MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 17 Februari 2018 11:14
Silang Energi, Silang Informasi

Pemerintah Kampung Long Duhung Bertandang ke Merabu

KERJA SAMA KAMPUNG: Jajaran Pemerintahan Kampung Long Duhung, ketika berkunjung ke Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, KELAY – Dua mobil Rombongan warga Kampung Long Duhung, Kelay, bertandang Kampung Merabu untuk melakukan kunjungan silang, beberapa waktu lalu.

Kunjungan yang dipimpin Kepala Kampung Long Duhung Wesley, bertujuan untuk mendapat pencerahan agar pelaksanaan pemerintahan kampung berjalan dengan baik dalam enam tahun ke depan atau selama kepemimpinannya.

Wesley ingin belajar bagaimana Pemerintah Kampung Merabu menyusun rencana kerja yang dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Long Duhung, yaitu ketahanan pangan, pendidikan dan perekonomian.

“Kampung Merabu adalah kakak bagi kampung Long Duhung. Kami ingin belajar dan bertukar pikiran mengenai masa depan kampung, bagaimana memulai pembangunan di kampung,” tutur Wesley.

Menurutnya, Kampung Merabu telah dikenal secara global. Banyak pelancong lokal maupun mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan alamnya. Karena di tengah kebutuhan yang terus meningkat, sumber daya alam yang terbatas, serta laju teknologi informasi yang tak terbendung, menuntut pemerintah kampung lebih kreatif dalam menyusun strategi pelaksanaan pembangunan kampung.

Sementara Kepala Kampung Merabu Agustinus memaparkan strategi pemerintahan yang diterapkan di masa kepemimpinannya. Kuncinya, ujar dia, sistem birokrasi pemerintahan harus solid, pengembangan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), serta pembangunan kampung yang produktif, akan memberikan kemajuan dan kesuksesan pada pelaksanaan pemerintahan kampung.

“Sistem pemerintahan yang solid akan tercapai jika tim mau aktif. Sumber daya staf ditingkatkan, lalu kesejahteraannya juga diperhatikan,” jelas pria yang akrab disapa Agus, Jumat (16/2).

Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), saat ini masih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur. Meskipun dalam peraturan desa, tetap diperbolehkan untuk kegiatan BUMK maupun kegiatan pengelolaan hutan.

Untuk itu, penyusunan strategi anggaran perlu dikonsultasikan kepada pemerintah kabupaten. Untuk menentukan apakah pada masa pemerintahannya, ingin melanjutkan peningkatan infrastruktur atau menggenjot bidang ekonomi melalui program ekonomi dan pemberdayaan.

“Karena keberhasilan pembangunan desa akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekonomi ekstraktif,” terangnya.

Agustinus melanjutkan, pihaknya tengah mencoba mengembangkan sistem pertanian terpadu atau agrosilvopastura. Di Tenggara Kampung Merabu, terhampar lahan seluas 25 hektare, khusus untuk pengembangan pertanian terpadu.

“Warga menamainya Doko’an Lemmu atau kandang sapi. Di dalamnya telah terdapat sapi, kambing, ayam, bebek, kebun sayur dan juga logdes, tempat menginap para wisatawan,” terangnya.

Diharapkan, hasil diskusi pihaknya dengan pemerintahan Kampung Long Duhung, bisa memberikan masukan untuk pelaksanaan pemerintahan kampung yang lebih baik di Long Duhung. (sin/udi)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .