MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 08 Februari 2018 12:08
Lebih Sering Dilanggar, Dishub Setop Penggunaan Traffic Lights dengan Penghitung Waktu Mundur
TAK EFEKTIF: Traffic lights dengan penghitung waktu mundur sudah tidak difungsikan karena tetap sering dilanggar pengendara.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau menilai Traffic Lights Countdown Timer atau lampu lalu lintas penghitung waktu mundur, kerap disalahgunakan pengendara remaja.
Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman, traffic light countdown timer, sebenarnya sangat bermanfaat bagi pengendara saat berlalu lintas. Dengan alat tersebut, pengendara bisa memperkirakan ketika akan berhenti atau tetap berjalan saat melintas di persimpangan jalan.
Namun sebaliknya, alat tersebut terkadang juga memicu pengendara melanggar lalu lintas. Ia mencontohkan, ketika lampu sedang berwarna merah namun durasinya akan segera berakhir, tak sedikit pengendara yang berada di barisan depan langsung memacu kendaraannya. Padahal durasi lampu merahnya baru akan berakhir. Begitu juga situasinya ketika lampu hijau segera berakhir.
“Bukannya melambat, tetapi semakin mempercepat laju kendaraan. Keadaan ini bukan tidak mungkin dapat menimbulkan kecelakaan,” ucap Abdurrahman ketika ditemui di ruang kerja, Selasa (6/2).
Dari evaluasi tersebut, pihaknya menilai traffic light dengan timer waktu sudah tidak efektif.

“Traffic light countdown timer juga sudah tidak dipergunakan lagi di kota-kota pada umumnya. Seperti di Samarinda dan kota besar lainnya. Sebab bayak yang salah gunakan, terutama pengendara kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Malah lanjut dia, lampu lalu lintas dengan timer, juga kerap dijadikan sarana untuk balapan liar. “Banyak remaja yang kebut-kebutan, balapan liar. Waktu pada lampu lalu lintas dijadikan sarana menghitung waktu start,” sambungnya.

Hal senada diutarakan Yono, warga RT 10 Kelurahan Teluk Bayur. Menurutnya, traffic light countdown timer lebih baik ditiadakan. Karena lebih sering dilanggar pengendara.

“Soal gini, kalau pakai angka detik itu terkadang empat atau lima kendaraan kebanyakan menyelonong, kami sering duduk di persimpangan jalan dan melihat sebagian pengendara nakal. Alangkah bagusnya tidak pakai angka detiklah, pakai yang biasa saja,” pungkas Yono. (*/sli/udi)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:43

7 Orang Langsung Hirup Udara Segar

TANJUNG REDEB - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI, menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:42

Tinjau Pemondokan di Arafah dan Mina

TANJUNG REDEB - Sudah lebih sepekan seluruh jamaah haji asal Berau berada di Tanah Suci. Walau sempat…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:40

Serap Aspirasi Pedagang

TANJUNG REDEB – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memuji keberhasilan Pemkab Berau yang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:11

Jual Bantuan Sembako, Upayakan Pengiriman Berupa Dana

TANJUNG REDEB – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTB), khususnya Lombok, membuat beberapa…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:08

Kasus Dugaan Pemerkosaan Karyawan Tambang, Ternyata Polisi Belum Cukup Bukti

SAMBALIUNG - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap warga Suaran, Sambaliung, oleh salah satu karyawan kontraktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Operator Speedboat Mulai Sadar Keselamatan Penumpang, Ini Buktinya....

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, akui saat ini pengguna jasa transportsi…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:07

Banding di PT Upaya Terakhir

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding pada perkara kasus yang menimpa Bupati Muharram, merupakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:03

Nelayan Balikukup Masih Sulit Melaut

BATU PUTIH - Sudah sekitar tiga pekan terakhir, angin selatan masih melanda di Kampung Balikukup, Kecamatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:01

Kasus Berat, Penanganan di Rumah Aman

TANJUNG REDEB - Menyikapi beberapa kasus atau tindak kriminal pencurian yang dilakukan oleh anak di…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Pemberikan Vaksin MR Belum Ada Keluhan

BATU PUTIH - Hingga kini, terkait pemberian imunisasi atau vaksin Measles and Rubella (MR) di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .