pertujunkkan barongsai, diharapkan mampu menambah kemeriahannya.

Erdi salah seorang pelatih barongsai mengungkapkan, sangat bersemangat menyambut Imlek tahun ini. Bahkan tidak hanya atraksi barongsai yang disiapkan, pernak-pernik Imlek seperti makanan khas dan pakaian cheongsam pun telah disiapkannya.

Khusus untuk atraksi barongsai, Erdi bersama anak didiknya telah mempersiapkan diri sejak lama. “Sudah lama latihan dari jauh hari sih. Sekarang hanya memperlancar latihan saja,” ujarnya kepada Berau Post, Rabu (7/2).

Atraksi barongsai ini ujarnya, merupakan kewajiban dalam menyambut Imlek. Seperti garam tanpa sayuran, Imlek tak lengkap tanpa atrakasi barongsai. Apalagi, Imlek hanya dirayakan sekali dalam setahun.

Pada tahun ini, ujar Erdi, atraksi barongsai akan dilakukan dari rumah ke rumah. Sehingga, seluruh warga Berau terutama yang bermukim di Tanjung Redeb bisa merasakan semangat yang sama pada perayaan Imlek seperti di Tiongkok.

Senada, Robin, pelatih barongsai, mengutarakan semangat dirinya menyambut Imlek dan Cap Go Meh. Anak didiknya bahkan telah berlatih selama empat bulan hanya untuk momen pergantian tahun baru kalender Cina ini. “Sudah sekitar 4 bulan kami latihan secara maksimal,” terangnya.

Latihan selama itu ujar Robin dilakukan demi menghindari kesalahan yang fatal. Bukan hanya sekadar membuat atraksi menjadi luar biasa. Atau menyelaraskan gerakan dengan irama musik.

“Terutama demi menghindari kesalahan seperti terjatuh,” ujarnya.

Mengenai persoalan yang dihadapi mempersiapkan atraksi barongsai ini, Robin mengaku tidak terlalu banyak mengalami kendala. Hanya soal mengatur jadwal latihan anak didiknya yang kerap berbenturan dengan jam sekolah.

“Palingan kendalanya masih banyak yang sekolah. Sehingga terkadang bentrok dengan jadwal latihan. Selain itu kendalanya cuaca yang terkadang tiba-tiba hujan,” terangnya.

Ditemui ditempat yang sama, Depril, yang berlatih barongsai, sejatinya telah melakukannya sejak 3 tahun terakhir. Terjatuh saat latihan maupun atraksi pun telah menjadi “makanan” baginya. Tapi, terjatuh bagi Depril membuat atraksinya kini menjadi lebih baik.

“Sudah tidak terhitung berapa kali jatuh dalam latihan. Tapi itu bukan menjadi penghalang saya dan teman-teman lainya. Apa lagi nanti kami ada rencana untuk atraksi barongsai door to door,” ujarnya.

Depril juga mengutarakan harapannya agar seluruh masyarakat yang merayakan imlek mendapat berkah tahun ini. “Selain rencana kami yang mengadakan atraksi barongsai, seluruh masyarakat yang merayakan imlek mendapat berkah, kesehatan, rezeki,” pungkasnya (*/rio)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 19:52

Pupuk Kepedulian Menjaga Urat Nadi Perekonomian

Persoalan sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan sejak dulu.…

Senin, 12 November 2018 19:49

AJ dan SN Hanya Wajib Lapor

TANJUNG REDEB – Berkas perkara perusakan bus karyawan di Kampung…

Senin, 12 November 2018 19:44

Siapkan Genset 80 kVA, Antisipasi Pemadaman Listrik Mendadak saat SKD CPNS

TANJUNG REDEB – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Senin, 12 November 2018 18:39

Bakal Lepas dari Krisis Anggaran

TANJUNG REDEB - Tahun depan, Kabupaten Berau diperkirakan bakal lepas…

Minggu, 11 November 2018 17:57

UMK 2019 Disepakati Rp 3.120.996

TANJUNG REDEB -  Dewan Pengupahan Kabupaten Berau telah menetapkan besaran…

Minggu, 11 November 2018 17:53

Sebut Sikap KPU Sudah Sesuai

TANJUNG REDEB – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Berau,…

Minggu, 11 November 2018 17:46

Jangan Pernah Hukum Anak

TANJUNG REDEB – Mendisiplinkan anak-anak tak perlu dengan kekerasan, banyak…

Sabtu, 10 November 2018 13:41

Kini Berwenang Menyelesaikan Sengketa Pemilu

Sekitar lima bulan lagi, masyarakat akan memilih wakil mereka di…

Sabtu, 10 November 2018 13:37

Bulan Ini, Beasiswa Berau Gemilang Cair

TANJUNG REDEB – Sebanyak 845 mahasiswa dan 756 pelajar SMA…

Sabtu, 10 November 2018 13:09

Tegaskan PTT Harus Netral

TANJUNG REDEB – Persoalan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang turut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .