MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 15 Februari 2018 09:58
Enggan “Melamar”, Siap Jika Diperintah

Syamsul Abidin Masih Menimbang Ikut Seleksi Sekkab

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau Syamsul Abidin, dijagokan mengikuti seleksi jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, awal Maret nanti.

Pria yang telah malang-melintang di dunia birokrasi Berau ini mengaku masih ragu-ragu. Bahkan, ia cenderung tidak ikut ambil bagian mengikuti seleksi, untuk dapat kursi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Berau.

“Secara pribadi, menurut saya jabatan seorang sekda (sekkab, Red) itu sangat berat dan juga amanahnya besar. Jadi masih menimbang-nimbang mau ikut atau tidak,” katanya saat diwawancara Berau Post, Rabu (14/2).

Menurutnya, menjadi seorang Sekkab Berau tidak serta merta harus mahir berkoordinasi dan berkomunikasi dengan bupati dan wakil bupati atau bawahannya. Juga perlu ketulusan hati untuk menimbang jabatan yang menurut Syamsul Abidin sangat berat.

Ia berpendapat dengan konsep pemilihan Sekkab menggunakan lelang, sangat baik. Terutama untuk memunculkan tiga figur terbaik di kalangan ASN yang memenuhi kriteria. Pun demikian, Abidin merasa lebih condong untuk tidak “melamar” untuk bisa terpilih menjadi Sekkab Berau.

“Secara pribadi saya tidak akan melamar. Karena kata lelang itu atau seleksi jabatan sangat bertentangan dengan hati saya. Kalau saya ikut ambil bagian, berarti saya sudah siap untuk menjalankan tugas sebagai sekkab,” ucapnya.

Meski enggan melamar untuk mendapat jabatan, apabila Bupati Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo ternyata nanti memberikan jabatan Sekkab Berau kepadanya, ia siap mengikuti perintah. Terutama perintah untuk “melamar” menjadi sekkab.

“Tapi apabila pimpinan tertinggi saya memerintahkan untuk ikut seleksi, maka saya akan ikut. Itu menandakan saya sudah dipercaya,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran 1962 ini, tak menampik mendapat dorongan cukup besar dari sejumlah sahabatnya untuk mengikuti seleksi jabatan sebagai orang nomor tertinggi di Berau. Namun, ia kembali mengatakan akan maju apabila mendapat dorongan atau ada kemauan di dalam hati nuraninya.

“Saat ini hati saya masih ragu dan biarlah waktu terus berjalan. Apabila waktu pendaftaran sampai penutupan tidak ada permintaan dari pimpinan dan tidak ada dorongan dari hati saya, maka saya tidak akan maju,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Abdurrahman menyebut bahwa koleganya itu adalah orang yang paling layak menduduki jabatan Sekkab Berau.

Abdurrahman mengatakan, Syamsul Abiddin merupakan sosok yang tepat. Selain karena Syamsul Abidin senior, ia beralasan pria berkacamata tersebut telah malang-melintang di Pemerintah Kabupaten Berau dan memiliki pengalaman yang cukup banyak. “Tapi intinya dilihat saja nanti, karena bupati lah yang akan menentukannya,” terangnya.

Sementara itu, dirinya sendiri mengaku belum bisa memutuskan akan ikut ambil bagian atau tidak. Meski dari segi usia dan golongan ia telah masuk dalam kriteria untuk ikut seleksi. Namun, ia merasa pengalamannya masih kurang memumpuni dibandingkan beberapa nama lainnya.

Pengalaman dan wawasan tentu menurutnya merupakan beberapa faktor yang diperhitungkan oleh Bupati sebelum menunjuk seseorang sebagai Sekkab Berau. “Seorang sekkab ini nantinya harus bisa mengayomi seluruh ASN di Berau dan juga merupakan figur terbaik,” ucapnya.

Satu dari sebelas pejabat lainnya yang lolos kriteria adalah Kepala Dinas Perumahan Yudi Artangali. Pria kelahiran 1963 ini pun mengaku siap bersaing. Menurutnya, hampir sebagian ASN pun tentunya ingin berada di puncak tertinggi itu.

Dengan tercantumnya namanya di sebelas nama ASN yang memenuhi syarat, Yudi mengaku akan ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut. “Saya coba. Karena kebetulan ada kesempatan untuk ikut,” katanya kepada Berau Post, Selasa (13/2).

Namun, pria asal Jawa Barat ini menjelaskan, belum memiliki persiapan khusus. Apalagi untuk mengikuti seleksi atau lelang jabatan merupakan hal baru bagi dirinya. Yudi tak pernah sekalipun mengikuti lelang jabatan senjak menjadi ASN. “Ya kalau nantinya ikut, tentu akan menjadi pengalaman pertama,” ucapnya.

Sementara itu, berbeda dengan Yudi yang mengaku bakal ambil bagian dalam seleksi jabatan sekkab. Kepala Dinas Pangan Fattah Hidayat mengatakan belum bisa memastikan. Ia mengaku akan melihat situasi dulu untuk memastikan ikut atau tidaknya.

“Belum tahu saya nanti. Soalnya jabatan Sekkab ini jabatan yang berat. Karena komandonya seluruh ASN di Berau ya ada di sekkab ini,” ujarnya.

Meskipun belum tahu ikut atau tidaknya dalam seleksi nanti,  Fattah berpendapat akan banyak ASN yang ikut dalam seleksi. Terlebih seleksi jabatan ini terbuka untuk ASN lainnya yang berada di Berau maupun di luar Berau. “Intinya siapaun nanti yang terpilih menjadi sekkab, pokoknya harus siap bekerja lebih keras dibandingkan biasanya,” tutur pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan ini.

Kandidat lainnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Ilyas Natsir hanya tertawa ketika dikonfirmasi oleh Berau Post ihwal namanya masuk dalam kriteria jabatan sekkab. “Nanti, lihat saja,” ucapnya.

Ilyas mengaku masih banyak ASN lainnya yang senior lebih bagus ketimbang dirinya. “Saya masih muda,” terangnya.

Namun, menurutnya tahapan lelang jabatan ini sangat bagus. Terutama untuk mencari terbaik dari yang terbaik untuk menjadi orang nomor satu di kalangan ASN di Berau. Untuk saat ini, dirinya masih belum bisa menjawab terkait apakah dirinya akan mengikuti lelang jabatan tersebut.
“Intinya kalau dari saya, jabatan itu amanah. Saya bahagia kalau kehadiran saya memberi manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain,” singkatnya. “Itu membuat salat saya semakin khusyuk,” tambahnya.  (arp/rio)


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 14:54

Tutup ‘Wisata Seribu Lubang’

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan poros pesisir…

Senin, 17 Desember 2018 14:53

Penyu Sisik Masuk Daftar Merah Kepunahan

TANJUNG REDEB – Ketegasan Pemkab Berau yang tidak akan menolerir…

Senin, 17 Desember 2018 14:49

Minibus Seruduk Traffic Light, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan  Pemuda Tanjung…

Senin, 17 Desember 2018 14:48

Bakar, Jangan Digunting!

TANJUNG REDEB –Cegah agar temuan ribuan KTP elektronik tercecer di…

Minggu, 16 Desember 2018 10:52

Disdik Mengaku Belum Tahu Perubahan Jadwal UNBK 2019

TANJUNG REDEB – Tahun 2019, akan menjadi waktu yang sibuk…

Minggu, 16 Desember 2018 10:50

Peringatan hingga Distribusi BBM Distop

TANJUNG REDEB – PT Pertamina tengah mencari solusi perihal keberadaan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:48

Wabup: Tak Akan Ada Toleransi

PULAU DERAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus berkomitmen dan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:46

PH Anggap Perkara Nabucco Diskriminatif

TANJUNG REDEB – Terdakwa PT Nabucco dituntut selama 2 tahun…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

TANJUNG REDEB – Perkara dugaan korupsi kapal pariwisata yang mencuat…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

BANYAK JUGA..!! Ada 509 Perempuan Menjanda di Kabupaten Ini...

TANJUNG REDEB – Jelang akhir tahun 2018, Pengadilan Agama Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .