MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 09 Februari 2018 13:30
88 Koperasi di Berau Tidak Aktif

Disperindagkop Bahkan Tak Tahu Keberadaannya

Wiyati

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dari 351 koperasi yang ada di Berau, hanya 263 di antaranya yang aktif melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Abdurrachim Saad kepada Berau Post, Kamis (8/2).

“Sebanyak 88 koperasi tidak aktif. Ini berdasarkan pantauan kami di lapangan. Setelah ditelusuri, ternyata banyak koperasi yang tercatat di Disperindagkop yang tidak diketahui keberadaannya dan tidak ada aktivitas,” katanya.

Abdurrachim menegaskan, koperasi yang tidak bisa melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama dua tahun atau lebih secara berturut-turut akan diberikan surat peringatan tertulis.

“Sesuai aturan yang berlaku. Tidak hanya teguran tertulis. Bagi koperasi yang tidak bisa melaksanakan RAT selama dua tahun atau lebih secara berturut-turut, bisa dibubarkan oleh pejabat berwenang,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati mengatakan langkah yang akan diambil pihaknya adalah mengevaluasi kembali dan mengklarifikasi keberadaan koperasi tersebut. Jika memang sudah tidak ada. Disperindagkop akan mengusulkan ke pusat untuk dihapuskan karena pendataan koperasi tercatat juga di Kementrian Koperasi dan UMKM.

“Kami juga tidak bisa sepihak, kami menunggu hasil persetujuan Kementrian. Kenyataannya setelah berjalannya waktu, banyak koperasi tidak diketahui keberadaannya dan tidak ada aktivitas,” ujarnya.

Langkah lain yang akan diambil pihaknya adalah menyurati camat setempat untuk membantu mencaritahu keberadaan koperasi di daerahnya masing-masing sesuai alamat koperasi yang tercatat di Disperindagkop selama ini.

“Memang jumlah koperasi di daerah tidak ada batas atau standarisasi, tapi intinya harus dibina dan aktif. Inilah tugas kami melakukan pembinaan dan pengawasan,” ungkapnya.

Wiyati juga mengatakan seharusnya ada tenaga penyuluh koperasi di setiap kecamatan. Sayangnya, hingga kini Disperindagkop hanya memiliki 3 tenaga penyuluh di lapangan. Itupun honornya dibantu oleh Disperindagko Provinsi Kaltim.

“Idealnya sih, setiap kecamatan harus ada satu tenaga penyuluh koperasi,” jelas dia.

Disperindagkop, diakui Wiyati, selama ini terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban-kewajiban koperasi serta usaha-usaha yang perlu ditingkatkan agar koperasi itu juga memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat khususnya para anggota koperasi.

“Tahun ini kami berencana memberikan reward bagi koperasi terbaik supaya pengelola koperasi termotivasi. Penilaian koperasi terbaik tersebut ditentukan oleh tim penilai dari provinsi, untuk menentukan koperasi berprestasi tingkat kabupaten yang dinilai dari aspek manajemen, usaha, dan aspek lainnya,” tuturnya.(*/nar/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Juli 2018 00:13

Omzet hingga Rp 15 Juta

TANJUNG REDEB – Para pedagang musiman yang menjajakan bendera dan umbul-umbul, mulai bermunculan…

Sabtu, 28 Juli 2018 00:11

Tiap Kampung Diminta Membangun Pasar

TALISAYAN – Camat Talisayan David Pamuji, meminta seluruh aparat kampung di wilayahnya, bisa melakukan…

Jumat, 27 Juli 2018 14:25

Majukan Ekonomi Masyarakat, Bakal Bangun Pasar

TALISAYAN - Kepala Kampung Talisayan, Yamsir akan berupaya meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya,…

Rabu, 25 Juli 2018 13:16

Biatan Ilir Bakal Punya Produk Beras Lokal

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, terus berinovasi dalam menghidupkan perekonomian masyarakat,…

Selasa, 24 Juli 2018 13:55

Penyakit Kuning Serang Lada Petani

BATU PUTIH – Belum usai polemik rendahnya harga jual lada, sejumlah petani budidaya lada di Kecamatan…

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .