MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 10 Februari 2018 10:45
80 Ekor Sapi Ikut Asuransi
ASURANSI HEWAN TERNAK: Program AUTS memberikan perlindungan untuk sapi ternak milik masyarakat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahun ini, sebanyak 80 ekor sapi dari wilayah Sambaliung telah mengikuti program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Berau.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pasal 37 menyebutkan bahwa Pemerintah berkewajiban melindungi usaha tani yang dilakukan oleh petani atau peternak dari kerugian akibat gagal panen dalam bentuk asuransi pertanian. Setelah bergulirnya asuransi bagi petani padi pada tahun 2016, kini peternak sapi pun dapat terlindungi dengan adanya program AUTS ini.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Bina Usaha, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, Widodo kepada media ini, kemarin (9/2).

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan program AUTS, total biaya premi sebesar Rp 200 ribu per ekor per tahun, 80 persen uang premi atau sekitar Rp 160 ribu ditanggung pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan). Sementara, 20 persen atau dengan nominal Rp 40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.

“Program ini juga bekerjasama dengan Jasindo, sehingga pembayaran premi dapat dilakukan langsung ke Jasindo dengan subsidi dari pemerintah. Peternak juga tidak terlalu terbebani karena hanya membayar Rp 40 ribu per ekor,” kata Widodo.

Lebih lanjut, dia mengatakan keuntungan peternak sapi yang mengikuti program ini, bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan mati atau hilang karena tindakan pencurian, peternak akan menerima klaim Uang Pertanggungan (UP) sebesar Rp 10 juta per ekor.

Kemudian Jasindo melakukan survei mengenai sapi yang akan diasuransikan, sebelum menerbitkan polis asuransi bagi peserta.

Widodo menyebutkan, AUTS telah diakses oleh tiga kelompok peternak dari Kecamatan Sambaliung, yakni Kelompok Samburakat Jaya Mandiri dengan jumlah sapi 56 ekor, Kelompok ternak Berkah 4 ekor sapi, Tunggal Jaya 20 ekor, jadi jumlah keseluruhan 80 ekor.

“Sebenarnya minat peternak sapi sangat tinggi untuk mengasuransikan ternaknya, itu terlihat dari sosialisasi yang dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan, akan tetapi mereka enggan mengikuti prosedur administrasi yang harus dipenuhi untuk mengikuti program AUTS ini,” ujarnya.

Padahal, kata dia, tidak semua peternak sapi mendapatkan manfaat perlindungan asuransi ternak ini. Terdapat beberapa kriteria calon penerima polis, baik pelaku usahanya maupun kriteria ternak sapi yang terlindungi serta risiko yang dapat dijamin. Penerima polis asuransi ternak sapi merupakan pelaku usaha penggemukan dan atau pembibitan baik sapi potong maupun sapi perah.

“Peternak sapi juga harus bergabung dalam kelompok ternak aktif dan mempunyai pengurus lengkap. Adapun kriteria sapi yang terlindungi asuransi adalah sapi potong dan sapi perah yang dimiliki pelaku usaha. Sapi memiliki penandaan atau identitas yang jelas berupa microchip, eartag atau lainnya. Mengenai umur, sapi yang terlindungi berumur 8 bulan sampai 6 tahun,” pungkasnya.

Dikatakannya, alokasi AUTS Berau Tahun 2018 belum diketahui sehingga hanya melanjutkan alokasi sebelumnya sembari terus memberikan sosialisasi kepada peternak tentang AUTS.

“Program AUTS di Berau memang masih baru, sehingga akan terus disosialisasikan kepada peternak. Diharapakan selanjutnya peternak tertarik dalam memberikan perlindungan ternaknya,” ujarnya. (*/nar/asa)


BACA JUGA

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…

Minggu, 22 April 2018 12:30

Sistem Diubah, Dispora Pesimistis

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, pesimistis target retribusi…

Minggu, 22 April 2018 12:29

GELIAT PERTANIAN !!! Berau Programkan 10 Ribu Ha Jagung

TANJUNG REDEB - Meskipun perkebunan kelapa sawit semakin eksis, namun tak mempengaruhi sektor pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .