MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 12:43
Yudi Artangali Pede, Ilyas Hanya Tertawa

Abdurrahman Sebut Syamsul Abidin Lebih Layak

SIAP BERSAING: Kepala Dinas Perumahan Berau Yudi Artangali mengaku siap maju mengikuti lelang jabatan Sekkab Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB -  Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Jonie Marhansyah bakal mengakhiri karirnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) pertengahan tahun ini. Sebelas nama pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Berau pun telah masuk persyaratan untuk mengikuti seleksi.

Satu dari sebelas pejabat itu, terselip nama Kepala Dinas Perumahaan Berau Yudi Artangali. Pria kelahiran 1963 silam ini telah memenuhi persyaratan dari sisi golongan dan pangkat serta usia, apabila ingin maju pada seleksi Sekkab.

Ditemui di ruang kerjanya, Yudi–sapaan akrabnya- mengatakan, Sekkab merupakan jabatan atau karir tertinggi bagi seorang ASN di lingkungan kabupaten. Menurutnya, hampir sebagian ASN pun tentunya ingin berada di puncak tertinggi itu.

Dengan tercantumnya namanya di sebelas nama ASN yang memenuhi syarat, Yudi mengaku akan ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut. “Saya coba. Karena kebetulan ada kesempatan untuk ikut,” katanya kepada Berau Post, Selasa (13/2).

Namun, pria asal Jawa Barat ini menjelaskan, belum memiliki persiapan khusus. Apalagi untuk mengikuti seleksi atau lelang jabatan merupakan hal baru bagi dirinya. Yudi tak pernah sekalipun mengikuti lelang jabatan senjak menjadi ASN. “Ya kalau nantinya ikut, tentu akan menjadi pengalaman pertama,” ucapnya.

Sementara itu, berbeda dengan Yudi yang mengaku bakal ambil bagian dalam seleksi jabatan sekkab. Kepala Dinas Pangan Fattah Hidayat mengatakan belum bisa memastikan. Ia mengaku akan melihat situasi dulu untuk memastikan ikut atau tidaknya.

“Belum tahu saya nanti. Soalnya jabatan Sekkab ini jabatan yang berat. Karena komandonya seluruh ASN di Berau ya ada di sekkab ini,” ujarnya.

Meskipun belum tahu ikut atau tidaknya dalam seleksi nanti,  Fattah berpendapat akan banyak ASN yang ikut dalam seleksi. Terlebih seleksi jabatan ini terbuka untuk ASN lainnya yang berada di Berau maupun di luar Berau. “Intinya siapaun nanti yang terpilih menjadi sekkab, pokoknya harus siap bekerja lebih keras dibandingkan biasanya,” tutur pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan ini.

Tak jauh berbeda, Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman juga mengaku belum bisa memutuskan akan ikut ambil bagian atau tidak. Meski dari segi usia dan golongan ia telah masuk dalam kriteria untuk ikut seleksi. Namun, ia merasa pengalamannya masih kurang memumpuni dibandingkan beberapa nama lainnya.

Pengalaman dan wawasan tentu menurutnya merupakan beberapa faktor yang diperhitungkan oleh Bupati sebelum menunjuk seseorang sebagai Sekkab Berau. “Seorang sekkab ini nantinya harus bisa mengayomi seluruh ASN di Berau dan juga merupakan figur terbaik,” katanya.

Dari nama lainnya yang masuk kriteria, Abdurrahman mengatakan Kepala Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) Syamsul Abiddin merupakan sosok yang tepat. Selain karena Syamsul Abidin senior, ia beralasan pria berkacamata tersebut telah malang-melintang di Pemerintah Kabupaten Berau dan memiliki pengalaman yang cukup banyak. “Tapi intinya dilihat saja nanti, karena bupati lah yang akan menentukannya,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Ilyas Natsir hanya tertawa ketika dikonfirmasi oleh Berau Post ihwal namanya masuk dalam kriteria jabatan sekkab. “Nanti, lihat saja,” ucapnya.

Ilyas mengaku masih banyak ASN lainnya yang senior lebih bagus ketimbang dirinya. “Saya masih muda,” terangnya.

Namun, menurutnya tahapan lelang jabatan ini sangat bagus. Terutama untuk mencari terbaik dari yang terbaik untuk menjadi orang nomor satu di kalangan ASN di Berau. Untuk saat ini, dirinya masih belum bisa menjawab terkait apakah dirinya akan mengikuti lelang jabatan tersebut.
“Intinya kalau dari saya, jabatan itu amanah. Saya bahagia kalau kehadiran saya memberi manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain,” singkatnya. “Itu membuat salat saya semakin khusyuk,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau Abdul Rifai, menjelaskan beberapa persyaratan mengacu pada pangkat dan golongan ASN. Termasuk usia maksimal saat dilantik menjadi sekkab, Juli nanti. “Minimal eselon IIB dan golongannya minimal IVB. Usia saat pelantikan maksimal 56 tahun,” katanya kepada Berau Post, Senin (12/2).

Selain itu, pendidikan terakhir calon peserta juga turut diperhatikan. Karena untuk maju diseleksi jabatan tersebut, minimal harus sarjana.

Ditambahkan Sekretaris BKPP Berau Marsani yang didampingi Kepala Bidang Mutasi Aparatur, Ali Sadikin, menyebut 11 pejabat di jajaran Pemkab Berau yang memenuhi kriteria atau persyaratan, untuk mengikuti tahapan seleksi jabatan.

11 nama tersebut antara lain, Kepala Dinas Perumahan Yudi Artangali, Kepala Badan Pengelola Keuangan Syamsul Abidin, Kepala Dinas Sosial Eka Takarianti, Kepala Badan Pendapatan Daerah Maulidiyah, Kepala Dinas Kesehatan Totoh Hermanto, Kepala Dinas Pertanahan Suprianto, Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Apridoh Piarso, Kepala Dinas Pangan Fattah Hidayat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan.

 

Peserta seleksi jabatan Sekkab Berau juga dijelaskannya Marsani, juga akan dibuka secara umum, pada tingkatan Kalimantan Timur. Sehingga, para pejabat di Kaltim, bisa ikut bersaing dalam seleksi jabatan Sekkab Berau.

Seleksi terbuka juga akan dilakukan untuk mencari pejabat yang akan mengisi posisi pimpinan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), yang akan ditinggal pensiun pimpinannya tahun ini. “Tahun lalu ada tiga pegawai luar yang ikut seleksi (jabatan calon pimpinan OPD). Cuma tidak ada yang lolos,” ujarnya.

Tapi, bagi ASN di luar Pemkab Berau yang ingin mencoba peruntungan pada seleksi jabatan Sekkab Berau nanti, harus menyertakan syarat tambahan. Yakni rekomendasi dari bupati atau atau wali kota asal daerahnya.

“Dari beberapa peserta yang ikut nantinya, akan diseleksi oleh tim untuk mencari tiga nama terbaik untuk diserahkan kepada kepala daerah,” ungkapnya.

Karena siapa yang akan meneruskan tongkat estafet jabatan yang akan ditinggalkan Jonie Marhansyah tersebut, merupakan hak prerogatif bupati. “Nanti bupati yang memutuskan, siapa dari tiga nama itu yang dipilih menjadi sekretaris kabupaten,” pungkasnya. (arp/rio)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 14:04

FMP4 Kecewa Putusan DKPP

TANJUNG REDEB - Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP)…

Jumat, 22 Februari 2019 14:00

Dirut Setuju Pembangunan RS Baru

TANJUNG REDEB - Rencana pembangunan gedung rumah sakit baru yang…

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*