MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Februari 2018 00:42
Awasi Nelayan “Nakal”
PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHING: Bupati menginstruksikan Dinas Perikanan Berau terus melakukan pengawasan terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan tak ramah lingkungan. Beberapa waktu lalu, pemusnahan terhadap pukat harimau dilakukan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharam meminta kepada Dinas Perikanan, untuk terus mengawasi aktivitas nelayan baik di sungai maupun di laut, sebab hingga saat ini masih saja ditemukan nelayan yang menggunakan bom ikan maupun setrum.

Ditegaskan Bupati, kekayaan laut Berau harus dijaga, praktik illegal fishing seperti pengeboman ikan yang masih dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, harus diwaspadai dari sekarang sebelum kekayaan ini tidak akan bisa dinikmati lagi kedepannya.

Lanjut Muharram, potensi yang sangat besar ini harus dijaga sejak dini. Kondisi ini dikhawatirkan membuat keanekaragaman di laut Berau menjadi berkurang seiring kerusakan terumbu karang sebagai tempat hidup para ikan, akibat bom ikan.

Dijelaskannya, tidak hanya menggunakan pukat tarik yang telah dilarang, oknum nelayan juga masih menggunakan bom ikan, potasium dan juga alat setrum untuk menangkap ikan.

"Cara yang tidak ramah lingkungan ini dikhawatirkan akan menyebabkan populasi ikan menurun, dan merusak terumbu karang. Pada akhirnya akan menyebabkan penurunan populasi ikan dan mengancam sektor pariwisata bahari, yang selama ini menjadi andalan Berau," ungkapnya.

Untuk memberantas praktik ini, pihaknya telah meminta kepada Dinas Perikanan Berau, melakukan pengawasan lebih ketat terhadap nelayan.

"Kami juga telah melarang penjual untuk tidak membeli ikan dari hasil bom ikan. Ia mewanti-wanti para pembeli ikan dari pelaku ini karena perbuatan itu masuk dalam ranah pidana," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk mengganti alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Fuadi mengingatkan, jika para nelayan tetap bersikeras menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pihaknya bersama TNI dan Polri akan memberikan tindakan tegas.

“Jika para nelayan masih terus menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan, maka kedepannya akan dilakukan penertiban oleh pemerintah bekerja sama dengan kepolisian atau TNI,” tegasnya.

Meski demikian, Dinas Perikanan Berau masih akan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada para nelayan. “Program penggantian alat tangkap ikan ramah lingkungan ini akan berjalan selama tiga tahun, jadi kami akan terus melakukan sosialisasi kepada nelayan,” tandasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 00:16

Bawah Jembatan Lempake Jadi Tempat Sampah

BIATAN - Minimnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, bagi sebagian oknum warga sepertinya…

Rabu, 23 Mei 2018 00:15

Bisnis Sarang Burung Walet Kian Menggiurkan

TALISAYAN- Menggiurkannya investasi sarang burung walet rumahan, membuat para pengusaha maupun masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 00:14

Kuota Bright Gas 5,5 Kg Dianggap Kurang

TANJUNG REDEB – Keberadaan Bright Gas 5,5 Kg di Bumi Batiwakkal, belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:13

Balapan Liar, Dua Motor Lagi Diamankan

TANJUNG REDEB – Selema Ramadan, Satlantas Polres Berau terus memburu aksi balapan liar di sejumlah…

Rabu, 23 Mei 2018 00:11

Konvoi Sahur Dipantau Satlantas

TANJUNG REDEB – Membangunkan orang sahur sah-sah saja, tapi kalau caranya membahayakan keselamatan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:10

IPAL, Solusi Sanitasi Ramah Lingkungan

TANJUNG REDEB - Program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilakukan pemerintah melalui Dinas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:39

Satlantas Amankan Motor untuk Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan intensitas balapan liar cukup tinggi.…

Selasa, 22 Mei 2018 09:07

Prioritaskan Jalan Usaha Tani

BATU PUTIH – Dalam memaksimalkan potensi pertanian, serta memberikan kenyamanan dalam aktivitas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:05

Warga Minta Jalan Lingkungan di Bumi Jaya Diaspal

TALISAYAN- Masyarakat yang berada di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengeluhkan kondisi jalan…

Senin, 21 Mei 2018 17:31

Harus Perhatikan Kepentingan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Melihat banyaknya lubang-lubang tambang yang menganga di hutan adat Berau, membuat Komando…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .