MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 14 Februari 2018 13:27
Kuota Elpiji Subsidi Bertambah
BERTAMBAH: Kuota elpiji 3 kg untuk Kabupaten Berau tahun ini bertambah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kuota elpiji 3 kilogram (kg) Kabupaten Berau tahun ini bisa dipastikan bertambah sebanyak 59.840 tabung dari jumlah realisasi 2017 sebanyak 1.862.160.

Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Bina Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindakog) Berau, Indah Ariani.

Penambahan kuota gas elpiji tersebut berdasarkan pengajuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sebanyak 2.500.000 tabung pada tahun ini yang akhirnya disetujui sebesar 1.922.000 dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Persetujuan penambahan kuota gas elpiji subsidi 3 kg tersebut juga merupakan hasil rapat Kementrian ESDM dan PT Pertamina bersama pemerintah kabupaten/kota wilayah Kalimantan pada 9 Februari lalu,” katanya kepada Berau Post.

Seperti diketahui, tahun lalu, Kabupaten Berau dijatah 1.700.046 tabung elpiji 3 kg dari Kementrian ESDM. Angka tersebut dinilai belum cukup, sehingga Pemkab Berau mengajukan penambahan kuota.

 

Dikatakan Indah, penerima subsidi saat ini sulit diidentifikasi, distribusi belum tepat sasaran atau rawan diselewengkan, jumlah penggunaan tabung tidak dapat dibatasi, sehingga rawan terjadinya pengoplosan dan penimbunan akibat disparitas harga antara elpiji bersubsidi dengan elpiji non bersubsidi.

“Sepanjang tahun 2017 realisasi elpiji 3 kg sebanyak 1.862.160 dari kuota 1.700.046 mengalami peningkatan jumlah dari kuota yang ditetapkan. Hal ini terjadi karena banyaknya permintaan dari masyarakat karena tidak tepat sasaran untuk penerima subsidi elpiji 3 kg,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan gas elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai ketentuan, sedangkan fakta di lapangan masih banyak ditemui pedagang khususnya eceran yang menjual secara langsung dan ini juga gampang terjadi penyelewengan, sehingga hasilnya tidak tepat sasaran.

“Kita berharap kuota tambahan ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Berau dan mencegah terjadinya kelangkaan elpiji,” ujarnya. (*/nar/asa)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:05

Harga Lada Masih Anjlok

BATU PUTIH - Harga lada masih jadi sorotan petani, khususnya…

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*