MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 16 Februari 2018 10:24
Izin Rute dari Dithubud Belum Keluar
TUNGGU IZIN: Xpressair belum memiliki izin rute sehingga belum beroperasi melayani penerbangan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Meski sudah proving flight dan uji coba rute, namun Xpressair belum juga beroperasi untuk melayani penerbangan. Pasalnya, izin rute dari Direktorat Perhubungan Udara (Dithubub) Kementerian Perhubungan, belum juga keluar.

Dikatakan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato, untuk perizinan di pihaknya, salah satunya slot time sudah selesai dan tidak ada masalah.

“Jadi memang setelah proving flight dan uji coba rute, belum ada izin rutenya keluar,” terangya kepada Berau Post, Kamis (15/2).

Bambang berharap, izin rute segera keluar dalam pertengahan Februari ini, sehingga pelayanan penerbangan bisa bertambah.

“Untuk pesawat saat ini masih di Bandara Kalimarau,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, cukup lama tak ada kabar kepastian beroperasi, Xpressair akhirnya proving flight (pembuktian penerbangan) dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kalimarau, Jumat (2/2) pagi.

Diungkapkan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato, setelah proving flight ke Kalimarau, Xpressair melakukan uji coba menerbangi sejumlah rute di Kalimantan pada Sabtu (3/2).

“Jadi setelah kegiatan proving flight selesai, lanjut terbang normal reguler,” jelasnya kepada Berau Post.

Berdasarkan jadwal rute yang diterima UPBU Kalimarau, Xpressair  Sabtu (3/2), terbang dari Berau-Samarinda-Melak-Balikpapan-Melak-Samarinda-Berau-Tarakan-Malinau-Tarakan-Nunukan-Berau. Penerbangan dimulai pukul 08.00 Wita.

“Ini hanya uji coba rute saja dan belum ada penumpang umum,” ujarnya.

Sejak Jumat (2/2), pesawat disebutkan Bambang, menginap atau Remain Over Night (RON) di Bandara Kalimarau, sampai beroperasi reguler. Tak hanya pesawat yang sudah siap, di Terminal Bandara Kalimarau, counter check in dan kantor perwakilan sudah tersedia.

Ditanya soal perizinan, Bambang mengklaim, semua perizinan telah dilengkapi oleh manajemen Xpressair. Baik dari pusat maupun di UPBU Kalimarau. Izin-izin yang dimaksud seperti izin maskapai ke bandara yang akan di jadikan base atau dasar, Air Operator Certifikat (AOC) atau izin angkutan udara yang masih berlaku, izin slot terbang dari Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, sebagai bahan untuk perizinan berjadwal. “Insya Allah perizinan sudah lengkap,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Xpressair dipastikan akan segera membuka rute penerbangan ke Bandara Kalimarau, Berau.

Business Development Manager Xpressair Fanny Andry mengungkapkan, ada dua unit pesawat yang disiapkan untuk beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) maupun Kalimantan Utara (Kaltara). Namun, saat beroperasi awal hanya akan menggunakan satu unit. Pesawat yang digunakan adalah jenis ATR 42-300, yang berkapasitas 40-50 seat atau penumpang.

Diketahui, pesawat yang akan digunakan merupakan pesawat yang sebelumnya disewa Kalstar Aviation. Xpressair yang dikelola PT Aero Nusantara Indonesia (ANI), memang menyediakan jasa maintenance dan penyewaan pesawat.

Lanjut Fanny, dua pesawat yang beroperasi nantinya akan menerbangi semua rute Kalstar Aviation di Kaltim dan Kaltara. Satu pesawat Remain Over Night (RON) di Bandara Kalimarau, dan satu unit di Bandara Nunukan.

“Yang beroperasi satu unit di awal nanti, RON-nya tiga hari di Berau dan tiga hari di Nunukan,” tuturnya.

Ditanya soal tambahan rute ke Bandara Maratua, diakui Fanny, untuk sementara belum bisa direalisasikan, tapi masih dipertimbangkan pihaknya. “Nanti kami lihat dulu,” imbuhnya.(app2)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .