MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Februari 2018 00:42
Awasi Nelayan “Nakal”
PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHING: Bupati menginstruksikan Dinas Perikanan Berau terus melakukan pengawasan terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan tak ramah lingkungan. Beberapa waktu lalu, pemusnahan terhadap pukat harimau dilakukan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharam meminta kepada Dinas Perikanan, untuk terus mengawasi aktivitas nelayan baik di sungai maupun di laut, sebab hingga saat ini masih saja ditemukan nelayan yang menggunakan bom ikan maupun setrum.

Ditegaskan Bupati, kekayaan laut Berau harus dijaga, praktik illegal fishing seperti pengeboman ikan yang masih dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, harus diwaspadai dari sekarang sebelum kekayaan ini tidak akan bisa dinikmati lagi kedepannya.

Lanjut Muharram, potensi yang sangat besar ini harus dijaga sejak dini. Kondisi ini dikhawatirkan membuat keanekaragaman di laut Berau menjadi berkurang seiring kerusakan terumbu karang sebagai tempat hidup para ikan, akibat bom ikan.

Dijelaskannya, tidak hanya menggunakan pukat tarik yang telah dilarang, oknum nelayan juga masih menggunakan bom ikan, potasium dan juga alat setrum untuk menangkap ikan.

"Cara yang tidak ramah lingkungan ini dikhawatirkan akan menyebabkan populasi ikan menurun, dan merusak terumbu karang. Pada akhirnya akan menyebabkan penurunan populasi ikan dan mengancam sektor pariwisata bahari, yang selama ini menjadi andalan Berau," ungkapnya.

Untuk memberantas praktik ini, pihaknya telah meminta kepada Dinas Perikanan Berau, melakukan pengawasan lebih ketat terhadap nelayan.

"Kami juga telah melarang penjual untuk tidak membeli ikan dari hasil bom ikan. Ia mewanti-wanti para pembeli ikan dari pelaku ini karena perbuatan itu masuk dalam ranah pidana," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk mengganti alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Fuadi mengingatkan, jika para nelayan tetap bersikeras menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pihaknya bersama TNI dan Polri akan memberikan tindakan tegas.

“Jika para nelayan masih terus menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan, maka kedepannya akan dilakukan penertiban oleh pemerintah bekerja sama dengan kepolisian atau TNI,” tegasnya.

Meski demikian, Dinas Perikanan Berau masih akan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada para nelayan. “Program penggantian alat tangkap ikan ramah lingkungan ini akan berjalan selama tiga tahun, jadi kami akan terus melakukan sosialisasi kepada nelayan,” tandasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:07

Petugas Kebersihan Masih Kurang

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Warga Sulit Cari BBM di Batu Putih

BATU PUTIH - Keberadaan bensin eceran di sejumlah kampung di…

Rabu, 16 Januari 2019 14:02

Ingatkan Masyarakat Bahaya Hoaks

BIDUKBIDUK - Maraknya hoaks jelang pemilu, menjadi perhatian serius dari…

Selasa, 15 Januari 2019 13:19

Kemendag Bakal Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB – Keindahan Pulau Maratua sebagai destinasi wisata tak…

Selasa, 15 Januari 2019 13:17

Usulkan Tujuh Puskesmas Diakreditasi

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau terus melakukan akreditasi…

Selasa, 15 Januari 2019 13:16

Toilet di Makam Raja Alam Masih Rusak

BATU PUTIH - Hingga kini keberadaan toilet di areal Makam…

Selasa, 15 Januari 2019 13:15

Peningkatan Jalan Lingkungan Diusulkan ke Pemkab

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:14

Belum Ada Kesepakatan

TANJUNG REDEB — Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Dinas Lingkungan…

Senin, 14 Januari 2019 14:08

Konstruksi Ambruk, Proyek BPU Terhenti

TALISAYAN – Pembangunan Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Bumi…

Senin, 14 Januari 2019 14:07

Banyak Lubang, Jalan Kalimarau Diperbaiki

TELUK BAYUR – Kerap dikeluhkan masyarakat atas kerusakan di ruas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*