MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 08 Februari 2018 12:08
Lebih Sering Dilanggar, Dishub Setop Penggunaan Traffic Lights dengan Penghitung Waktu Mundur
TAK EFEKTIF: Traffic lights dengan penghitung waktu mundur sudah tidak difungsikan karena tetap sering dilanggar pengendara.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau menilai Traffic Lights Countdown Timer atau lampu lalu lintas penghitung waktu mundur, kerap disalahgunakan pengendara remaja.
Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman, traffic light countdown timer, sebenarnya sangat bermanfaat bagi pengendara saat berlalu lintas. Dengan alat tersebut, pengendara bisa memperkirakan ketika akan berhenti atau tetap berjalan saat melintas di persimpangan jalan.
Namun sebaliknya, alat tersebut terkadang juga memicu pengendara melanggar lalu lintas. Ia mencontohkan, ketika lampu sedang berwarna merah namun durasinya akan segera berakhir, tak sedikit pengendara yang berada di barisan depan langsung memacu kendaraannya. Padahal durasi lampu merahnya baru akan berakhir. Begitu juga situasinya ketika lampu hijau segera berakhir.
“Bukannya melambat, tetapi semakin mempercepat laju kendaraan. Keadaan ini bukan tidak mungkin dapat menimbulkan kecelakaan,” ucap Abdurrahman ketika ditemui di ruang kerja, Selasa (6/2).
Dari evaluasi tersebut, pihaknya menilai traffic light dengan timer waktu sudah tidak efektif.

“Traffic light countdown timer juga sudah tidak dipergunakan lagi di kota-kota pada umumnya. Seperti di Samarinda dan kota besar lainnya. Sebab bayak yang salah gunakan, terutama pengendara kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Malah lanjut dia, lampu lalu lintas dengan timer, juga kerap dijadikan sarana untuk balapan liar. “Banyak remaja yang kebut-kebutan, balapan liar. Waktu pada lampu lalu lintas dijadikan sarana menghitung waktu start,” sambungnya.

Hal senada diutarakan Yono, warga RT 10 Kelurahan Teluk Bayur. Menurutnya, traffic light countdown timer lebih baik ditiadakan. Karena lebih sering dilanggar pengendara.

“Soal gini, kalau pakai angka detik itu terkadang empat atau lima kendaraan kebanyakan menyelonong, kami sering duduk di persimpangan jalan dan melihat sebagian pengendara nakal. Alangkah bagusnya tidak pakai angka detiklah, pakai yang biasa saja,” pungkas Yono. (*/sli/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 00:16

Bawah Jembatan Lempake Jadi Tempat Sampah

BIATAN - Minimnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, bagi sebagian oknum warga sepertinya…

Rabu, 23 Mei 2018 00:15

Bisnis Sarang Burung Walet Kian Menggiurkan

TALISAYAN- Menggiurkannya investasi sarang burung walet rumahan, membuat para pengusaha maupun masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 00:14

Kuota Bright Gas 5,5 Kg Dianggap Kurang

TANJUNG REDEB – Keberadaan Bright Gas 5,5 Kg di Bumi Batiwakkal, belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:13

Balapan Liar, Dua Motor Lagi Diamankan

TANJUNG REDEB – Selema Ramadan, Satlantas Polres Berau terus memburu aksi balapan liar di sejumlah…

Rabu, 23 Mei 2018 00:11

Konvoi Sahur Dipantau Satlantas

TANJUNG REDEB – Membangunkan orang sahur sah-sah saja, tapi kalau caranya membahayakan keselamatan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:10

IPAL, Solusi Sanitasi Ramah Lingkungan

TANJUNG REDEB - Program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilakukan pemerintah melalui Dinas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:39

Satlantas Amankan Motor untuk Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan intensitas balapan liar cukup tinggi.…

Selasa, 22 Mei 2018 09:07

Prioritaskan Jalan Usaha Tani

BATU PUTIH – Dalam memaksimalkan potensi pertanian, serta memberikan kenyamanan dalam aktivitas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:05

Warga Minta Jalan Lingkungan di Bumi Jaya Diaspal

TALISAYAN- Masyarakat yang berada di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengeluhkan kondisi jalan…

Senin, 21 Mei 2018 17:31

Harus Perhatikan Kepentingan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Melihat banyaknya lubang-lubang tambang yang menganga di hutan adat Berau, membuat Komando…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .