MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 10 Februari 2018 10:45
80 Ekor Sapi Ikut Asuransi
ASURANSI HEWAN TERNAK: Program AUTS memberikan perlindungan untuk sapi ternak milik masyarakat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahun ini, sebanyak 80 ekor sapi dari wilayah Sambaliung telah mengikuti program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Berau.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pasal 37 menyebutkan bahwa Pemerintah berkewajiban melindungi usaha tani yang dilakukan oleh petani atau peternak dari kerugian akibat gagal panen dalam bentuk asuransi pertanian. Setelah bergulirnya asuransi bagi petani padi pada tahun 2016, kini peternak sapi pun dapat terlindungi dengan adanya program AUTS ini.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Bina Usaha, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, Widodo kepada media ini, kemarin (9/2).

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan program AUTS, total biaya premi sebesar Rp 200 ribu per ekor per tahun, 80 persen uang premi atau sekitar Rp 160 ribu ditanggung pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan). Sementara, 20 persen atau dengan nominal Rp 40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.

“Program ini juga bekerjasama dengan Jasindo, sehingga pembayaran premi dapat dilakukan langsung ke Jasindo dengan subsidi dari pemerintah. Peternak juga tidak terlalu terbebani karena hanya membayar Rp 40 ribu per ekor,” kata Widodo.

Lebih lanjut, dia mengatakan keuntungan peternak sapi yang mengikuti program ini, bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan mati atau hilang karena tindakan pencurian, peternak akan menerima klaim Uang Pertanggungan (UP) sebesar Rp 10 juta per ekor.

Kemudian Jasindo melakukan survei mengenai sapi yang akan diasuransikan, sebelum menerbitkan polis asuransi bagi peserta.

Widodo menyebutkan, AUTS telah diakses oleh tiga kelompok peternak dari Kecamatan Sambaliung, yakni Kelompok Samburakat Jaya Mandiri dengan jumlah sapi 56 ekor, Kelompok ternak Berkah 4 ekor sapi, Tunggal Jaya 20 ekor, jadi jumlah keseluruhan 80 ekor.

“Sebenarnya minat peternak sapi sangat tinggi untuk mengasuransikan ternaknya, itu terlihat dari sosialisasi yang dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan, akan tetapi mereka enggan mengikuti prosedur administrasi yang harus dipenuhi untuk mengikuti program AUTS ini,” ujarnya.

Padahal, kata dia, tidak semua peternak sapi mendapatkan manfaat perlindungan asuransi ternak ini. Terdapat beberapa kriteria calon penerima polis, baik pelaku usahanya maupun kriteria ternak sapi yang terlindungi serta risiko yang dapat dijamin. Penerima polis asuransi ternak sapi merupakan pelaku usaha penggemukan dan atau pembibitan baik sapi potong maupun sapi perah.

“Peternak sapi juga harus bergabung dalam kelompok ternak aktif dan mempunyai pengurus lengkap. Adapun kriteria sapi yang terlindungi asuransi adalah sapi potong dan sapi perah yang dimiliki pelaku usaha. Sapi memiliki penandaan atau identitas yang jelas berupa microchip, eartag atau lainnya. Mengenai umur, sapi yang terlindungi berumur 8 bulan sampai 6 tahun,” pungkasnya.

Dikatakannya, alokasi AUTS Berau Tahun 2018 belum diketahui sehingga hanya melanjutkan alokasi sebelumnya sembari terus memberikan sosialisasi kepada peternak tentang AUTS.

“Program AUTS di Berau memang masih baru, sehingga akan terus disosialisasikan kepada peternak. Diharapakan selanjutnya peternak tertarik dalam memberikan perlindungan ternaknya,” ujarnya. (*/nar/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Juli 2018 00:13

Omzet hingga Rp 15 Juta

TANJUNG REDEB – Para pedagang musiman yang menjajakan bendera dan umbul-umbul, mulai bermunculan…

Sabtu, 28 Juli 2018 00:11

Tiap Kampung Diminta Membangun Pasar

TALISAYAN – Camat Talisayan David Pamuji, meminta seluruh aparat kampung di wilayahnya, bisa melakukan…

Jumat, 27 Juli 2018 14:25

Majukan Ekonomi Masyarakat, Bakal Bangun Pasar

TALISAYAN - Kepala Kampung Talisayan, Yamsir akan berupaya meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya,…

Rabu, 25 Juli 2018 13:16

Biatan Ilir Bakal Punya Produk Beras Lokal

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, terus berinovasi dalam menghidupkan perekonomian masyarakat,…

Selasa, 24 Juli 2018 13:55

Penyakit Kuning Serang Lada Petani

BATU PUTIH – Belum usai polemik rendahnya harga jual lada, sejumlah petani budidaya lada di Kecamatan…

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .