MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 22 Februari 2018 11:44
Anggaran Terbatas, Jalan Murjani IV Belum Tuntas
MASIH TERPUTUS: Pembangunan Jalan Dr Murjani IV belum bisa dilanjutkan karena keterbatasan anggaran.

PROKAL.CO, SEJAK tiga tahun lalu, pembangunan Jalan Dr Murjani IV, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, tak kunjung menunjukkan progres signifikan. Pembangunan jalan yang akan dijadikan jalur alternatif menuju Bandara Kalimarau tersebut, baru terbangun sekitar 100 meter dari Jalan Dr Murjani III.

Dijelaskan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad, pada tahun anggaran ini, pihaknya juga belum menganggarkan kelanjutan pembangunan Jalan Dr Murjani IV, karena melihat kondisi anggaran pemerintah yang masih terbatas.

“Kami maunya segera melanjutkan. Tapi kami juga sangat memahami kemampuan keuangan daerah,” katanya kepada Berau Post, Rabu (21/2).

Selain besarnya biaya untuk pembangunan jalan tersebut, tingginya biaya pembebasan lahan milik masyarakat yang terkena rencana pembangunan jalan, juga menjadi salah satu alasan. “Para pemilik lahan di sana yang saya tahu memasang harga yang sangat tinggi, yakni Rp 600 ribu per meter persegi,” ucapnya.

“Dan menyangkut anggaran untuk pembebasan lahan itu, tentu harus dibicarakan lebih mendalam dengan panitia anggaran Pemkab dan DPRD,” tambahnya.

Di sisi lain, penetapan harga pembebasan lahan milik masyarakat, juga harus melalui penghitungan tim appraisal. “Penentuan harga pembebasan tanah untuk kepentingan umum oleh pemerintah ditentukan tim appraisal. Sebab mereka ahli dan memang pekerjaannya seperti itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Berau Suprianto mengatakan, pihaknya juga belum memasukkan dokumen pembebasan lahan untuk progres Jalan Murjani IV tahun ini.

Ia beralasan karena DPUPR Berau belum berencana melanjutkan pembangunan jalan itu. “Kalau dari pihak sana (DPUPR) ada rencana melanjutkan. Maka akan kami masukkan ke DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tahun ini,” ujarnya.

Mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau ini mengungkapkan, ada 250 bidang tanah yang bersertifikat dan 150 bidang tanah yang tak bersertifikat milik warga yang harus dibebaskan untuk rencana jalan tersebut. “Di sana itu ada sekitar 100 tanah kavling, dengan ukuran 15x30 meter. Dan kebanyakan pemilik lahan adalah pegawai,” tandasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .