MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 12 Februari 2018 10:10
Anggaran Bukan Alasan

Soal Tidak Ada SD Penuhi Standar Nasional

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tidak ada satu pun sekolah dasar (SD) di Kabupaten Berau yang memenuhi standar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turut mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Khususnya komisi III yang membidangi pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno mengatakan , tidak adanya SD di Berau yang berstandar nasional itu seharusnya membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau lebih perhatian dan serius terhadap dunia pendidikan di Bumi Batiwakkal –sebutan Kabupaten Berau.

Keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini menurutnya, bukan menjadi alasan. Harus tetap bisa dimaksimalkan pihak eksekutif.

Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun diminta agar bisa memilah dan menentukan pembangunan yang prioritas. “Dunia pendidikan harus dinomorsatukan. Supaya membuat gedung SD di Berau bisa masuk standar nasional,” katanya kepada Berau Post, Minggu (11/2).

Selain itu, minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2018 ini, harusnya menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, tidak membuat pemkab patah arang.

Namun, ia berpendapat masih ada sumber-sumber yang bisa diarahkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana (Sapras) pendidikan.

Harno–sapaan akrabnya- pun mencontohkan dana corporate sosial responbility (CSR) dari beberapa perusahaan yang beroperasi di Berau. “Kalau perlu CSR ini harus lebih banyak diarahkan ke sarpras pendidikan dari pada ke arah lain yang tidak perlu urgent,” ucapnya.

Sementara itu, terkait jatah Rp 17 milliar untuk 50 paket berbagai pembangunan di Disdik Berau pada 2018 diakui Fery Kombong memang rendah. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Berau ini mengatakan anggaran pendidikan seharusnya 20 persen dari APBD.

Terlebih kewenangan sekolah menengah atas (SMA) sederajat telah diambil alih pemerintah provinsi dan tidak dibebankan lagi kepada APBD kabupaten atau kota.

“APBD kita tahun ini Rp 1,8 triliun, jadi apabila dikalkulasikan 20 persen ya seharusnya sebesar Rp 300 milliar lebih untuk pendidikan,” ujarnya.

Sayangnya, pembangunan untuk sarpras SD saja sejak 2017 hingga tahun ini, stagnan Rp 17 miliar. Pun sudah dibantu dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Melihat kondisi tersebut, ia menerangkan harus ada diskusi dan hearing antara DPRD dengan instansi terkait selaku pihak yang mengetahui teknis. Supaya mengetahui kekurangan-kekurangan yang menyebabkan tidak adanya SD yang masuk kriteria standar nasional.

Apalagi menurutnya saat ini telah ada sekolah-sekolah di Berau yang menetapkan aturan fullday school. “Untuk fullday school ini harusnya ditunjang dengan fasilitas-fasilitas yang baik. Karena anak-anak kita akan lebih banyak menghabiskan waktunya di sekolah,” tandasnya. (arp/rio)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 13:24

DPMK dan Camat Siapkan Plt

TANJUNG REDEB – Selain sudah menyandang status tersangka, Kepala Kampung Biatan Ulu Suharto, juga…

Senin, 20 Agustus 2018 13:21

Soal DCS, Jangan Sekadar Menggugurkan Kewajiban

TANJUNG REDEB – Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau Samsudo, minta KPU Berau tidak…

Senin, 20 Agustus 2018 13:20

Ketua KPU Sebut Sudah Sesuai Aturan

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau Roby Maula, mengklaim pihaknya sudah menjalankan tugas dalam…

Senin, 20 Agustus 2018 13:18

Kemenag Akui Ada yang Berbeda

TANJUNG REDEB – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau Alfi Taufik, menegaskan Hari…

Senin, 20 Agustus 2018 13:11

Wujudkan Keinginan Ayah

Menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di upacara HUT RI, memang sudah menjadi impian…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:14

Warga Tak Tahu Bakal Caleg 2019, Sosialisasi KPU Tak Beres?

TANJUNG REDEB – Minimnya sosialisasi, membuat warga Kecamatan Maratua ‘buta’ akan…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Suharto Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah membenarkan adanya penangkapan oleh pihaknya terhadap Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Dapat Bingkisan, Kaget Dikunjungi Istri Bupati

17 Agustus merupakan momen berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali Nina. Namun, tahun…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:11

Pembebasan Lahan Dibatalkan, Khawatir Kinerja Dinilai Menurun

TANJUNG REDEB - Adanya pembatalan usulan pembebasan lahan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:10

Bupati Bakal Evaluasi Dewan Pengawas PDAM

TANJUNG REDEB – Tak hanya direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, Bupati Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .