MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 23 Februari 2018 11:22
Lebih Dikenal sebagai Pengusaha, Pulang Kampung Majukan Kebudayaan

Pengalaman Aji Bambang Kusuma Menginjakkan Kaki di Istana Negara

PENGALAMAN BERHARGA: Aji Bambang Kusuma (kanan) saat diundang ke Istana Negara dalam rangka memperingati Konferensi Asia-Afrika, 18 April 2017 lalu. Aji Bambang juga berkesempatan bersalaman dengan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

PROKAL.CO, Sukses di perantauan, tak membuat Aji Bambang Kusuma lupa dengan kampung halaman. Putra daerah, asli Gunung Tabur ini, terus terlibat mempertahankan adat dan kebudayaan. Jauh, bukan berarti lupa. Di dalam kopernya pun selalu disimpan baju adat Kesultanan Gunung Tabur jika melakukan perjalanan bisnis.

 

RIO TAUFIQ ADAM, Gunung Tabur

 

BISA dihitung dengan jari Aji Bambang Kusuma tidur di rumah peninggalan orangtuanya yang terletak di Jalan Kuran RT 1, Kelurahan Gunung Tabur. Sisanya dihabiskan di Tarakan, Kalimantan Utara.

Beberapa bulan belakangan ini, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di Guangzhao, Tiongkok. Menjaga sang istri yang sedang dalam perawatan medis.

Kesibukannya sebagai pebisnis andal, ternyata tak membuatnya lupa daratan. Bahkan, ketika berpergian untuk menjalankan bisnisnya, pria 59 tahun itu, selalu menyimpan baju adat di dalam kopernya.

“Saya ini profesional. Tapi bukan berarti tidak peduli dengan kampung halaman,” katanya saat dijumpai di rumah masa kecilnya yang berada di tepi Sungai Segah, bagian Gunung Tabur.

Pria berkacamata ini selalu memperkenalkan diri sebagai orang Berau. Ketika bertemu dengan rekan bisnis. Atau saat rapat-rapat terbatas dengan para pejabat negara. “Sampai kapan pun, saya ini orang Berau,” tegasnya.

Ada kebangaan tersendiri baginya menjadi orang Berau. Bahkan, ketika sukses membangun bisnis di sektor distribusi bahan bakar minyak (BBM) industri, tidak semerta-merta membuat Aji Bambang tinggi hati. Kerinduan dengan kampung halaman selalu menghantui pria paro baya itu. Karena kerinduan itu pula, ia membuat paguyuban masyarakat Berau di Tarakan.

Kesuksesannya menjadi pebisnis memberi kemudahan baginya untuk bisa mengenalkan kebudayaan Berau khususnya Gunung Tabur ke khalayak luas. Prestasi itu seirama dengan keinginannya yang kuat untuk menyebarluaskan kebudayaan asli Berau.

Puncaknya, pada 18 April 2017 lalu, ia diundang ke Istana Negara, Jakarta, untuk memperingati Konferensi Asia-Afrika. Di sana, ia bertatap muka sekaligus bersalaman dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Mengenakan kain batik, serta kaca mata khasnya dengan kopiah hitam, ia menyapa orang nomor satu dan dua di Indonesia itu. “Saya ditanya dari mana. Saya katakan dari Berau, Kalimantan Timur,” terangnya menceritakan pengalaman tersebut.

Presiden ujar Aji Bambang mengaku kaget. Tak menyangka, ada orang seperti dirinya datang ke acara yang sangat spesial tersebut. Ia menjelaskan, bahwa dirinya selama ini terus mendorong kebudayaan asli Berau agar makin dikenal khalayak luas. Namun, dengan caranya sendiri.

Pria yang dipercaya sebagai ketua Lembaga Pemangku Adat Wilayah Kesultanan Gunung Tabur itu menjelaskan, bahwa dirinya banyak bergerak dari luar. Bukan karena tak mampu menggerakkan dari Berau.

Namun, ia menjelaskan, diperlukan pergerakan hingga tingkat nasional, untuk bisa melebarkan kebudayaan Berau. Sebab, tak mungkin digerakkan hanya di sekitar Berau saja. Alasan itu membuatnya sempat ditunjuk sebagai Sekretaris Forum Komunikasi Kesultanan se-Nusantara pada 2012 silam.

“Saya memang sempat vakum selama 2 tahun terakhir. Karena istri sakit. Tapi sekarang, saya berkomitmen untuk bisa kembali mendorong agar kebudayaan Berau semakin dikenal,” tutur bapak tiga anak ini.

Tekad itu didapat setelah kepulangannya dari Istana Negara, tahun lalu. Seperti tercerahkan, ia kini kembali ke kampung halaman demi mengembalikan emosi kebudayaan kepada seluruh generasi. Terutama generasi muda.

Ia pun menginisiasi, mengundang para sultan seluruh nusantara termasuk dari Brunei Darussalam untuk hadir dalam rangka milad kesultanan Gunung Tabur di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawa, Selasa (27/2) nanti.

Dalam kegiatan yang sekaligus jadi ajang koordinasi dan pembahasan rapat nusantara para raja dan sultan se-Indonesia, April mendatang. Lebih dari itu, acara tersebut terang Aji Bambang, sekaligus memperlihatkan kepada publik bahwa Berau memiliki adat istiadat dan kebudayaan asli yang luar biasa. “Sekaligus mengembalikan emosi bersama. Kemudian menggali rasa memiliki, bahwa adat dan istiadat serta kebudayaan ini milik bersama. Bukan perorangan,” tegasnya.

Jika emosi pada memoar masa lalu itu telah dibangkitkan kembali, selanjutnya ucap Aji, adalah melangkahkan kaki satu per satu secara perlahan. Hal itu dilakukan agar progres untuk memajukan kebudayaan tersebut terlihat.

Ia ingin kebudayaan khas Gunung Tabur tersebut tidak terkikis oleh zaman. Sama seperti rumah orangtuanya yang menurutnya sudah dibangung dari 1911 itu. Aji berjanji terus memperjuangkan kebudayaan asli Gunung Tabur. (*/udi)


BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 15:21
BREAKING NEWS

JANGAN DITIRU..!! Lebaran, Pengendara Motor Banyak Tak Pakai Helm

TANJUNG REDEB - Mulai hari pertama hingga ketiga lebaran, masih banyak pengendara motor tidak menggunakan…

Sabtu, 16 Juni 2018 16:50

30 Petugas Dishub Siaga di Lima Posko Mudik Lebaran

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan Berau, kerahkan 30 anggotanya guna menyukseskan arus mudik Lebaran…

Sabtu, 16 Juni 2018 12:15

Pembesuk Membeludak, Rutan Batasi Waktu

TANJUNG REDEB - Pembesuk pada hari kedua Lebaran di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IB membeludak,…

Jumat, 15 Juni 2018 18:15

Pembesuk Membeludak, Penjagaan Rutan Diperketat

TANJUNG REDEB – Pengaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb diperketat. …

Jumat, 15 Juni 2018 16:31

Momen Lebaran, Lokasi Wisata Ramai

SAMBALIUNG - Meski tengah dalam suasana Idul Fitri, namun tak menyurutkan antusias masyarakat untuk…

Jumat, 15 Juni 2018 12:27

BERKAH..!! Idulfitri, Empat Narapidana Hirup Udara Segar

TANJUNG REDEB – Ada 369 narapidana (Napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb…

Jumat, 15 Juni 2018 08:32
BREAKING NEWS

Semangat Salat Idulfitri Meski Hujan

TANJUNG REDEB - Hujan yang menguyur Bumi Batiwakkal sejak dini hari tidak melunturkan semangat umat…

Jumat, 15 Juni 2018 08:25
BREAKING NEWS

Kebakaran di Lamin Diduga karena Korsleting Listrik

TELUK BAYUR - Kebakaran di kawasan Lamin, Kecamatan Teluk Bayur merupakan rumah sewa milik Suroto. Diduga…

Jumat, 15 Juni 2018 05:06
BREAKING NEWS

Teluk Bayur Kebakaran Lagi, Rumah di Lamin Hangus

TELUK BAYUR - Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (15/6). Setelah sebelumnya di…

Kamis, 14 Juni 2018 22:15
BREAKING NEWS

Kumandang Takbir hingga Pesisir

TALISAYAN - Tak mau kalah, Kecamatan Talisayan juga mengumandangkan takbir dengan konvoi kendaraan keliling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .