MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 10 Februari 2018 10:56
Petugas BKSDA Dapat Ancaman

Telur Penyu Dirampok, Diuber dengan Parang

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kelezatan telur penyu, membuat sejumlah oknum berbuat nekat. Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang bertugas di Pulau Sangalaki, didatangi sejumlah oknum membawa parang dengan maksud merampok telur penyu, Jumat (9/2).

Ya, aturan dan undang-undang yang melindungi fauna tersebut, sudah tidak lagi ditakuti demi mendapat pundi-pundi rupiah. Hukuman tak membuat segelintir orang jera. Bahkan, hukum yang seharusnya ditaati malah dilanggar.

Kepala BKSDA Berau Agento Seno menjelaskan, lima orang oknum yang diduga dari Pulau Derawan mengancam petugas yang sedang berjaga di Pulau Sangalaki.

Dugaan oknum tersebut jelasnya bukan tanpa alasan. Pihak BKSDA bahkan mengenali dua dari lima oknum tersebut. Agento Seno mengatakan, dua orang oknum tersebut berinisial Rd dan Al yang merupakan warga Pulau Derawan.

“Mereka datang dan mengancam supaya diberi telur penyu. Tapi saya tegaskan ke teman-teman BKSDA untuk tidak diberi,” katanya saat dihubungi Berau Post, Jumat (9/2).

Merasa permintaanya tak digubris, lima oknum itu diterangkan Agento, bakal kembali lagi mendatangi Pulau Sangalaki pada Jumat (9/2) malam. Tujuannya untuk mengambil telur penyu di pulau yang hanya dihuni petugas BKSDA itu.

Mendengar ancaman itu, Agento pun meminta para petugasnya untuk tidak beraktivitas atau melaksanakan tugas pada Jumat malam. Yakni dengan tidak mengambil data aktivitas penyu dan tidak merelokasi telur penyu. “Saya minta begitu karena khawatir dengan keselamatan teman-teman di sana (Pulau Sangalaki, red),” ucapnya.

Pasalnya, ancaman serupa juga telah diterima para petugas BKSDA beberapa hari lalu. Oknum tersebut bahkan berani mendatangi dan menggedor posko petugas demi mendapat telur penyu.

“Karena sebelum kejadian ini, beberapa hari lalu oknum-oknum ini juga mendatangi petugas kami dan menggedor-gedor pintu rumah petugas untuk meminta telur penyu itu,” tambahnya.

Di Pulau Sangalaki, pencurian telur penyu sejatinya tidak hanya terjadi baru-baru ini. Telah berulang kali. Pencurian pun diungkapkan Agento acap kali terjadi pada malam hari, yakni berkisar pada pukul 22.00 Wita hingga 24.00 Wita.  Saat para penyu-penyu bertelur.

Selain itu, para oknum yang diketahui Agento terdiri dari dua kelompok ini, juga nekat memanjat hatchery, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah tempat penetasan telur. Padahal tinggi tempat penetasan telur dilindungi pagar setinggi dua meter. Tidak berhenti sampai di situ, oknum tersebut juga mengambil telur-telur yang telah direlokasi petugas BKSDA.

Sementara itu, Kepala Polisi Sekitar (Polsek) Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko mengaku belum mendapat laporan perihal ancaman yang dilakukan lima oknum warga Pulau Derawan terhadap petugas BKSDA di Pulau Sangalaki.

Bahkan, untuk pencurian telur penyu juga pihaknya belum pernah mendapat informasi dari pihak BKSDA Berau yang bertugas melakukan relokasi. “Sampai sekarang belum ada laporan mengenai itu,” katanya saat dikonfirmasi.

Padahal, Djumarko mengaku pihaknya dan pihak-pihak terkait selalu rutin menggelar patroli. Namun, tak sekalipun mendapatkan pelaku pencuri telur penyu. “Jujur saja, kami sejauh ini juga cukup sulit untuk berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Karena Pulau Sangalaki yang ditempati para petugasnya itu salah satu pulau tertutup,” ujarnya.

Sebagai penegak hukum di kepulauan yang terkenal wisata baharinya itu, Djumarko akan mencoba melakukan koordinasi dengan BKSDA serta mencari informasi terkait oknum tersebut.

“Tapi setelah ini saya akan mencoba cari informasi mengenai kasus pencurian ini dan tindakan oknum yang membawa senjata tajam itu,” tandasnya. (arp/rio)

 


BACA JUGA

Senin, 25 Juni 2018 11:53

Panwaslu Antisipasi Kecurangan

MEMASUKI masa tenang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Senin, 25 Juni 2018 11:51

TKBM Tetap Harapkan Pembayaran

TANJUNG REDEB - Pihak Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau sangat menyayangkan langkah Asosiasi…

Senin, 25 Juni 2018 11:48

Disdik “Angkat Tangan”, Soal Usulan Tes Narkoba di Puskesmas bagi Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Usulan Wakil Ketua DPRD Berau Saga, agar pelaksanaan tes narkoba bagi calon siswa…

Senin, 25 Juni 2018 11:46

Ajak Pemuda Lakukan Kegiatan Positif

Bermain futsal bukan sekadar menjadi hobi semata. Tapi juga bisa dijadikan media untuk mengajak anak-anak…

Senin, 25 Juni 2018 11:45

KPU Berau Dituding Tak Profesional, Hingga H-3, Berau Masih Kekurangan 1.700 Surat Suara

SAMARINDA – Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim tinggal dua hari lagi.…

Minggu, 24 Juni 2018 12:13

Warning dari Kapolres, Pungli PPDB Dijerat UU Tipikor

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memastikan tidak diam untuk mencegah potensi…

Minggu, 24 Juni 2018 12:11

Satu Lagi Pengedar Diringkus

SATRESNARKOBA Polres Berau kembali budak sabu. Setelah tiga pengedar yang baru-baru ini telah menghuni…

Minggu, 24 Juni 2018 12:09

IPB Akui Salah Mengelola Limbah

TANJUNG REDEB - Direktur PT Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin, mengakui adanya kesalahan pengelolaan…

Minggu, 24 Juni 2018 12:08

Atasi Keretakan Badan Jalan Ahmad Yani, Harus Dilakukan Ahlinya

TANJUNG REDEB - Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 24 Juni 2018 12:07

Jangan Persulit Calon Siswa

TANJUNG REDEB – Calon Peserta Didik (CPD) jenjang SMA sederajat, diwajibkan melakukan tes narkoba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .