MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 16 Februari 2018 10:16
Maulidiyah Pilih Menunggu Perkembangan

Tak Banyak Berkomentar Soal Seleksi Jabatan Sekkab

Maulidiyah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Satu dari sebelas nama yang lolos kriteria untuk mengikuti seleksi jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maulidiyah.

Menyikapi hal itu, Maulidiyah mengaku belum bisa memberikan pernyataan. Pun saat ini, dirinya masih belum memiliki persiapan khusus. Sehingga perempuan berhijab ini, cenderung tidak berbicara banyak terkait seleksi jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Berau.

“Lihat saja nanti perkembangannya seperti apa. Karena masih banyak putra-putri daerah yang terbaik di Kabupaten Berau ini. Yang lebih senior juga ada,” ungkapnya kepada Berau Post, saat ditemui di kantornya, Kamis (15/2) sore. 

Meski begitu, dirinya mengatakan bahwa sebagai putri daerah, tentunya merasa terpanggil untuk membangun dan memajukan Berau. Dan itu merupakan naluri yang tidak bisa dipungkiri.

Terlebih sebagai seorang ASN. Dirinya sudah terikat sumpah dan janji untuk setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan masyarakat. Utamanya, siap melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.

Dalam praktiknya, kewajiban dan kepercayaan ini harus dijalankan sebagai suatu amanah. Tentunya dibarengi dengan loyalitas dan komitmen. “Artinya, kalau amanahnya ke sana (Sekkab, Red) saya harus siap,” tegasnya.

Istri dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara Taupan Madjid ini menerangkan, ASN harus memegang tegus terhadap sumpah dan janjinya. Sehingga, harus siap ditempatkan di mana saja. Apapun posisinya. Seorang pegawai harus bisa menjalankannya sesuai tugas dan fungsi. Dan dituntut harus bisa.

“Jadi harus siap melaksanakan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. 

Sementara ditanya soal sepuluh nama yang menjadi kandidat, perempuan kelahiran 1968 ini mengklaim bahwa secara garis besar semua memenuhi syarat. Terlebih masing-masing kandidat merupakan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berau.

“Mereka orang-orang pilihan. Soalnya untuk menjadi kepala OPD tidak gampang. Proses yang mereka lalui panjang dan tidak gampang,” ujarnya.

Apalagi jika nanti Bupati Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo menjatuhkan pilihannya kepada salah satu kandidat tersebut. Tentunya, jelas Maulidiyah, keputusan itu diambil setelah melihat dari berbagai sisi. Utamanya loyalitas, tanggung jawab, dedikasi dan komitmennya pada tugas yang diemban selama ini.

“Dan kembali lagi, apapun tugas besar yang dititahkan kepada siapapun yang diamanahkan, harus siap menjalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Itu kan jabatan tertinggi di kalangan pegawai, bukannya ringan,” tandasnya.

Dari 11 nama yang masuk dalam kriteria tersebut, Kepala Dinas Perumahan Yudi Artangali mengaku siap mengikuti lelang jabatan Sekkab Berau. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Berau Abdurrahman mengaku masih belum pantas menduduki jabatan tersebut. Ia menunjuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Syamsul Abidin lebih layak menggantikan Jonie Marhansyah yang saat ini menduduki kursi Sekkab Berau.

Sedangkan, satu nama lainnya Kepala Dinas Pangan Fattah Hidayat mengatakan, belum bisa memastikan. Ia mengaku akan melihat situasi dulu untuk memastikan ikut atau tidaknya.

“Belum tahu saya nanti. Soalnya jabatan sekkab ini jabatan yang berat,” ujarnya.

Meskipun belum tahu ikut atau tidaknya dalam seleksi nanti,  Fattah berpendapat akan banyak ASN yang ikut dalam seleksi. Terlebih seleksi jabatan ini terbuka untuk ASN lainnya yang berada di Berau maupun di luar Berau. “Intinya siapaun nanti yang terpilih menjadi sekkab, pokoknya harus siap bekerja lebih keras dibandingkan biasanya,” tutur pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan ini.

Kandidat lainnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Ilyas Natsir hanya tertawa ketika dikonfirmasi oleh Berau Post ihwal namanya masuk dalam kriteria jabatan sekkab. “Nanti, lihat saja,” ucapnya.

Ilyas mengaku masih banyak ASN lainnya yang senior lebih bagus ketimbang dirinya. “Saya masih muda,” terangnya.

Namun, menurutnya tahapan lelang jabatan ini sangat bagus. Terutama untuk mencari terbaik dari yang terbaik untuk menjadi orang nomor satu di kalangan ASN di Berau. Untuk saat ini, dirinya masih belum bisa menjawab terkait apakah dirinya akan mengikuti lelang jabatan tersebut.
“Intinya kalau dari saya, jabatan itu amanah. Saya bahagia kalau kehadiran saya memberi manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain,” singkatnya. “Itu membuat salat saya semakin khusyuk,” tambahnya.

Meskipun telah masuk kualifikasi atau persyaratan mengikuti lelang. Keputusan terakhir ada di tangan Bupati Berau Muharram. Ia pun mengatakan ada beberapa kriteria khusus yang bakal menjadi pertimbangannya untuk menentukan.

Salah satunya yakni kemampuan peserta seleksi untuk hal manajerial atau mampu mengatur segala hal dengan baik. Selain itu, rekam jejak atau track record peserta selama menjadi kepala dinas turut menjadi kriteria utama baginya.

“Terus kemampuan menerjemahkan gagasan dan ide bupati dalam bentuk aksi nyata. Dan terakhir loyalitas terhadap bupati tentunya juga sangat penting,” tandasnya.  (*/ech/rio)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:24

207 Koperasi Langgar Aturan

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*