MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 11 Februari 2018 11:18
Pemilik Akun syaif_osd Akui Kebenaran Foto

PROKAL.CO,  TANJUNG REDEB – Kebenaran foto penangkapan dua ekor ikan hiu oleh empat orang remaja di media sosial Instagram benar adanya. Hal ini diakui langsung sang pemilik akun syaif_osd.

Kepada Berau Post, ia mengaku tidak mengetahui bahwa hiu hasil buruan bersama teman-temannya itu,  merupakan salah satu hewan yang dilindungi negara.

“Maaf, itu hiu pari bukan hiu yang dilindungi,” katanya saat dikonfirmasi awak media ini, Sabtu (10/2).

Ketika ditanya lebih lanjut, akun syaif_osd ini tak menggubris namun tetap berpendapat bahwa ikan hiu pari itu tidak dilindungi. “Maaf, saya tanya hiu pari dilindungi kah?,” ucapnya sembari mengakhiri pesan singkat yang dikirim awak media ini.

Melihat masih adanya oknum-oknum yang melakukan perburuan terhadap ikan hiu di wilayah Berau. Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah pun meminta perlu adanya peningkatan pengawasan. Tidak hanya terhadap penyu, namun juga ikan hiu. “Namun juga harus sering-sering sosialisasi kepada masyarakat terhadap pentingnya pelestarian satwa,” katanya.

Perlindungan terhadap fauna yang dilindungi ini menurutnya wajib dilakukan. Sebab, hiu dan penyu merupakan aset pemerintah yang populasinya kian menurun. “karena ini mirip aset yang mesti dilindungi bersama,” tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Perikanan Berau mengaku terkejut dengan beredarnya foto di Instagram, yang dibagi oleh akun syaif_osd menggunakan Instagram Stories, Kamis (8/2) lalu. Pada foto tersebut tampak empat orang remaja berhasil menangkap dua ekor ikan hiu.

Sejumlah netizen yang geram pun meng-capture foto tersebut, lalu diteruskan melalui berbagai sosial media lainnya secara berantai.

Pasalnya, pada lokasi foto tersebut, terpampang tulisan “Talisayan, Kalimantan Timur”. Tampak pula seorang remaja mengenakan baju lengan panjang berwarna kuning memegang buntut ikan hiu. Sementara tiga rekan lainnya, memegang satu ekor hiu satunya. Pada seekor hiu, tampak dengan jelas siripnya telah dipotong setengah.

Sayangnya Dinas Perikanan mengaku masih belum menerima laporan terkait foto tersebut. Kepala Dinas Perikanan Berau Fuadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan bahwa terjadi penangkapan hiu di Kecamatan Talisayan.

Dirinya menegaskan pemerintah Kabupaten Berau, telah melarang menangkap, menampung, mendaratkan, dan membawa keluar semua jenis penyu, pari dan hiu dari perairan laut Berau.

Tidak itu saja, perusahaan yang sudah beraktivitas melakukan penangkapan, maupun penampungan baik yang sudah memiliki izin, ataupun tidak berizin untuk menghentikan usahanya. “Sejak kejadian penangkapan hiu di Pulau Derawan tahun lalu, pemerintah memang sudah mewanti-wanti bahwa tidak ada lagi penangkapan atau jual beli hiu,” ungkapnya.

Mengenai penangkapan hiu di Kecamatan Talisayan pihaknya mengaku akan menyelidiki kembali. Sebab hingga saat ini petugas Dinas Perikanan di Kecamatan Talisayan belum memberikan informasi.

Hiu lanjut Fuadi, termasuk dalam fauna laut yang dilindungi. Jumlahnya pun terbatas. Tetapi, khusus untuk tiga hiu jenis nurse, belimbing dan gergaji atau hiu pari tersebut, populasinya juga terbatas. Sehingga jika dilihat dari sisi konservasi, ketiga jenis hiu tersebut juga akan punah jika perburuannya tidak diatasi.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Berau AKP Andika, mengaku belum mengetahui perihal beredarnya foto-foto para “predator” hiu itu di Instagram.

Ia pun mengatakan, pihaknya segera melakukan tindakan, dengan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari kebenaran tersebut. “Nanti saya cek kebenarannya ya,” singkatnya. (arp/rio)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:24

207 Koperasi Langgar Aturan

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*