MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 13 Februari 2018 00:16
KEREN !!! Tiga Ribu Nelayan Berau Ikut Asuransi
TERJAMIN ASURANSI: Salah seorang warga tampak mencari ikan di alur Sungai Kelay, Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan jaminan perlindungan atas risiko nelayan di Indonesia, salah satunya melalui program asuransi nelayan.

Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha, Dinas Perikanan Berau, Ramli mengatakan asuransi nelayan di Kabupaten Berau telah berjalan selama dua tahun. Dalam waktu tersebut, sebanyak 3.000 nelayan telah menjadi peserta program asuransi nelayan, dari jumlah total nelayan di Berau sebanyak 4.076.

 

“Penerima program itu adalah nelayan yang memenuhi syarat dan ketentuan. Yakni memiliki kartu nelayan, berusia maksimal 65 tahun, menggunakan kapal berukuran maksimal 10 gross ton, dan tidak pernah mendapatkan bantuan program asuransi pemerintah,” ujarnya kepada Berau Post.

“Untuk peserta asuransi nelayan di tahun pertama, tidak membayar premi tetapi di tahun selanjutnya nelayan harus membayar Rp 175 ribu per tahun, yang dibayarkan langsung ke Asuransi Jasindo,” jelas Ramli.

Nilai manfaat per nelayan berupa santunan kecelakaan akibat aktivitas penangkapan ikan. Apabila meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp 200 juta, Rp 100 juta apabila menyebabkan cacat permanen, dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan. Tak hanya saat melakukan aktivitas penangkapan ikan, nilai manfaat asuransi juga mencakup kecelakaan di luar saat tidak sedang bekerja.

“Per orang mendapatkan santunan Rp 160 juta apabila meninggal dunia, Rp 100 juta apabila mengalami cacat tetap, dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan,” jelasnya.

Selama program tersebut berlangsung, Dinas Perikanan Berau melalui Jasindo telah menerima klaim sebanyak 9 orang nelayan dari Berau meliputi, nelayan Maratua, Tabalar, Semurut, dan Karangan. Semuanya meninggal saat sedang tidak melaut atau meninggal dengan sebab musabab lain.

“Jadi keluarga mereka mendapat asuransi sebesar Rp 160 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ramli mengatakan hadirnya asuransi nelayan tentunya sangat membantu nelayan dan keluarganya, terutama saat mengalami kecelakaan dan musibah lainnya. “Diimbau juga kepada nelayan, jika masa waktu asuransi nelayan telah habis, diharapkan segera memperpanjang masa berlakuknya. Setidaknya, sebulan sebelum berakhir masa berlaku, sesuai ketentuan perpanjangan satu tahun sekali,” pinta Ramli.(*/nar/asa)


BACA JUGA

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…

Minggu, 22 April 2018 12:30

Sistem Diubah, Dispora Pesimistis

TANJUNG REDEB – Jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, pesimistis target retribusi…

Minggu, 22 April 2018 12:29

GELIAT PERTANIAN !!! Berau Programkan 10 Ribu Ha Jagung

TANJUNG REDEB - Meskipun perkebunan kelapa sawit semakin eksis, namun tak mempengaruhi sektor pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .