MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 12:39
Tidak Wajib, Sudah Dilakukan Kemenag

Soal Pemotongan Gaji ASN Muslim untuk Zakat

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kementerian Agama saat ini tengah menyusun Peraturan Presden (Perpres) terkait, pungutan zakat yang bakal diambil dari pemotongan gaji PNS yang beragama Islam. Teknisnya nanti, gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau akan dipotong sebesar 2,5 persen.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau Alfi Taufik sangat mendukung kebijakan ini. Menurutnya, kebijakan ini bukan hal yang baru. Hanya saja, belum diterapkan secara menyeluruh.

“Tetapi memang, belum semua instansi menerapkannya. Kemenag sendiri sudah lama memberlakukan,” ungkap Alfi, Selasa (13/2).

Dijelaskan Alfi, aturan pemotongan gaji PNS 2,5 persen ini sebenarnya sudah diberlakukan di Kemenag bersamaan dengan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Namun, aturan pemotongan gaji untuk zakat baru diterapkan 5 tahun lalu.

Untuk diketahui, sama seperti yang diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin baru-baru ini, bahwa pemotongan gaji 2,5 persen untuk ASN muslim, tidak diwajibkan. “Wajib itu mengeluarkan zakatnya. Bukan wajib semua PNS muslim dipotong gajinya,” terangnya.

Adanya aturan ini, ujarnya, agar lebih terorganisasi. Bagi yang tidak bersedia tentunnya tidak dipaksa. Tetapi bagi yang bersedia dipotong, sebagai zakat profesinya, otomatis langsung dipotong oleh kantor secara sistem. Setelahnya dananya diterima, disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara profesional.

Baznas yang kemudian memutuskan untuk, memanfaatkannya sebaik mungkin. Utamanya, bagi delapan asnap alias golongan yang wajib menerima zakat.

“Disalurkannya harus sesuai dengan ketentuan hukum dan syariat agama,” tegasnya.

Alasan lain Kementerian Agama menegaskan kebijakan ini, yakni potensi zakat bagi negara dinilai sudah cukup besar. Sehingga dianggap baik untuk mengurangi angka kemiskinan.

Sebagai gambarannya, jika zakat di Berau dioptimalkan, dana yang terkumpul bisa mencapai kurang lebih Rp 10 miliar dalam setahun. “Nilai yang cukup besar,” katanya.

Hanya, dirinya mewanti-wanti, agar berhati-hati dalam penyaluran zakat. Utamakan yang menjadi sasarannya orang-orang yang berhak. Setelah selesai masih ada sisa dana, baru dipergunakan untuk tujuan lain.

Sementara soal Perpres, ujar Alfi, hanya penegasan untuk memperkuat aturan. “Kan UU zakat sudah mengatur. UU syariat juga sudah. Tetapi untuk dasar payung hukumnya, itu bisa dijadikan alasan,” tutupnya. (*/ech/rio)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 00:14

Warga Tak Tahu Bakal Caleg 2019, Sosialisasi KPU Tak Beres?

TANJUNG REDEB – Minimnya sosialisasi, membuat warga Kecamatan Maratua ‘buta’ akan…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Suharto Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB – Setelah membenarkan adanya penangkapan oleh pihaknya terhadap Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:12

Dapat Bingkisan, Kaget Dikunjungi Istri Bupati

17 Agustus merupakan momen berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali Nina. Namun, tahun…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:09

Lagi, Kibarkan Bendera di Laut Maratua

MARATUA – Pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Maratua, kembali dilaksanakan Berau Jurnalis…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:12

Sosialisasi DCS “Hanya” di Perkotaan

TALISAYAN – Tahapan pemilihan legislatif sudah masuk penetapan daftar caleg sementara. Namun DCS…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:06

Upacara Diwarnai Putusnya Tali Bendera

TANJUNG REDEB – Ada kejadian tak terduga pada upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke-73…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:04

Auditor Bantah Ada Kongkalikong

SALAH satu auditor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, Tenni Ginting, menegaskan jika pihaknya…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:02

Gara-Gara Ini, Kepala Kampung Biatan Ulu Dipolisikan

BIATAN - Diduga menerbitkan izin garapan di hutan lindung, Kepala Kampung Biatan Ulu Suharto, harus…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:56
Kegiatan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita selama di Berau

Mendag Pantau Harga Pangan, Berikan Bantuan untuk Pedagang

Berkunjung ke Berau untuk menjadi Inspektur Upacara HUT ke-73 RI di Maratua, Menteri Perdagangan Enggartiasto…

Jumat, 17 Agustus 2018 01:05

Pesawat di Gunung Itu Diduga Martin B-10

BANGKAI pesawat di gunung Kampung Long Keluh, diduga kuat berjenis bomber medium, yakni Martin B-10…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .