MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 Februari 2018 11:12
Rentan Jadi Sarang Narkoba

Rutan Klas IIB Terus Lakukan Pengawasan

RAMAI PEMBESUK: Hari tertentu seperti Lebaran, ruang pertemuan antara napi dengan keluarga tampak dipenuhi pembesuk.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB, Tanjung Redeb yang didominasi narapidana dengan kasus narkoba, menjadi perhatian serius atas peredaran barang haram tersebut.

Sebab, bukan tidak mungkin, para narapidana tersebut, hingga kini masih melakukan bisnis haramnya sebagai pengedar maupun pemakai, meski telah mendekam di balik jeruji besi.

Kepala Rutan Klas IIB Tanjung Redeb Agus Dwirijanto paham benar atas risiko tersebut. Ia pun terus mengawasi setiap gerak-gerik para penghuni rutan yang pada saat divonis sebagai pengedar maupun pemakai narkoba.

Bentuk pengawasan dilakukan secara menyeluruh. Dari pintu masuk hingga ruang tahanan pun dilakukan pengawasan dengan ketat. Agar tidak ada peredaran narkoba di dalam rutan.

“Bentuk pengawasan dari kami yakni dengan selalu mengingatkan, jangan sampai hal itu terjadi pada petugas kami. Sebab itu, pemeriksaan ketat juga dilakukan pada setiap barang bawaan pengunjung,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu (17/2).

Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan, petugas rutan yang ikut terlibat dalam peredaran narkoba baik di dalam maupun di luar, akan diberikan sanksi tegas serta diserahkan langsung pada pihak kepolisian.

“Petugas yang terlibat peredaran narkoba kami serahkan seluruhnya ke pihak kepolisian. Biar kepolisisan yang menyelesaikan, karena sudah menjadi wewenang mereka,” tegasnya.

Selain itu, untuk melakukan pencegahan, pihak rutan juga kerap melakukan razia di sel tahanan. “Hingga saat ini petugas kami belum ada yang terlibat. Cara kami mengantisipasi ya selalu diingatkan terus,” ungkapnya.

Berdasarkan data penghuni rutan tersebut, saat ini terdapat 768 orang warga binaan yang menghuni sel tahanan. Terbagi atas pria 690 orang, wanita 74 orang, sedangkan anak-anak 4 orang.

Dari jumlah tersebut, narapidana yang tersandung kasus narkoba merupakan yang paling banyak yakni mencapai 529 orang. Diikuti oleh tahanan dengan kasus perlindungan anak, pencurian, penganiayaan, pembunuhan, kefarmasian, kesusilaan, illegal logging, penggelapan dan juga korupsi. (*/mar/rio)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:56

Pertamina Ultimatum Pengetap BBM

TANJUNG REDEB - Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*