MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 19 Februari 2018 10:56
Seperti Anak Kecil yang Ingin Bermain

Mengikuti Bunga Jelitha Ibrani Putri Indonesia 2017 yang Menyayangi Primata

KUNJUNGAN SPESIAL: Selama dua jam lebih, Bunga Jelitha Ibrani berinteraksi dengan belasan orangutan di BOSF Samboja Lestari, pekan lalu.

PROKAL.CO, Berawal dari penasaran, Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani menyambangi Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Samboja Lestari. Rasa penasaran itu, kini berbuah menjadi cinta.  

 

///////////////////

 

TIBA di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SMAS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (11/2) malam, Bunga Jelitha Ibrani langsung dijemput menuju BOSF Samboja Lestari, yang terletak di Jalan Balikpapan-Handil Km 44, Margomulyo, Samboja.

Malam itu, kontestan Miss Universe 2017 tersebut tak bisa tidur di cottage yang berada di area BOSF. Alasannya, antara begitu semangat sekaligus gugup. Senin (12/2), sinar pagi mengecup lewat celah jendela membuat ia terjaga.

Bersamaan ketukan dari bilik pintu kamarnya, ia bergegas menyiapkan diri. Usai berbenah dan sarapan, Bunga langsung menggunakan pakaian khusus yang juga digunakan para staf di BOSF.

Sekalipun sudah melewati tes kesehatan, perempuan cantik yang pernah menyabet gelar Supermodel of Asia Pacific (2011) itu mesti tetap mengenakan masker, sesuai dengan peraturan yang diberlakukan di BOSF.

Mereka menggunakan mobil menuju area hutan yang lebih luas. Bila berjalan kaki waktu tempuh mencapai 15 menit, dan bila menggunakan mobil hanya 5 menit. Area itu disebut dengan sekolah hutan. Tempat di mana orangutan dapat berinteraksi dengan hutan secara langsung.

Ini sebagai upaya pengenalan kembali (reintroduksi)orangutan ke habitat alaminya. Bunga mengaku belum pernah melihat langsung orangutan di alamnya. Melihat belasan anak-anak orangutan Bunga cukup terkejut.

Hatinya langsung luluh setelah menatap mata jernih dari anak-anak orangutan tersebut. Meski awalnya cukup ragu-ragu, Bunga menyodorkan pucuk daun karamunting. Daun tersebut merupakan salah satu favorit orangutan.

“Pas menatap mata mereka, saya melihatnya seperti anak kecil yang ingin bermain. Langsung jatuh cinta pada pandangan pertama,” ucap perempuan kelahiran 1991 itu. 

Beberapa orangutan usia 4-5 tahun tertarik menghampiri Bunga. Tidak hanya memberikan dedaunan, Bunga memberikan botolan susu. Tampak kalem dan malu-malu, Harriet, orangutan berusia 5 tahun itu akhirnya merasa nyaman dengan keberadaan Bunga.

Mereka berpegangan tangan, Harriet juga tampak suka di dalam dekapan Bunga. Hewan dengan nama ilmiah pongo itu juga beberapa kali menyodorkan bibirnya ke arah wajah Bunga, seakan ingin mencium perempuan cantik tersebut.     

Kurang lebih dua jam, Bunga melihat aktivitas orangutan di dalam kawasan Samboja Lestari.  Mengantar anak-anak orangutan ke sekolah hutan, memberi makan, dan bermain. Tidak sendiri, Bunga didampingi aktris cantik Davina Veronica. Penggawa dari Garda Satwa Indonesia tak asing bagi staf BOSF. Ia telah beberapa kali berkunjung ke sana.

“Davina lah orang yang mengajak saya kemari. Dia yang memberikan saya informasi terkait BOSF, karena memang saya penasaran dengan lingkungan hidup orangutan di alamnya langsung,” ungkap perempuan yang sempat mengenakan kostum Warrior of Orangutan di ajang Miss Universe 2017.

Selain mengunjungi BOSF Samboja Lestari, Bunga dan Davina  kemarin (13/2) bertolak ke Kalimantan Tengah. Mereka akan mengunjungi BOSF Nyaru Menteng. Dirinya mengajak seluruh orang dapat mengkampanyekan save orangutan. “Menyelamatkan orangutan sama saja dengan menyelamatkan masa depan kita sendiri sebagai umat manusia,” ajaknya. 

Tidak hanya Bunga dan Davina, beberapa tahun lalu, BOSF Samboja Lestari dikunjungi Nadin Alexandra, mantan Putri Indonesia 2010. CEO BOSF Samboja Lestari, Dr Jamartin Sihite mengatakan,   baru kali ini seorang Putri Indonesia yang masih aktif berkunjung untuk mengenal dan melihat kehidupan orangutan di sini.

Ia melanjutkan, luas area BOSF Samboja Lestari mencapai 1800 hektare. Kawasan reintroduksi tersebut dihuni 148 ekor orangutan. BOSF memiliki dua kelas alam, yakni kelas 1 dan kelas 2. Kelas 1 diperuntukkan bagi orangutan muda, mulai usia 2-6 tahun yang berjumlah 18 ekor. Sedangkan kelas 2 diperuntukkan usia 6 tahun ke atas, berjumlah 17 ekor orangutan. Sisanya telah ditempatkan di pualau buatan BOSF Samboja Lestari.

Tercatat orangutan paling muda berusia 2,2 tahun dan tertua 31 tahun. Bujang, itulah nama dari orangutan berusia 31 tahun tersebut. Primata ini merupakan hasil sitaan dari sirkus di Sumatera. Bujang telah tinggal di BOSF Samboja Lestari sejak berusia 14 tahun.

“Harapannya sangat kecil untuk mengembalikan Bujang ke hutan. Sebab Bujang tidak mampu menunjukkan sisi liarnya. Ia menjadi sangat tergantung dengan manusia,” kata Jamartin.    

Dirinya juga menuturkan, para orangutan di Samboja Lestari merupakan hasil sitaan dan rescue. Dengan kondisi yatim piatu, tentu saja primata tersebut kehilangan sosok induk yang mengajarkan mereka cara bertahan hidup di alam liar. Karena itu pentingnya program reintroduksi bagi satwa khas Kalimantan ini.

“Kami sangat menekankan larangan penggunaan senjata angin terhadap orangutan, yang membunuh populasi mereka karena tanpa disadari itu juga mengurangi kekayaan alam kita ini,” timpalnya menutup pembicaraan. (*/lil/kri/kpg/asa) 


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 15:07

KPU Jangan ‘Cuci Tangan’

TANJUNG REDEB – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang tetap menilai H Rustan telah…

Rabu, 19 September 2018 13:02

Bupati Akui Angka Kesejahteraan Masyarakat Menurun

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menyoroti menurunnya angka kesejahteraan masyarakat di Bumi…

Rabu, 19 September 2018 12:58

Menteri Tantang Bupati

TANJUNG REDEB – Mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten layak anak tingkat pratama, Menteri…

Rabu, 19 September 2018 12:57

Pelaku Atraksi Maut Divonis 1 Tahun

TANJUNG REDEB – Dua terdakwa kasus atraksi maut pada momen perpisahan santri kelas IX Madrasah…

Selasa, 18 September 2018 16:43

Yakin Bawa Pulang Tiga Medali Emas

Cabang olahraga Muay Thai merupakan salah satu cabor yang nyatakan kesiapannya di ajang Porprov 2018…

Selasa, 18 September 2018 16:40

Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung…

Selasa, 18 September 2018 16:39

12 Juli, Rustan Mundur dari Gerindra

Polemik mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) Firmansyah, membuat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 18 September 2018 16:33

Internal Demokrat Berau Memanas

TANJUNG REDEB – Keputusan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau yang menunjuk…

Selasa, 18 September 2018 16:20

Berpuasa, Widi Tertidur saat Berkendara

TANJUNG REDEB – Enam pengendara roda dua dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Senin, 17 September 2018 15:27

Mogok Kerja Merugikan Masyarakat, K2 di Berau Diimbau Tak Ikut-ikutan

TANJUNG REDEB – Kembali mencuatnya rencana honorer kategori 2 (K2) se-Indonesia menggelar aksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .