MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Februari 2018 11:37
Nyawa Redy Ditukar Motor dan Rumah
DIAMANKAN: Personel Jatanras Polda Kaltim menggiring Maksum, terduga pembunuh Redy Siswanto, saat tiba di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Senin (6/2). Maksum ditangkap di Blitar, Jawa Timur.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Terduga pembunuh Redy Siswanto (76), Anton dan Maksum telah diamankan pihak kepolisian di dua tempat terpisah.

Anton diamankan di sekitar wilayah Kecamatan Kelay oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kelay. Sedangkan Maksum, diringkus di Blitar, Jawa Timur oleh jajaran Jatanras Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim bersama Polres Blitar, Kamis (1/2) lalu.

Anton sendiri sedang dalam proses penyidikan oleh Satreskim Polres Berau. Sementara Maksum masih dalam perjalan dari Balikpapan ke Berau.

Dari pengakuan tersangka Maksum, ia bersama rekannya tidak bermaksud membunuh Redy. Melainkan hanya ingin mengambil barang-barang berharga milik korban di pondoknya. “Saat kami masuk di dalam, dia (Redy, red) bangun dan Anton langsung memukulnya menggunakan balok ke kepala sebanyak tiga kali,” katanya kepada awak media saat tiba di Balikpapan, Senin (6/2).

Setelah melihat Redy tak lagi bernyawa, Maksum dan Anton pun kembali melancarkan tujuan awal mereka. Yakni menggasak barang berharga korban. Tak ingin meninggalkan jejak, kedua tersangka langsung mengubur jasad Redy di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Demi menyelamatkan diri, Maksum dan Anton membawa lari kendaraan milik Redy jenis pick up ke Balikpapan. Mobil dengan bak terbuka itu dijual di salah satu showroom mobil bekas di Kota Minyak-sebutan Balikpapan.

Hasil dari penjualan mobil diungkapkan Maksum dibagi dua. “Uangnya saya belikan motor Ninja. Kalau teman saya (Anton) beli rumah,” ucapnya.

Direktur Ditreskrimum Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Hilman mengatakan, kedua pelaku itu terancam dikenakan Pasal 338 tentang Pembunuhan dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana KUHP, dengan ancaman minimal 20 tahun penjara.

Terkait kronologi penemuan jasad Redy, Hilman menjelaskan, pihak kepolisian telah mendapatkan laporan dari pihak keluarga. Pihak keluarga ujarnya mengaku curiga karena kakek berumur 76 tak lagi pulang ke rumah sejak 6 Januari silam.

“Pada saat itu juga pihak keluarga mendapat laporan dari warga bahwa ada bau yang kurang enak di sekitar pondok korban. Setelah itu kami lakukan penyelidikan, ditemukanlah korban yang telah terkubur,” singkatnya. (arp/rio)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:26

Ular Bikin Listrik Padam

TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya,…

Jumat, 23 Februari 2018 11:25

Perusahaan Harus Ambil Peran, Perbaiki Kerusakan Poros Sambaliung-Talisayan

TANJUNG REDEB – Desakan untuk memperbaiki kondisi jalan poros Sambaliung-Talisayan juga disuarakan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:24

Oknum PNS Residivis Sabu Kembali Dibekuk

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau,  bekerja sama dengan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:22

Lebih Dikenal sebagai Pengusaha, Pulang Kampung Majukan Kebudayaan

Sukses di perantauan, tak membuat Aji Bambang Kusuma lupa dengan kampung halaman. Putra daerah, asli…

Jumat, 23 Februari 2018 11:21

Pengacara Rita: Angka Gratifikasi Cuma Asumsi Jaksa

JAKARTA -Gratifikasi senilai Rp 469 miliar yang didakwakan jaksa kepada Bupati Kutai Kartanegara nonaktif…

Kamis, 22 Februari 2018 11:43

Rita Tetap Umbar Senyum

JAKARTA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari menjalani sidang perdana di Pengadilan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:42

Beri Edukasi soal Obat-obatan, Malah Dianggap Mempersulit

Tanggung jawab besar harus diemban Meliana Kurniawaty. Sebagai seorang apoteker, Meliana sudah disumpah…

Kamis, 22 Februari 2018 11:41

Beri Deadline Sebulan

SAMBALIUNG – Kondisi ruas jalan poros Kecamatan Sambaliung menuju Talisayan, masih mengalami kerusakan.…

Kamis, 22 Februari 2018 11:33

Jaringan Jadi Kambing Hitam, Pelayanan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Terhambat

TANJUNG REDEB - Lambannya proses pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau KTP-el di Dinas…

Rabu, 21 Februari 2018 12:58

Berdalih Tak Bisa Berpolitik, Totoh Enggan Ikut Seleksi Sekkab

TANJUNG REDEB – TotohHermanto merupakan satu dari sebelas nama yang lolos kriteria mengikuti lelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .