MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 16 Februari 2018 10:38
Pedagang “Nakal” Bakal Ditindak

HET BBM Eceran Wajib Rp 8 Ribu Per Botol

JANGAN MELANGGAR: Para pedagang BBM eceran di Talisayan yang kedapatan menjual melampaui HET bakal ditertibkan.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor: 501/384/Trantib-CTS, tentang penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium wajib mengikuti harga standar yang telah ditetapkan, yakni Rp 8 ribu per botol.

Hal itu dipertegas Kasi Trantib Kecamatan Talisayan, Sigit Dwi Prakoso. Ia mengatakan, penertiban harga ini merupakan tindak lanjut keluhan warga dan pembahasan terkait harga jual BBM di wilayah Kecamatan Talisayan, Senin (12/2) lalu.

Dalam pembahasan itu, para pedagang eceran komitmen mengikuti standar Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai kesepakatan pada berita acara 12 April 2016. Di mana, HET di Talisayan ditetapkan Rp 8 ribu per botol.

“SE ini, mempertegas kembali kepada seluruh pedagang eceran untuk tidak mematok harga diatas Rp 8 ribu. Atau harga yang dinilai tak masuk akal,” katanya kepada Berau Post, Kamis (15/2).

Sigit –sapaan akrabnya- menerangkan, penjualan BBM eceran  termaksud kegiatan ilegal jika mengacu pada UU No 22/2001 tentang minyak dan gas bumi (Migas). Bagi para pelaku akan dikenakan sanksi denda mencapai Rp 60 miliar atau kurungan badan selama enam tahun.

Hanya saja, jika mengacu pada Peraturan Badan Pengaturan Hilir Minyak Bumi dan Gas (BPH Migas) No 6/2015, para pelaku diberikan kesempatan menjadi sub penyalur, sehingga kegiatan menjadi legal. Dengan catatan para pelaku harus mengikuti ketetapan harga BBM dari pemerintah daerah.

“Karena, keberadaan mereka sangat membantu penenuhan kebutuhan BBM masyarakat. Baik hanya sekadar beraktivitas maupun bekerja. Mengingat, di Talisayan hanya terdapat satu APMS yang melayani Kecamatan Talisayan dan sekitarnya,” jelasnya.

“Meski diberikan kebijakan, mereka tidak bisa menjual atau mematok harga sesuka hati mereka. Itu sama saja membebankan warga,” tambahnya.

Jika mememukan pedagang membaderol harga tidak mengikuti HET atau menjual di atas Rp 8 ribu per botol, Sigit meminta kepada warga khususnya pengguna kendaraan untuk melapor untuk ditindak lanjuti pihaknya.

Jika kedapatan melanggar aturan, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas, berupa sanksi maupun penertiban di lapangan.

“Kegiatan ini juga dibantu pemerintah kampung dan kepolisian. Mulai melakukan monitoring hingga penertiban,” tuturnya. 

Namun, dirinya lebih memilih para pedagang dapat tertib aturan. Oleh karena itu, dirinya meminta kerja sama para pelaku usaha.(jun/app)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 13:06

Warga Berharap Peningkatan Jalan

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan berharap akses jalan di…

Rabu, 19 September 2018 13:04

Listrik Belum Merata di Tabalar

TABALAR – Warga di sejumlah kampung wilayah Kecamatan Tabalar, masih belum sepenuhnya masih mendapatkan…

Selasa, 18 September 2018 17:12

Jarang tapi Tak Langka, Si Kerabat Bunga Bangkai yang Tumbuh di Berau

Bunganya cantik, warnanya merah keunguan. Sayang baunya tak sedap, seperti bau bangkai tikus. Bunga…

Selasa, 18 September 2018 17:06

Pasang 18 Titik Penerangan Tenaga Surya

TALISAYAN - Demi menghindari hal yang tak diinginkan khususnya di malam hari, Pemerintah Kampung Talisayan…

Selasa, 18 September 2018 17:04

Pembakaran Lahan Mulai Dikeluhkan

TALISAYAN - Mulai maraknya pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian mulai dikeluhkan warga. Pasalnya,…

Selasa, 18 September 2018 16:59

Besok Rombongan Haji Tiba di Berau

TANJUNG REDEB - Sebanyak 149 Jamaah haji asal Kabupaten Berau dijadwalkan tiba di bumi Batiwakkal pada…

Senin, 17 September 2018 15:51

Minimalisir Terjadinya Konflik

TANJUNG REDEB – Setelah sempat vakum satu tahun, program Kementerian Sosial berupa Sarasehan Keserasian…

Senin, 17 September 2018 15:40

Warga Swadaya Timbun Jalan Berlubang

BATU PUTIH - Tak melulu bergantung pada pemerintah, sejumlah masyarakat di wilayah RT 4 Kampung…

Senin, 17 September 2018 15:39

Aparat Kampung dan Ketua RT Bakal Dapat Jaminan Sosial

TALISAYAN - Aparat Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, bisa tersenyum lebar. Pasalnya, hampir seluruh…

Senin, 17 September 2018 15:37

Dumaring Jadikan Mangrove Objek Wisata

TALISAYAN - Saat ini, banyak pemerintah kampung berlomba-lomba dalam mengembangkan potensi alam menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .