MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 20 Februari 2018 09:40
Albothyl Ditarik dari Pasaran
IZIN EDAR DICABUT: Staf Dinkes mengamankan Albothyl yang beredar di sejumlah apotek.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Setelah menghentikan peredaran dan izin produksi Viostin DS dan Enzyplex yang mengandung DNA babi, kali ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, membekukan izin edar Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat, karena penggunaan policresulen di dalamnya.

Kepala Dinas Kesahatan (Dinkes) Berau Totoh Hermanto, mengatakan akan meneruskan siaran pers BPOM tersebut, dan meminta kepada seluruh apotek atau toko obat agar tidak lagi menjual tiga jenis obat yaitu Viostin DS, Enzyplex, dan Albothyl. Selanjutnya mengganti dengan obat pilihan lainnya.

“Untuk itu kami berharap masyarakat serta pengelola toko obat dan apotek di Berau juga ikut mentaati intruksi dari BPOM,” ungkapnya.

Dijelaskan Totoh, merk suplemen Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dan Enzyplex Tablet produksi PT Mediafarma Laboratories positif mengandung DNA babi. Sampel produk yang tertera dalam surat tersebut adalah Viostin DS produksi PT. Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771, nomor bets BN C6K994H, dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.

“Jadi hasil pengambilan sampel yang dilakukan BPOM dan pengujian terhadap parameter DNA babi, ditemukan bahwa produk di atas terbukti positif mengandung DNA babi. Dari pengawasan yang kami lakukan, sudah tidak ada lagi apotek atau toko obat yang menjual dua jenis suplemen makanan tersebut,” tegas Totoh.

Selain itu, Dinkes Berau juga mulai menginformasikan ke apotek terkait pemantauan Albothyl, dalam 2 tahun terakhir BPOM RI menerima 38 laporan dari profesional kesehatan yang menerima pasien dengan keluhan efek samping obat Albothyl untuk pengobatan sariawan, di antaranya efek samping serius yaitu sariawan yang membesar dan berlubang hingga menyebabkan infeksi.

Diterangkan Totoh, BPOM juga telah melakukan pengkajian aspek keamanan obat yang mengandung policresulen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat dan diputuskan tidak boleh digunakan sebagai hemostatik dan antiseptik pada saat pembedahan serta penggunaan pada kulit (dermatologi); telinga, hidung dan tenggorokan (THT) sariawan (stomatitis aftosa) dan gigi (odontologi).

“Bagi masyarakat yang terbiasa menggunakan obat ini untuk mengatasi sariawan, dapat menggunakan obat pilihan lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1%, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C. Bila sakit berlanjut, masyarakat agar berkonsultasi di sarana pelayanan kesehatan terdekat,” terangnya.

Ditegaskannya, setelah ini, apabila masih ada apotek atau toko obat yang masih menjual tiga jenis obat tersebut dalam waktu satu bulan setelah mendapat surat terusan dari Dinkes, maka pihaknya akan memberikan teguran. (sin/app)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 09:01
BREAKING NEWS

Pastikan Pasokan Listrik Aman, Najemuddin Cek ke PLTU Lati

TANJUNG REDEB - Untuk memastikan pasokan listrik aman atau tidak terjadi gangguan di PLTU Lati, Direktur…

Jumat, 15 Juni 2018 08:38
BREAKING NEWS

Toleransi Beragama, Halaman Gereja Dipakai Parkir Kendaraan Jamaah Salat Idulfitri

TANJUNG REDEB - Kepadatan salat Idulfitri di Masjid Agung Baitul Hikmah, Jumat (15/6), membuat lahan…

Kamis, 14 Juni 2018 14:04
Kampung Tembudan Kenalkan Gua Luang Subuyan

YESS..!! Gua Ini Eksotis Banget, Lebaran Ini Dibuka untuk Umum

BATU PUTIH - Potensi objek wisata di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih seperti tak ada habisnya.…

Kamis, 14 Juni 2018 14:02

Perlu Lembaga Tangani Pengguna Lem

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau Iramsyah menyatakan, hingga…

Kamis, 14 Juni 2018 14:00

Siagakan 27 Personel Amankan Permukiman

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri, upaya pengamanan wilayah mulai digencarkan Polsek…

Kamis, 14 Juni 2018 13:59

Satu Damkar Bakal Disiagakan di Talisayan

TANJUNG REDEB - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan akan melakukan penambahan…

Rabu, 13 Juni 2018 12:19

Sampah Bernilai Ekonomi

TANJUNG REDEB - Program Bank Sampah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 13 Juni 2018 12:17

Kuota Elpiji Ditambah 12 Ribu Tabung

TANJUNG REDEB - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan pemakaian gas elpiji 3 kg jelang Idulfitri…

Rabu, 13 Juni 2018 12:15

Kendaraan Besar Paksa lewat Jembatan Bujangga, Dishub Ancam Tarik KIR Kendaraan

TANJUNG REDEB - Kembali rusaknya portal Jembatan Bujangga, membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 13 Juni 2018 12:14

Berau Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .