MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 19 Februari 2018 10:56
Seperti Anak Kecil yang Ingin Bermain

Mengikuti Bunga Jelitha Ibrani Putri Indonesia 2017 yang Menyayangi Primata

KUNJUNGAN SPESIAL: Selama dua jam lebih, Bunga Jelitha Ibrani berinteraksi dengan belasan orangutan di BOSF Samboja Lestari, pekan lalu.

PROKAL.CO, Berawal dari penasaran, Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani menyambangi Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Samboja Lestari. Rasa penasaran itu, kini berbuah menjadi cinta.  

 

///////////////////

 

TIBA di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SMAS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (11/2) malam, Bunga Jelitha Ibrani langsung dijemput menuju BOSF Samboja Lestari, yang terletak di Jalan Balikpapan-Handil Km 44, Margomulyo, Samboja.

Malam itu, kontestan Miss Universe 2017 tersebut tak bisa tidur di cottage yang berada di area BOSF. Alasannya, antara begitu semangat sekaligus gugup. Senin (12/2), sinar pagi mengecup lewat celah jendela membuat ia terjaga.

Bersamaan ketukan dari bilik pintu kamarnya, ia bergegas menyiapkan diri. Usai berbenah dan sarapan, Bunga langsung menggunakan pakaian khusus yang juga digunakan para staf di BOSF.

Sekalipun sudah melewati tes kesehatan, perempuan cantik yang pernah menyabet gelar Supermodel of Asia Pacific (2011) itu mesti tetap mengenakan masker, sesuai dengan peraturan yang diberlakukan di BOSF.

Mereka menggunakan mobil menuju area hutan yang lebih luas. Bila berjalan kaki waktu tempuh mencapai 15 menit, dan bila menggunakan mobil hanya 5 menit. Area itu disebut dengan sekolah hutan. Tempat di mana orangutan dapat berinteraksi dengan hutan secara langsung.

Ini sebagai upaya pengenalan kembali (reintroduksi)orangutan ke habitat alaminya. Bunga mengaku belum pernah melihat langsung orangutan di alamnya. Melihat belasan anak-anak orangutan Bunga cukup terkejut.

Hatinya langsung luluh setelah menatap mata jernih dari anak-anak orangutan tersebut. Meski awalnya cukup ragu-ragu, Bunga menyodorkan pucuk daun karamunting. Daun tersebut merupakan salah satu favorit orangutan.

“Pas menatap mata mereka, saya melihatnya seperti anak kecil yang ingin bermain. Langsung jatuh cinta pada pandangan pertama,” ucap perempuan kelahiran 1991 itu. 

Beberapa orangutan usia 4-5 tahun tertarik menghampiri Bunga. Tidak hanya memberikan dedaunan, Bunga memberikan botolan susu. Tampak kalem dan malu-malu, Harriet, orangutan berusia 5 tahun itu akhirnya merasa nyaman dengan keberadaan Bunga.

Mereka berpegangan tangan, Harriet juga tampak suka di dalam dekapan Bunga. Hewan dengan nama ilmiah pongo itu juga beberapa kali menyodorkan bibirnya ke arah wajah Bunga, seakan ingin mencium perempuan cantik tersebut.     

Kurang lebih dua jam, Bunga melihat aktivitas orangutan di dalam kawasan Samboja Lestari.  Mengantar anak-anak orangutan ke sekolah hutan, memberi makan, dan bermain. Tidak sendiri, Bunga didampingi aktris cantik Davina Veronica. Penggawa dari Garda Satwa Indonesia tak asing bagi staf BOSF. Ia telah beberapa kali berkunjung ke sana.

“Davina lah orang yang mengajak saya kemari. Dia yang memberikan saya informasi terkait BOSF, karena memang saya penasaran dengan lingkungan hidup orangutan di alamnya langsung,” ungkap perempuan yang sempat mengenakan kostum Warrior of Orangutan di ajang Miss Universe 2017.

Selain mengunjungi BOSF Samboja Lestari, Bunga dan Davina  kemarin (13/2) bertolak ke Kalimantan Tengah. Mereka akan mengunjungi BOSF Nyaru Menteng. Dirinya mengajak seluruh orang dapat mengkampanyekan save orangutan. “Menyelamatkan orangutan sama saja dengan menyelamatkan masa depan kita sendiri sebagai umat manusia,” ajaknya. 

Tidak hanya Bunga dan Davina, beberapa tahun lalu, BOSF Samboja Lestari dikunjungi Nadin Alexandra, mantan Putri Indonesia 2010. CEO BOSF Samboja Lestari, Dr Jamartin Sihite mengatakan,   baru kali ini seorang Putri Indonesia yang masih aktif berkunjung untuk mengenal dan melihat kehidupan orangutan di sini.

Ia melanjutkan, luas area BOSF Samboja Lestari mencapai 1800 hektare. Kawasan reintroduksi tersebut dihuni 148 ekor orangutan. BOSF memiliki dua kelas alam, yakni kelas 1 dan kelas 2. Kelas 1 diperuntukkan bagi orangutan muda, mulai usia 2-6 tahun yang berjumlah 18 ekor. Sedangkan kelas 2 diperuntukkan usia 6 tahun ke atas, berjumlah 17 ekor orangutan. Sisanya telah ditempatkan di pualau buatan BOSF Samboja Lestari.

Tercatat orangutan paling muda berusia 2,2 tahun dan tertua 31 tahun. Bujang, itulah nama dari orangutan berusia 31 tahun tersebut. Primata ini merupakan hasil sitaan dari sirkus di Sumatera. Bujang telah tinggal di BOSF Samboja Lestari sejak berusia 14 tahun.

“Harapannya sangat kecil untuk mengembalikan Bujang ke hutan. Sebab Bujang tidak mampu menunjukkan sisi liarnya. Ia menjadi sangat tergantung dengan manusia,” kata Jamartin.    

Dirinya juga menuturkan, para orangutan di Samboja Lestari merupakan hasil sitaan dan rescue. Dengan kondisi yatim piatu, tentu saja primata tersebut kehilangan sosok induk yang mengajarkan mereka cara bertahan hidup di alam liar. Karena itu pentingnya program reintroduksi bagi satwa khas Kalimantan ini.

“Kami sangat menekankan larangan penggunaan senjata angin terhadap orangutan, yang membunuh populasi mereka karena tanpa disadari itu juga mengurangi kekayaan alam kita ini,” timpalnya menutup pembicaraan. (*/lil/kri/kpg/asa) 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:56

Pertamina Ultimatum Pengetap BBM

TANJUNG REDEB - Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*