MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 17 Februari 2018 11:12
Minta Kendaraan Berat Lewat Jalur Alternatif

Warga Mulai Khawatirkan Kondisi Jembatan Talisayan

MULAI WASWAS: Warga Talisayan mulai mengkhawatirkan kondisi Jembatan Talisayan karena selalu dilintasi kendaraan bertonase besar.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Jembatan Talisayan, Kecamatan Talisayan, menjadi akses penghubung utama masyarakat pesisir selatan Berau, mulai dikhawatirkan kondisinya. Sebabnya, tiap hari kendaraan bertonase belasan hingga puluhan ton melintasi jembatan yang kelasnya hanya bertonase 8 ton itu.

Kejadian ambruknya beberapa jembatan di Kaltim, mulai menghantui warga setempat akan kondisi jembatan di atas Sungai Kiam itu.

“Mudahan saja tidak terjadi. Apalagi, itu (jembatan, red) menjadi akses utama yang menunjang aktivitas perekonomian warga selama ini. Ada jalan alternatif, tapi jauh. Dua kali lipat jarak tempuhnya,” ucap Heri, warga Kampung Talisayan kepada Berau Post, Jumat (16/2).

Menurutnya, jembatan saat ini sudah tidak layak dilalui kendaraan bertonase belasan ton. Ketahanan jembatan saat ini bukan lagi jaminan. Selain sudah termakan usia, kendaraan angkutan yang melintas melebihi kapasitas maksimum jembatan.

"Waktu baru dibangun, okelah mampu menahan bobot lima ton. Tapi ini usianya sudah tua, tentu ketahanan atau kekuatan berkurang. Apalagi yang lewat kendaraan mengangkut hingga 12 ton. Kalau dipikirkan jadi ngeri,” tuturnya.

Apalagi, akses jembatan yang kewenangannya berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim tersebut, hingga kini belum pernah tersentuh perawatan. Termasuk melakukan kajian kekuatan jembatan saat ini tak pernah dilakukan, apalagi untuk membatasi beban kendaraan yang melintas.

“Saya sebagai warga Talisayan berharap agar dirawat, minimal dua sampai tiga tahun sekali. Setidaknya, ada larangan angkutan berat melintas lagi, dengan dialihkan melalui jalur alternatif,” pintanya.

“Saya cemas bila tidak diterapkan pembatasan, suatu ketika akan terjadi hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Ardi, warga setempat lainnya juga mengungkapkan kecemasannya.

“Kondisi sekarang memang membuat kita takut. Usia yang tua dan kendaraan berat yang melintas tentu mengancam keberlangsungan jembatan,” ujarnya.

Pria yang kesehariannya bekerja pada perusahaan ekspedisi tersebut memprediksi, mengharapkan pemerintah segera melakukan perawatan jembatan tersebut.

“Setidaknya dilakukan kajian dulu, terutama ketahanan jembatan. Jika tak memungkinkan dilalui kendaraan berat, sementara dialihkan ke jalur alternatif sembari menunggu perbaikan,” ucapnya.

“Bukan sensitif dengan pengusaha angkutan, hanya saja hal ini perlu dilakukan. Sebelum kondisi ini betul-betul memutuskan akses mobilitas dan menyebabkan korban jiwa,” pungkasnya. (jun/udi)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 13:06

Warga Berharap Peningkatan Jalan

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan berharap akses jalan di…

Rabu, 19 September 2018 13:04

Listrik Belum Merata di Tabalar

TABALAR – Warga di sejumlah kampung wilayah Kecamatan Tabalar, masih belum sepenuhnya masih mendapatkan…

Selasa, 18 September 2018 17:12

Jarang tapi Tak Langka, Si Kerabat Bunga Bangkai yang Tumbuh di Berau

Bunganya cantik, warnanya merah keunguan. Sayang baunya tak sedap, seperti bau bangkai tikus. Bunga…

Selasa, 18 September 2018 17:06

Pasang 18 Titik Penerangan Tenaga Surya

TALISAYAN - Demi menghindari hal yang tak diinginkan khususnya di malam hari, Pemerintah Kampung Talisayan…

Selasa, 18 September 2018 17:04

Pembakaran Lahan Mulai Dikeluhkan

TALISAYAN - Mulai maraknya pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian mulai dikeluhkan warga. Pasalnya,…

Selasa, 18 September 2018 16:59

Besok Rombongan Haji Tiba di Berau

TANJUNG REDEB - Sebanyak 149 Jamaah haji asal Kabupaten Berau dijadwalkan tiba di bumi Batiwakkal pada…

Senin, 17 September 2018 15:51

Minimalisir Terjadinya Konflik

TANJUNG REDEB – Setelah sempat vakum satu tahun, program Kementerian Sosial berupa Sarasehan Keserasian…

Senin, 17 September 2018 15:40

Warga Swadaya Timbun Jalan Berlubang

BATU PUTIH - Tak melulu bergantung pada pemerintah, sejumlah masyarakat di wilayah RT 4 Kampung…

Senin, 17 September 2018 15:39

Aparat Kampung dan Ketua RT Bakal Dapat Jaminan Sosial

TALISAYAN - Aparat Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, bisa tersenyum lebar. Pasalnya, hampir seluruh…

Senin, 17 September 2018 15:37

Dumaring Jadikan Mangrove Objek Wisata

TALISAYAN - Saat ini, banyak pemerintah kampung berlomba-lomba dalam mengembangkan potensi alam menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .