MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Februari 2018 00:42
Awasi Nelayan “Nakal”
PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHING: Bupati menginstruksikan Dinas Perikanan Berau terus melakukan pengawasan terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan tak ramah lingkungan. Beberapa waktu lalu, pemusnahan terhadap pukat harimau dilakukan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharam meminta kepada Dinas Perikanan, untuk terus mengawasi aktivitas nelayan baik di sungai maupun di laut, sebab hingga saat ini masih saja ditemukan nelayan yang menggunakan bom ikan maupun setrum.

Ditegaskan Bupati, kekayaan laut Berau harus dijaga, praktik illegal fishing seperti pengeboman ikan yang masih dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, harus diwaspadai dari sekarang sebelum kekayaan ini tidak akan bisa dinikmati lagi kedepannya.

Lanjut Muharram, potensi yang sangat besar ini harus dijaga sejak dini. Kondisi ini dikhawatirkan membuat keanekaragaman di laut Berau menjadi berkurang seiring kerusakan terumbu karang sebagai tempat hidup para ikan, akibat bom ikan.

Dijelaskannya, tidak hanya menggunakan pukat tarik yang telah dilarang, oknum nelayan juga masih menggunakan bom ikan, potasium dan juga alat setrum untuk menangkap ikan.

"Cara yang tidak ramah lingkungan ini dikhawatirkan akan menyebabkan populasi ikan menurun, dan merusak terumbu karang. Pada akhirnya akan menyebabkan penurunan populasi ikan dan mengancam sektor pariwisata bahari, yang selama ini menjadi andalan Berau," ungkapnya.

Untuk memberantas praktik ini, pihaknya telah meminta kepada Dinas Perikanan Berau, melakukan pengawasan lebih ketat terhadap nelayan.

"Kami juga telah melarang penjual untuk tidak membeli ikan dari hasil bom ikan. Ia mewanti-wanti para pembeli ikan dari pelaku ini karena perbuatan itu masuk dalam ranah pidana," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk mengganti alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Fuadi mengingatkan, jika para nelayan tetap bersikeras menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pihaknya bersama TNI dan Polri akan memberikan tindakan tegas.

“Jika para nelayan masih terus menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan, maka kedepannya akan dilakukan penertiban oleh pemerintah bekerja sama dengan kepolisian atau TNI,” tegasnya.

Meski demikian, Dinas Perikanan Berau masih akan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada para nelayan. “Program penggantian alat tangkap ikan ramah lingkungan ini akan berjalan selama tiga tahun, jadi kami akan terus melakukan sosialisasi kepada nelayan,” tandasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:36

Kelurahan Karang Ambun Siapkan Posyandu Lansia

TANJUNG REDEB – Kelurahan Karang Ambun akhirnya memiliki Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus…

Jumat, 23 Februari 2018 11:36

Antisipasi Banjir Terus Dilakukan

TANJUNG REDEB –Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, terus rutin membersihkan saluran-saluran…

Jumat, 23 Februari 2018 11:34

Gurimbang Ajukan 19 Pogram

SAMBALIUNG – Kampung Gurimbang telah menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)…

Jumat, 23 Februari 2018 11:30

Dua Kampung Belum Bentuk BUMK

TALISAYAN – Belum seluruhnya perkampungan di wilayah Kecamatan Talisayan, membentuk Badan Usaha…

Jumat, 23 Februari 2018 11:30

Yamsir Sesalkan Kinerja BPK

TALISAYAN – Kinerja Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Talisayan, belum maksimal. Dalam tujuh…

Jumat, 23 Februari 2018 11:29

Jelang MTQ, Rambu Lalu Lintas Bakal Diremajakan

TANJUNG REDEB -  Jelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Dinas Perhubungan (Dishub) Berau akan…

Jumat, 23 Februari 2018 11:28

Rokok Penyumbang Kemiskinan Terbesar Kedua

TANJUNG REDEB - Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, mencatat tingkat kemiskinan masyarakat di Bumi Batiwakkal,…

Kamis, 22 Februari 2018 11:48

Talisayan Aktifkan Ronda Malam

TALISAYAN – Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, perlu kesadaran warga dalam menggalakkan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Tegaskan Larangan Miras dan Judi

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, melarang keras adanya aktivitas perjudian maupun penjualan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Hari Ini, Sidang Darsi Digelar

TANJUNG REDEB – Persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Darsi (65) warga Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .