MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Februari 2018 00:19
Anak-Anak Biatan Ilir Sekolah di Kutim

Terkendala Akses yang Buruk di Daerah Sendiri

Abdul Hafid

PROKAL.CO, BIATAN – Jauhnya jarak tempuh serta tidak memadainya infrastruktur  jalan menuju kawasan Semindal, RT 4 Kampung Biatan Ilir, membuat warga terpaksa menumpang pendidikan di salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tepatnya di Kampung Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang.

Kondisi itu dibenarkan Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid. Ia mengatakan, dari lingkungan RT 4 menuju fasilitas pendidikan dasar yang berada di pusat pemerintahan kampung, membutuhkan jarak tempuh 45 kilometer dengan medan jalan yang buruk. Terutama ketika diguyur hujan, jalan menjadi licin dan berlumpur.

Sehingga, warga di sana terpaksa menuju kabupaten tetangga Bumi Batiwakkal julukan dari Kabupaten Berau. Untuk jarak tidak berbeda jauh yakni membutuhkan 42 kilometer dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam dari kawasan pemukiman RT 4.

“Karena medan jalan lebih mudah dilalui, warga menyekolahkan anaknya di Kutim,” kata Abdul Hafid kepada awak Berau Post, Senin (12/2).

Hafid belum mengetahui jumlah pasti warganya yang bersekolah di perkampungan yang masuk wilayah Kutim itu, namun kondisi itu menjadi perhatian prioritas pemerintah kampung.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengajukan pembangunan sekolah filial untuk warga yang bertempat tinggal di pedalaman Kampung Biatan Ilir, kepada Pemkab Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik).

“Nanti kami data yang kemudian kami ajukan pembangunannya. Itu betul-betul menjadi perhatian kami. Karena ini menyangkut pendidikan warga di daerahnya,” ujarnya.

Tidak hanya mempermudah. Warga yang sebelumnya  tidak menyekolahkan anaknya, dapat memasukkan anak mereka untuk menimba ilmu di bangku SD.

“Kampung kami juga berbatasan dengan Kampung Biatan Ulu. Jadi, anak di sana juga bisa bergabung untuk melaksanakan proses belajar,” paparnya.

Hafid juga mengatakan, dirinya tidak mau ada warganya di daerahnya buta pendidikan, akibat terkendala fasilitas pendidikan. Sebab, jika persoalan sengketa lahan dengan pihak perusahaan dapat dimenangkannya. Beberapa persen dari hasil perkebunan nantinya, akan alokasikan menjadi beasiswa bagi warganya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, namun terkendala biaya.

Jadi, tidak ada alasan bagi orangtua di wilayahnya, tidak menyekolahkan anaknya untuk meraih cita-cita yang diinginkan. Sebab, dirinya memiliki harapan, warga di daerahnya dapat bergelar sarjana.

“Keberhasilan kampung bukan dinilai megahnya pembangunan infrastruktur saja. Tapi, juga dinilai dari segi SDM (sumber daya manusia)-nya,” tuturnya.

“Sekarang kami dikenal petani yang kotor dan kumuh. Tapi dengan tingginya SDM, kedepannya warga kami bisa menjadi petani berdasi,” harapnya. (jun/app)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

50 Sertifikat Lahan Warga Kayu Indah Bermasalah

BATU PUTIH - Sengketa puluhan Hektare (Ha) lahan bersertifikat di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Satlantas Awasi Balap Liar saat Ramadan

TANJUNG REDEB - Menyikapi adanya aksi balapan liar terjadi pada bulan Ramadan ini, Satlantas Polres…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:42

Pemasangan PJU Diharapkan Merata

BIDUKBIDUK-Masyarakat kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk, berharap lampu penerangan jalan umum…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:40

Bulog Laksanakan Operasi Pasar

TANJUNG REDEB – Mengantisipasi gejolak kenaikan harga besar saat Ramadan atau menyambut Idulfitri,…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:39

Kelola Anggaran Harus Transparan

TALISAYAN - Dalam mewujudkan pemerintahan bersih dan sehat dari korupsi, serta pelayanan maksimal kepada…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:38

Rekomendasikan Izin Dicabut

TANJUNG REDEB - Terhitung sejak 14 Mei lalu hingga 14 juni mendatang, Tempat Hiburan Malam (THM) yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:37

Naik Motor Wajib Pakai Helm

MENYIKAPI banyaknya pengendara yang tak menggunakan helm pada saat pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:36

Petani Berau Banyak Dapat Alsintan

TANJUNG REDEB - Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dan mencapai kedaulatan pangan, petani khususnya…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Urus Administrasi Kependudukan Jangan lewat Calo

TALISAYAN - Mengurus berbagai administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Jumat, 18 Mei 2018 00:08

Ditargetkan Selesai sebelum Idulfitri

TALISAYAN – Penanganan perbaikan jalan poros Kecamatan Talisayan, menggunakan dana Corporate Social…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .